Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 2017 ~ Sorot Sumatera

Peternak Diminta Manfaatkan Kredit Pembibitan Sapi Gubernur Sumbar Luncurkan Gerakan NES ke-2 di Agam

PARIWARA BANK NAGARI

Padang-Potensi peternakan sapi di Sumbar seharusnya bisa menampung 2 juta ekor populasi sapi. Namun, kondisi saat ini yang tersedia baru sekitar separuhnya.“Sumbar berkeinginan menjadi salah satu sumber produksi sapi nasional yang utama. Atas keinginan itu, pemerintah daerah gencar membangun model-model pengembangan peternakan sapi berikut dengan infrastruktur pendukungnya dari hulu ke hilir,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat Peluncuran Program
Nagari Elok Sejahtera (NES) ke-2 di Gor Rang Agam, Kecamatan Lubuk Basung, Sabtu (16/12).

Program yang digagas Pemprov Sumbar bersama Bank Nagari, Otoritas Jasa keuangan (OJK), dan Pemkab Agam ini bertemakan integritas peternakan sapi dan perkebunan sawit.Hadir pada kesempatan itu, direksi Bank Nagari, jajaran Komisaris Utama dan Komisaris Bank Nagari, Kepala OJK Perwakilan Sumbar, Darwisman dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Agam serta undangan.

Ia mengatakan kontribusi perbankan dan industri jasa keuangan non-bank seperti perusahaan asuransi/penjaminan, tentunya dibutuhkan untuk mendukung pengembangan peternakan sapi ini. Terutama meningkatkan akses dan kemudahan pembiayaan ke sektor peternakan sapi.
“Adanya perusahaan penjaminan kredit seperti Jamkrida Sumbar, Askrindo dan Jamkrindo tentunya menjadi partnership yang mendukung bagi perbankan untuk tidak terlalu khawatir membiayai peternakan sapi,” tutur Irwan. 

Dengan demikian semua paket telah sempurna, tinggal lagi bagaimana seluruh stakeholders peternakan terkait untuk saling bersinergi menyukseskan program pengembangan peternakan sapi di Sumbar.

“Kebijakan pemerintah dalam menyatukan skema kredit program melalui skim Kredit Usaha Rakyat (KUR) mesti dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku usaha dan masyarakat di Agam khususnya dan Sumbar umumnya,” tuturnya.

Program Nagari Elok Sejahtera (NES) ini, kata Gubernur, berbasis kemudahan dalam akses keuangan. “Dengan demikian, membantu masyarakat terutama yang bergerak di sektor ketahanan pangan yaitu pertanian, perkebunan, dan perikanan yang terkendala dengan akses pembiayaan,” sebut Irwan.
Ia juga mengapresiasi nota kesepahaman antara Bank Nagari, Minang Business School and Entrepreneur Center (MBS-EC) dan Baznas Sumbar tentang pemanfaatan zakat produktif bagi para Mustahiq. “Diharapkan dari kerjasama tersebut mampu melahirkan para wirausahawan yang nantinya akan berkembang menjadi pelaku usaha yang feasible dan bankable,” harapnya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani menyebutkan, Sumbar termasuk 10 daerah terbesar untuk kantong ternak sapi, pihaknya menghargai upaya Pemprov Sumbar, yang bakal mengembangkan integrasi sapi dengan sawit dan jagung. “Selain memudahkan untuk pakan sapi, juga menghasilkan pupuk, biogas, mengangkut tandan sawit, banyak lagi efesiensi yang akan didapat dalam integrasi tersebut,” katanya.

Dalam forum pertemuan bupati dengan perbankan, dari seluruh BPD di Indonesia pada 14 Desember lalu, Bank Nagari terpilih untuk melakukan presentasi di depan bupati, dan menteri. Alasannya, Bank Nagari telah mengimplementasikan penyaluran kredit KUR, dari Rp 277 miliar, 43 persen di antaranya disalurkan untuk peternak, sangat diapresiasi. “Mudah-mudahan Bank Nagari menjadi rujukan BPD lainnya yang ada di Indonesia,” harapnya.

Direktur Utama Bank Nagari, Dedy Ihsan, mengatakan Bank Nagari hingga November 2017 telah mengucurkan skim kredit usaha pembibitan sapi (KUPS) hingga November 2017 mencapai Rp 381 miliar. Sementara, jumlah sapi yang disalurkan pada skim KUPS itu sebanyak 26.200 ekor sapi.
“Ini sebagai wujud kami untuk meningkatkan ketersediaan sapi, dan daging potong di Sumbar. Sampai saat ini, ketersediaan daging sudah mencukupi kebutuhan,” kata Dedy Ihsan.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria mengatakan pihaknya saat ini juga sedang mengembangkan integrasi antara peternakan sapi dan jagung. “Kita berharap program NES ini untuk yang berikutnya dapat bertemakan integrasi antara peternakan sapi dan jagung. Mungkin akan kita geser sedikit ke Kecamatan Palembayan,” ungkapnya.

Selain launching Gerakan NES tersebut, juga dilakukan MoU Bank Nagari dengan Baznas Sumbar dan MBS-EC tentang Zakat Produktif bagi Mustahiq, penyerahan bantuan saprodi peternakan, CSR bedah rumah.

Kemudian, penyerahan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit KUR dan Non-KUR Bank Nagari, Penyerahan perjanjian kerja sama tabungan Simpel Bank Nagari, mesin tetas telur solar power untuk program desa mandiri, dan dana pendidikan kepada anak petani/peternak, serta penyerahan hadiah kepada pemenang kontes ternak sapi. (*)
Share:

Unit Usaha Syariah Bank Nagari, Berhasil Menyabet Penghargaan ASR 2017 Kategori Unit Syariah Bank Pembangunan Daerah.

      PARIWARA BANK NAGARI

Padang,Sorot Sumatera-Di penghujung tahun 2017, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari kembali berhasil menyabet penghargaan ASR 2017 sebagai “Bank Kinerja Terbaik” kategori Unit Syariah Bank Pembangunan Daerah.

    Ajang penghargaan yang digelar Repuplika ditujukan kepada para pelaku industry keuangan syariah yang bertajuk “Anugerah Syariah Republika (ASR) 2017” di salah satu hotel Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hendri mewakili direksi menerima penghargaan mengatakan, bahwa penghargaan ini merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi Bank Nagari, dan juga menjadi bukti kerja keras dari Bank Nagari terutama UUS untuk bekerja lebih baik lagi.

     
Oleh karenanya, kami ucapkan ribuan terimakasih kepada semua karyawan karyawaati, nasabah, dan seluruh masyarakat Sumatera Barat yang telah mempercayai Bank Nagari sebagai satu-satunya lembaga perbankan kebanggan Provinsi Sumatera Barat” kata Hendri.
Dikatakan Hendri, hingga November 2017, asset UUS Bank Nagari mencapai Rp. 1,368 triliun. Sementaqra itu pembiayaan Rp. 1,317 triliun dan Dana Pihak Ketiga Rp. 1,035 triliun.

     Hal senada juga disampaikan Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Nagari Mardiah Muluk turut menambahkan, bahwa keberhasilan ini tercipta juga karena adanya tema work dari direksi bank dan jajarannya serta stakeholder ditambah dengan concern Gubernur Sumatera Barat untuk pengembangan keuangan syariah.

   
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi menjelaskan, konsep penghargaan perekonomian syariah ini sesungguhnya telah direncanakan sejak lama. Sebab, sejak awal berdiri, Republika memang dilahirkan untuk mendukung ekonomi syariah.

     Apalagi upaya untuk mnedorong ekonomi syariah menjadi pemain utama dalam perekonomian syariah amat berat. Bahkan, dikenal frasa jebakan lima persenan dalam industry keuangan syariah.
“nah, Award ini adalah bentuk terima kasih kepada semua stakeholder yang gigih telah mendorong ekonomi syariah menjadi pemeran utama,” kata Irfan.

 
ASR 2017 yang dipandu oleh David Chalik dan Intan Erlita itu dimulai sekitar puluk 20.00 wib dengan jumlah undang lebih kurang 400 undangan memenuhi Ballrooom Mutiara Hotel JW Mariott.ASR 2017 membagi penghargaan kedalama sejumlah kategori, financial technology (fintech), dan tokoh syariah/ keuangan syariah.

    Untuk perbankan dibagi lagi ke beberapa kategori berdasarkan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU), asset, dan perbankan daerah dalam hal ini Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Anggota Dewan Juri ASR 2017 Adiwarman Karim menjelaskan, ASR menemukan momentum yang tepat. Sebab, acara ini digelar tak lama setelah pembentukan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo.(ril)

Share:

DPRD Agam – STIE H. Agus Salim Jalin Kerja Sama



Bukittinggi, SorotSumatera.com — DPRD Agam tanda tangani kerjasama pembuatan Naskah Akademik (NA) Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) H. Agus Salim Bukittinggi. Penandatangan kesepakatan itu dilakukan Sekretaris DPRD Agam Indra, S.Sos, MAP dengan Ketua STIE H. Agus Salim Dr. Heliyani, SE., MM. di kampus STIE Kampung Cino Bukittinggi, Rabu,(06/12).

Sekretaris DPRD Agam Indra mengatakan, sebuah peraturan harus ada pertanggungjawaban akademik serta alasan -alasan teoritis dan urgensinya dalam menghasilkan sebuah produk hukum. Serta pembuatan NA merupakan bentuk dari komitmen DPRD Agam agar menghasilkan peraturan daerah yang lebih baik.

“Naskah adalah hasil dari penelitian atau kajian hukum serta hasil penelitian lainnya terhadap suatu masalah yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah terkait peraturan dan permasalahan dalam suatu rancangan undang-undang, kita yakin NA yang dilahirkan dapat dipertanggungjawabkan secara filosofis, sosialogis dan yuridis,” ujarnya.

Sekretaris DPRD Agam itu berharap, kerjasama tersebut bisa berlajut untuk penyusunan ranperda inisiatif lainnya, “semoga ini tetap berlanjut kedepan untuk aturan hukum yang lebih baik di Agam,” harapnya.

Pihak STIE H. Agus Salim Bukittinggi menyambut baik MoU itu

Hal itu membuktikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dapat diandalkan dalam membantu lembaga legislatif dalam melahirkan peraturan daerah yang lebih baik.

Penandatanganan MoU antara DPRD dan STIE H. Agus Salim Bukittinggi disaksikan jajaran STIE serta jajaran sekretariat dan Kabag Hukum dan Persidangan DPRD Agam.

(sumber: kaba12.com)
Share:

Ade Ria Apresiasi Warga Yang Berdatangan Saat Kegiatan Resesnya

 melahirkan seorang bayi laki-laki, Ade Ria wakil rakyat perempuan yang satu-satunya duduk di bangku legislatif DPRD Agam, tak tunggu waktu lama untuk kembali beraktifitas. Bertempat dikediamannya, 
Sungai Pua,Sorotsumatera.com — Baru satu pekan pasca melahirkan seorang bayi laki-laki, Ade Ria wakil rakyat perempuan yang satu-satunya duduk di bangku legislatif DPRD Agam, tak tunggu waktu lama untuk kembali beraktifitas. Bertempat dikediamannya, jorong V Suku kecamatan Sungai Pua, Selasa (05/12), Politisi Partai Demokrat itu melakukan reses, menampung aspirasi masyarakat yang ada di daerah pemilihannya.Ade Ria mengatakan kegiatan reses ini merupakan bagian dari tanggungjawab seorang anggota DPRD kepada masyarakat. Untuk itu, meski baru pulih pasca melahirkan, ia tetap melakukan aktivitasnya sebagai wakil rakyat.
“Karena ini adalah tanggungjawab sebagai anggota dewan, untuk menjemput aspirasi masyarakat. Kita adalah tempat atau jembatan bagi masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah melalui wakilnya yang telah mereka pilih,” ujarnya.
Ia pun telah berkomitmen untuk selalu siap menerima masukan atau kritikan dari masyarakat sepanjang itu masih wajar. Ade Ria juga tidak sungkan menerima setiap aspirasi masyarakat melalui telfon selulernya, “jangan ragu kalau ada yang perlu disampaikan bisa juga lewat HP, kita selalu terbuka,” sebutnya.
Dalam kegiatan reses tersebut, Ade Ria juga memberikan beasiswa untuk anak-anak sekolah yang orang tuanya tidak mampu, mulai dari SD, SMP, SMA dan SMK.
“Ini baru penyerahan beasiswa tahap I, nanti kan ada lagi beasiswa tahap II dan itu merupakan usulan dari masyarakat sebelumnya,” kata Ade Ria.
Ade Ria juga sangat mengapresiasi antusiasme warga yang berdatangan dalam kegiatan resesnya, karena dihadiri lebih dari 200 orang yang datang dari beberapa nagari di kecamatan Sungai Pua.
(sumber:kaba12.com)
Share:

DPRD Agam, Sampaikan Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Ranperda RAPBD TA. 2018

 PARIWARA DPRD AGAM 


Sorot Sumatera-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam Mengadakan Rapat Paripurna acara tersebut di Pimpin Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra,S.Pd., dalam acara Paripurna itu nampak hadir wakil ketua Lazuardi Erman SH.,Suharman,anggota DPRD , Sekretaris DPRD Indra Dt Baradai  beserta jajaran.

Paripurna itu adalah untuk menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi terhadap Ranperda RAPBD TA. 2018 yang akan disampaikan oleh masing-masing fraksi di Dewan Pewrwakilan Rakyat Daerah(DPRD) di Agam.

Paripurna penyampaian Pendapat Akhir  Fraksi terhadap Ranperda RAPBD TA. 2018 berlangsung aman dan tenang, acara tersebut yang di adakan pada hari Senin 27 Nopember 2017 jam 22.30  wib di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Agam,dalam acara ini di hadiri oleh Wakil Bupati Agam Trindra Farhan Satria,  Sekretaris Daerah Drs.Martias Wanto ,asisten I Yosefriawan,asisten II Isman Imran dan  kepala  OPD,Kabag, Kabid ,kepala BUMN,BUMD dan  wartawan media cetak dan online .

Wakil Bupati Agam Trindra Farhan Satria  dalam Sambutannya mengatakan dalam penyusunan anggaran pendapat dan belanja daerah tahun 2018 sangat lebih memprioritaskan anggaran untuk membiayai program -program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021,program Kegiatan sesuai kebijakan nasional dan Propinsi Sumatera Barat.harapan kita kondisi  keuangan negara pada tahun berikutnya menjadi lebih baik.

Selama dalam proses penetapan Rancangan APBD tahun Anggaran 2018 terjadi perbedaan pandangan merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab kita untuk menghasilkan APBD Tahun 2018 yang berdaya guna dan berhasil guna,dan  pelaksanaan  APBD 2018 ini berjalan lancar sesuai dengan perencanaan.

Rancangan Pendapatan Daera (Ranperda) disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) dan pemerintah Kabuapten Agam,persetujuan itu ditandatangani oleh ketua  DPRD Agam Marga Indra Putra,S.Pd  dan Pemerintah Kabupaten Agam yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Agam Trindra Farhan Satria .

Acara Paripurna tersebut dipimpim langsung olaek ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam  Marga Indra Putra,S.Pd  dan semua unsur pimpina Dprd Agam dan Wakjil Bupati Agam Trindra Farhan Satria.

Dalam Sambutan Wakil Bupati Trindra Farhan Satria mengatakan proses yang dilalui menyusunan dan pembahasan APBD 2018 memang terasa berat dengan anggaran yang sangat terbatas baik pendapatan asli Daerah (PAD) maupun suntikan dana dari pemerintah pusat yang sangat menurun. “disisi lain kebutuhan di kabupaten kita cenderung meningkat,”kata Wakil Bupati Trindra Farhan Satria.

Dalam acara pendatangani nota kesepakatan ini dibacakan oleh sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Agam Indra mengatakan, DPRD agam dan pemerintah Agam secara resmi telah melakukan pembahasan Ranperda Kabupaten Agam 2017 tentang APBD Kabupaten Agam tahun anggaran 2018 dan telah dibahas melalui tingkat bembicaraan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Negara Indonesia.

Berdasarkan pendapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Agam Menyetujui penetapan Ranperda Menjadi Perda dan memperhatikan semua yang disampai oleh fraksi-fraksi pendapat akhir Fraksi.(A/hms)


Share:

Fraksi Golkar Harapkan Pemkab Konsisten Dalam Pengerjaan Fisik


                                                                
Lubuk Basung, SorotSumatera.com — Fraksi Golkar PBB DPRD Kabupaten Agam meminta kepada Pemkab untuk konsisten dalam melaksanakan pengerjaan fisik pada tahun 2018. Tidak hanya itu, Fraksi tersebut juga meminta untuk konsisten dalam pengadaan barang dan jasa atau belanja modal.
“Selain itu juga konsisten dalam melaksanakan pembayaran hak-hak keuangan yang ada dalam belanja tidak langsung sesuai ketentuan yang berlaku,” kata juru bicara Fraksi Golkar PBB, Arman J Piliang, dalam rapat peripurna mengenai Ranperda APBD 2018, di Aula DPRD Agam, Senin (27/11).
Menurutnya, hal itu dilakukan agar terhindar dari pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) yang bersifat fleksibel dikerenakan serapan anggaran yang rendah atau terlambat.
Fraksi Golkar PBB juga menyarankan kepada Pemkab Agam agar melakukan koordinasi atas beberapa hal yang masih terdapat perbedaan pendapat terhadap aturan dalam penyusunan APBD 2018 ini.
“Kami juga meminta kepada Pemkab.Agam untuk meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan terjadinya kesalahan yang tidak patut baik disengaja maupun tidak disengaja. Hal itu guna tercapainya penyelenggaraan pemerintah yang bersih dari KKN,” ujarnya.(*)

Share:

DPRD Agam : F-Gerindra Sarankan Peningkatan Kualitas Infrastruktur


 

Lubuk Basung, SorotSumatera.com — Fraksi Gerindra DPRD Agam menyarankan agar kualitas pembangunan infrastruktur dapat terus ditingkatkan sehingga dapat berdaya guna dalam jangka waktu yang panjang.
Hal itu disampaikan oleh juru bicara Fraksi Gerindra, Erdinal, dalam rapat paripurna mengenai Anggarang Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018 di aula DPRD Agam, Senin (27/11).
“Kami menyarankan agar kualitas pembangunan infrastruktur dapat terus ditingkatkan sehingga dapat berdaya guna dalam jangka waktu yang panjang sesuai dengan keinginan bersama. Hal ini berdasarkan pada distribusi APBD 2018 sesuai dengan target dalam RPJMD 2016-2021 yang mengutamakan pembangunan infrastruktur,” jelasnya.
Selain itu, Fraksi Gerindra mengharapkan agar peningkatan mutu pendidikan, kepala sekolah dan guru di Kebupaten Agam juga menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah, serta penganggaran tunjangan guru honorer.
“Dengan cukup besarnya belanja bantuan keuangan kepada nagari, diharapkan kapasitas Wali Nagari serta perangkatnya juga ditingkatkan, sehingga berdampak langsung untuk kemajuan nagari dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. (*)
(sumber : kaba12.com)
Share:

DPRD Agam : Atur Anggaran Yang Sesuai Untuk Program Unggulan


Lubuk Basung, SorotSumatera.com — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Agam mengingatkan agar program prioritas Pemerintah Daerah untuk tahun 2018 mestilah mendapat porsi anggaran yang jelas.
Juru bicara Fraksi PKS, Masrizal, dalam sidang paripurna mengenai Ranperda APBD tahun 2018 di Aula DPRD Agam, Senin (27/11),  mengatakan bahwa program prioritas Pemda untuk tahun 2018 ini baik berupa program gelora palembayan, save maninjau, gerakkan nagari madani dan lainnya mesti mendapat porsi anggaran yang jelas untuk mencapai target program tersebut.
Sementara itu, Fraksi PKS juga mengingatkan akan pentingnya keterkaitan antara program dengan kegiatan setiap OPD. Hal itu sesuai dengan capaian pada sasaran dan indikator kinerja yang terdapat dalam dokumen RENSTRA masing-masing OPD dan RPJMD.
“Sehingga secara kolektif APBD 2018 merupakan upaya untuk menuntaskan target kinerja RPJMD yang mana pada 2018 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2016-2021,” jelas Masrizal.
Selain itu, Fraksi PKS menyarankan untuk meneliti seluruh program yang akan didanai oleh APBD 2018. Hal itu perlu dilakukan agar benar-benar sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sesuai dengan prinsip dan petunjuk pembahasan APBD 2018.
“Kami juga menyarankan agar Pemda dapat meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam melaksanakan pembangunan 2018, dan menjadikan berbagai evaluasi pada tahun 2017 menjadi perbaikan pada tahun selanjutnya, ”ujarnya.(*)
Share:

DPRD Agam : F-Demokrat Ingatkan Prinsip Anggaran


Hal itu disampaikan oleh juru bicara fraksi Demokrat Fauzi dalam rapat paripurna ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, di aula DPRD Agam, Senin (27/11).
“Artinya berkeadilan yang kami maksud tidak harus sama banyak, akan tetapi betul memperhatikan kebutuhan kecamatan itu sendiri, seperti contoh satu kecamatan mendapat alokasi anggaran berkisar Rp. 43 miliar lebih, sementara di kecamatan lain mendapatkan alokasi anggaran Rp. 1 miliar lebih, tentunya hal ini tidak sesuai dengan prinsip APBD 2018,” ungkap Fauzi.
Selain itu Fraksi Demokrat juga mengingatkan pemerintah untuk menghimpun pendapatan daerah sesuai dengan target yang telah disepakati serta melakukan langkah-langkah terobosan dalam rangka peningkatan pendapatan daerah.
“Kami berharap dalam penggunaan anggaran yang nantinya ditetapkan, betul-betul memperhatikan mutu program pembangunan sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat diwujudkan,” harapnya.(*)
(sumber : Kaba12.com )
Share:

DPRD Agam Dan Pemkab Agam Setujui Rancangan Perda APBD Tahun 2018


Agam, SorotSumatera.com – Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah Kabupaten Agam, Tahun Anggaran 2018, resmi dibacakan oleh Bupati Agam, yang disampaikan oleh  Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria di Aula DPRD Agam setempat (27/11) yang disaksikan oleh seluruh jajaran DPRD Agam.
Bahkan juga saat itu langsung telah disetujui oleh ke dua belah Pihak dari Pemkab Agam dan DPRD Agam dengan Penandatangan, persetujuan mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Agam Tahun 2018 menjadi Peraturan Daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Agam tahun 2018.
Penandatanganan tersebut, di tandatangani oleh Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, Wakil Ketua DPRD Agam Lazuardi Erman, Suharman dan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Agam di tandatangani oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria dan disaksikan oleh Sekwan DPRD Agam Indra Dt. Badarai serta para tamu undangan.
Rapat Paripurna tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, didampingi Wakil Ketua DPRD Agam, Lazuardi Erman. SH, Suharman, Taslim. S. Ag, Sekwan, Indra Dt. Badarai, beserta anggota DPRD Agam, jajaran sekretariat DPRD, Sekda Martias Wanto, Staf Ahli, Asisten, kepala dinas, kepala Badan, kepala Bagian, Camat, Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN, BUMD serta dari forum Koordinasi Pimpinan Daerah kabupten Agam.
Dalam penyampaian tersebut, dijelaskan bahwa setelah melalui beberapa tahapan pembahasan sesuai dengan mekanisme penyusunan Rancangan Perda, Sementara itu, DPRD Agam telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Agam Tahun 2018 menjadi Peraturan Daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Agam tahun 2018.
Hal itu berdasarkan proses yang dilalui, sangat sungguh terasa berat, karena masih dihadapkan dengan keterbatasan anggaran baik yang berasal dari pendapatan asli daerah maupun transfer dana dari pemerintah pusat yang cendrung menurun. Pada sisi lain, tuntutan kebutuhan alokasi anggaran semakin meningkat terutama untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Ujar wabup.
Oleh karena itu, dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2018 ini, kita lebih memprioritaskan anggaran untuk membiayai program-program prioritas yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan jangka menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021, serta program dan kegiatan sesuai dengan kebijakan nasional dan Provinsi Sumatera Barat
” Kita berharap kondisi keuangan Negara pada tahun berikutnya menjadi lebih baik, sehingga program dan kegiatan tahunan yang tertuang dalam RPJMD dapat direalisasikan,” sambung wabup lagi.
Lebih jauh disampaikan, selama berlangsungnya proses pembahasan mulai dari awal sampai dengan penetapan Rancanagan APBD Tahun Anggaran 2018 ini, mungkin terdapat perbedaan pandangan sehingga belum dapat memenuhi keinginan kita semua
” Namun kami yakin, bahwa terjadinya perbedaan pandangan tersebut merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab kita untuk menghasilkan APBD Tahun 2018 yang betul-betul berdaya guna dan berhasil guna,” ulasnya.
Disampaikan juga dengan semangat kebersamaan, saling pengertian dan tanggung jawab terhadap amanah yang dipikul serta atas izin Allah SWT menjadi kekuatan bagi bersama dalam menetapkan APBD Kabupaten Agam Tahun Anggaran 2018. Diaharapkan pada APBD tahun berikutnya atau dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintah lainnya akan dapat diwujudkan
” Berharap untuk masa yang akan datang proses perencanaan dan pelaksanaan APBD akan dapat terus kita tingkatkan baik dari aspek manajemen maupun aspek administratif. dan Diminta juga kepada Seluruh kepala satuan kerja Perangkat Daerah agar segera mempercepat semua Proses Administrasi, sehingga APBD Tahun 2018 ini dapat direalisasikan pada saat memasuki tahun 2018, Tambah Wabup (*)
Share:

Pelantikan Pengurus SMSI Sumbar



 Sehingga, media siber itu bisa berkontribusi membangun bangsa ini dengan keberadaban tinggi sekaligus jadi tempat pekerja pers menyandarkan hidupnya.
“Dewan Pers mencatat, ada lebih dari 43 ribu media siber di Indonesia. Sebagian besar, (mohon maaf) itu abal-abal, didirikan tanpa mematuhi kode etik dan standar industri pers lainnya,” ungkap Teguh Santosa, saat melantik Pengurus SMSI Sumbar di Padang, Kamis (23/11/2017).
SMSI Sumbar ini diketuai Syahrial Aziz dari tabloidbijak.com. Sekretaris diemban Novermal Yuska dan bendahara, Tafrizal Chaniago .
SorotSumatera.com, Padang - Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Teguh Santosa menegaskan, lembaga ini didirikan untuk membantu pemilik media siber, agar jadi profesional baik dari sisi keredaksian maupun usaha.
Kepengurusan ini dilengkapi lima orang ketua bidang serta satu orang wakil sekretaris dan bendahara serta 7 seksi.Dikatakan Teguh, SMSI Sumbar ini merupakan yang keempat dilantik di Indonesia. SMSI ini sudah berdiri di 27 provinsi dengan lebih dari 1.000 anggota perusahaan pers.

 “Profile perusahaan yang adai di SMSI ini ada macam-macam, tapi ada niat untuk jadi profesional. Namun, niat ini tak bisa di mulut. Harus merujuk aturan Dewan Pers,” terang Teguh.

Di antara aturan Dewan Pers terhadap sebuah perusahaan pers yakni harus berbadan hukum, penanggungjawab di ruang redaksi harus berkompetensi utama, perusahaan harus jelas lokasi usahanya, penghormatan pada pedoman penyiaran media siber dan lainnya.

“SMSI harus membantu budaya bisnis media siber, budaya di ruang redaksi dan lainnya, karena kita harus terus berlomba dengan media abal-abal untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tegas Teguh mengingatkan jajaran SMSI Sumbar.

Teguh pun menceritakan hasil pertemuannya dengan organisasi media sedunia di Seoul, Korea Selatan.  Di pertemuan itu, terangnya, ada tiga poin penting yang dibahas yakni bergesernya platform media dari konvensional (kertas) ke siber. “Ada kegagapan dari pelaku usaha media dari pergeseran platform ini,” ungkap Teguh.

Selain itu, pertemuan itu juga merumuskan, bahwa inovasi jadi kata kunci keberlangsungan hidup media di erah teknologi informasi. Kemudian, terjadinya penurunan kepercayaan publik terhadap karya jurnalistik.

“Fenomena penurunan kepercayaan publik ini terjadi di dunia, tak hanya di Indonesia,” terang Teguh. “Karya jurnalistik yang dikerjakan dengan standar etika dan disiplin ketat lainnya, ternyata tidak lagi dipercaya publik di tengah gempuran berita hoax yang tersebar secara massif melalui platform media sosial,” tambahnya.
Sementara, Ketua SMSI Sumbar, Syahrial Aziz dalam sambutannya mengharapkan saran dan kritik seluruh elemen masyarakat di Sumbar. “SMSI yang merupakan tempat berhimpunnya para pemilik media siber di Ranah Minang ini bertekad untuk membangun pers yang bermartabat,” terangnya.
 
Ketua Pelaksana Pelantikan sekaligus seminar nasional Gerakan Nasional Transaksi Non Tunai di Sumatera Barat, Tantangan dan Peluang, Aguswanto melaporkan, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan penuh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) persero dibantu sumbangan lembaga lainnya seperti PT Semen Padang, Bank Nagari, PDAM Padang dan Pemprov Sumbar.

“Kami dari SMSI berharap, kerjasama ini tidak sebatas kegiatan ini saja. Karena, SMSI ini merupakan tempat berhimpunnya pemilik media yang melaksanakan bisnis di bidang informasi.

Minimal, kerjasama ini berupa kartu anggota SMSI yang sekaligus kartu Brizzi, kartu non tunai dari BRI,” ungkap Aguswanto yang peluang ini juga diamini Teguh Santosa. (*)
Share:

Bebalap Indonesia Rahi Kemenangan Dengan Dramatis

Sorot Sumatera-Pembalap Indonesia dari tim KFC Cycling Team-Muhammad Imam Arifin kembali meraih kemenangan kedua pada etape 7 Tour de Singkarak 2017, setelah meraih hasil yang gemilang pada etape 6 kemarin.

Pada balapan hari ini, Imam meraih kemenangan yang dramatis. Ia berhasil merebut keberuntungan dari Robert Muller yang memimpin saat 73 pembalap memasuki Kota Padangpanjang.
Robert Muller yang merupakan raja balapan sprint tampak mengayuh sepedanya dari jarak 500 meter sebelum finish, awalnya ia sangat yakin bakal menyentuh garis pertama kali.

Merasa akan menang, Robert melakukan selebrasi dengan mengangkat tangannya ke udara di jarak 1 meter sebelum garis finish.Namun ternyata pembalap asal Jerman yang memperkuat tim Embrace The World Cycling tersebut kecolongan. Imam datang dari belakang menyusul dirinya dan sekaligus mengakhiri balapan sebagai pemenang dengan catatan waktu 2 jam 56 menit 34 detik.
Terkejut dengan kedatangan Imam, Robert kemudian tertunduk memegang kepalanya dan harus ikhas sebagai pemenang yang kedua, dengan selisih waktu 0,01 detik.Kendati demikian, Robert masih menjadi pembalap yang terbaik di tanjakan dengan peraihan 72 poin. Sedangkan Imam berada di posisi kedua dengan raihan 55 poin untuk klasemen pembalap terbaik saat sprint.(*)
Share:

Etape 7 Tour de Singkarak, Jerman juara 1 Muhammad Imam Arifin

Sorot Sumatera-Juara 2 Robert Muller dari klub ETW Embrace the World Cycling Jerman, juara 1 Muhammad Imam Arifin dari KFC Cycling Team Indonesia, dan juara 3 Matej Drinovec dari PCS Team Procyclingstats.com berpose di upacara penyerahan medali etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.

TDS71 :  Pebalap KFC Cycling Team Indonesia berpose pada acara perkenalan di etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.

TDS72 / TDS74 :  Pebalap berpacu melalui Lembah Harau di etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.

TDS75 / TDS76 :  Pebalap berpacu melalui Kelok 9 di etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.

TDS77 :  Pebalap KFC Cycling Team Indonesia, Jamal Hibatullah memimpin rekan-rekannya berpacu di etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.

TDS73 / TDS78 :  Pebalap Muhammad Imam Arifin dari KFC Cycling Team Indonesia (jersey warna hitam) berpacu etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.

TDS79 :  Pebalap Muhammad Imam Arifin dari KFC Cycling Team Indonesia (jersey warna hitam) berpacu melawan Robert Muller dari klub ETW Embrace the World Cycling Jerman menuju garis finish di etape 7 Tour de Singkarak 2017 dari Limapuluh Kota-Padang Panjang sepanjang 112 km.(*)
Share:

Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam Jadi TujuanKunjungan Kerja Komisi II DPRD Agam

anggota komisi dua Dprd Agam dalam kunjungan kerja di Kecamatan IV Koto (24/10) lalu
Agam, Jetnews- Komisi II DPRD Agam mengadakan Kunjungan Kerja Ke Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam (24/10) lalu yang di pimpin oleh wakil ketua Komisi II Dprd Agam Zul Ikhsan ,Walinagari Balingka Armen.S.Pdi beserta perangkat Nagari menyambut kedatangan  rombongan Komisi II DPRD Agam yang dipimpin oleh wakil ketua Komisi II  Zul Ikhsan beserta anggota Komisi Djasli,Syafruddin, Gusdanur Dt Itam,dan Anton.SH.,pendamping Komisi Sri Nelfia dan Eni morita.

Dalam sambutan walinagari Balingka mengatakan objek wisata taman raya balingka ini sangat butuh investor ,dan butuh untuk pembenahan dalam pengembangan kawasan wisata serta pemeliharaan yang cukup,Walinagari sangat berharap kepada Komisi terutama anggaran terhadap jalan pertanian untuk menuju kawasan wisata sekaligus dapat menghidupkan  jalan pertanian di Balingka yang umumnya petani kentang.

Anton.SH anggota Komisi II Dprd Agam  yang juga dari daerah pemilihan Balingka mengatakan "Komisi II akan mendorong kepada Pemerintah daerah untuk mengembangkan dan memperhatikan  kawasan wisata yang ada di Agam  yaitu  di Nagari Balingka  dan ini perlu proses dan kajian yang mendalam Komisi II akan berusaha mendorong pada pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Agam dan juga permasalahan jalan usaha tani juga akan dibawa ke dalam rapat kerja dengan OPD terkait   ,kita sangat berharap perkembangan wisata di Balingka ini cepat berkembang seperti kawasan wiaata lainnya ,karena permasalahan Pariwisata adalah tugasnya Komisi IV kita akan bicarakan dilintas Komisi dalam waktu dekat  ,dengan adanya pariwisata Balingka ini  akan  menambah lancarnya perekonomin pada masyarakan sekitarnya"melalui humas Dprd Agam Hasneril (hms/nng)
Share:

Sekwan Agam Pelajari Sistem E-Notulen DPRD Surakarta


                                                               

Surakarta, Sorotsumatera.com — Jajaran sekretariat DPRD kabupaten Agam yang diketuai Sekwan Indra melakukan study banding ke DPRD kota Surakarta untuk mempelajari sistem E-Notulen (Voice To Text), Kamis (23/11).
Kedatangan Sekretaris DPRD Agam bersama Kabag Hukum dan Persidangan DPRD Desnawati, Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi Kominfo Agam Joni Indra, serta Kasubag Reza Arasully diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Surakarta yang juga Ketua Asdeksi (Asosiasi Sekretaris DPRD Kab/Kota Se Indonesia ) Tri Puguh Priyadi,SH.MM., bersama jajarannya.
Sekretaris DPRD Agam Indra mengatakan, DPRD Surakarta telah sukses mempergunakan aplikasi tentang E-Notulen (Voice To Text), program pemanfaatan teknologi dalam menginformasikan kegiatan DPRD.
“E-Notulen mempermudah Notulis dalam menyusun Notulen dan rapat-rapat DPRD, sesuai rencana untuk tahun 2018 Sekretariat DPRD Agam juga akan mempergunakan Aplikasi tentang E-Notulen (Voice To Text),” ujar Indra melalui Pj. Kasubag Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Agam pada KABA12.com, Jumat (24/11).
Indra menjelaskan, selain mempermudah kinerja sekretariat DPRD, aplikasi e-notulen juga sebagai alat kontrol bagi pembicara untuk berbicara secara sistematis dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Kita juga akan mencoba menerapkan secara bertahap aplikasi lainnya seperti e-simleg, penataan arsip, TV smartphone, simardi, web view dan berbagai aplikasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas sekretariat dalam meningkatkan kinerja DPRD. Semua itu telah diterapkan di DPRD Surakarta olehsebab itu kita memilih study banding kesini,” ujarnya lagi.
Dalam kesempatan itu pertemuan tersebut Indra Dt. Baradai mengucapkan terima kasih kepada Sekretaris DPRD Surakarta Tri Puguh Priyadi beserta jajarannya yang telah memberi informasi, ilmu yang sejelas-jelasnya tentang e-notulen yang juga akan diterapkan di DPRD Agam pada tahun 2018 mendatang.(hms/kb)
Share:

Ketua DPRD Agam Minta Polres Agam Tegasankan Persoalan Penambangan Dibawan Tuo


Agam, Sorotsumatera.com – Mengenai persoalan penambangan Tanah Clay yang sebelumnya pernah beraktifitas di Bawan Tuo, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam kini memasuki babak baru, Sebagaimana dipemberitaan sebelumnya, bahwa dalam melakukan penambangan tersebut, diduga izin Tambangnya masih menuai pro dan kontra bagi masyarakat setempat dan saat ini, permasalahan tersebut terus diproses dan didalami oleh pihak Polres Agam.
Menurut Mardin Dt. Kayo masyarakat yang melaporkan tersebut, warga di sekitar penambangan tersebut merasa dirugikan oleh pihak tambang, terutama sekali mengenai akses jalan menuju ke lokasi tambang menjadi rusak parah. Oleh sebab itu masyarakat melapor ke Polres Agam.
” Sebelumnya pihak tambang telah berjanji kepada masyarakat setempat, kalau jalan yang rusak diakibatkan penambangan tanah clay akan di perbaiki dan diganti rugi. Namun kenyataan hingga kini belum ada kejelasannya”, ungkap juga berapa masyarakat setempat sebelumnya.
Salah satu niniak mamak di Bawan tuo tersebut, yang sebelumnya pernah menyampaikan kalau izin penambangan yang dilakukan, diduga mengantongi izin abu-abu yang dilakukan oleh CV. Citra mandiri dari Pasaman Barat bahkan, hasil penambangannya di duga telah dijual dan di beli oleh PT AMP Plantation Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Mengenai itu, Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, ketika dimintai tanggapannya oleh Palikopost.com, mengenai persoalan Penambangan diduga ilegal yang dilakukan di Bawan Tuo, Kecamatan Ampek Nagari. Ia memaparkan kalau izin penambangan di Agam memang tidak ada, Melainkan mengurus izin ke Provinsi.
” Untuk izin tambang Kabupaten Agam tidak mempunyai kewenangan. Melainkan cuma bisa mengeluar surat Rekomendasi dari Daerah ke Provinsi untuk lebih lanjutnya, dari Dinas Provinsilah yang mengeluarkannya,” jelasnya.
Oleh karena itu Sambung Ketua DPRD, sepanjang kalau memang terbukti nantinya tidak ada mengantongi izin tentu itu Ilegal. Jangan sampai Kasus itu menguap sementara Agam sudah kecolongan.
” Kita meminta sangat kepada pihak Polres Agam untuk melakukan penindakan tegas, kepada bagi yang melakukan penambangan di Agam yang tidak mengantongi Izin Tambang. Kita sangat menginginkan segala permaslahan penambangan yang tidak memiliki izin di Kabupaten Agam agar di berikan tindakan tegas”, Pungkas Ketua DPRD Agam.
Semantara itu, Kapolres Agam AKBP Ferri Suwandi mengatakan yang disampaikannya melalui KBO IPDA Ardian (23/11) diruang kerjanya, bahwa dijelaskannya mengenai izin penambangan di Bawan Tuo, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam tersebut, pihaknya sebelumnya sudah memperiksa dari pihak penambang dari CV Citra mandiri tersebut dan pihak dari PT AMP Plantation.
” Benar Kita sudah panggil yang bersangkutan, sebelumnya, untuk dimintai keterangan mengenai itu”, Kata KBO
Disampaikan juga olehnya, bahwa Polres Agam Sementara ini masih mengundang saksi ahli di bidang Pertambangan dari Dinas Provinsi Sumbar dan terus mendalaminya kasus tersebut.
” Saat ini kami masih mengundang saksi Ahli dari Dinas Provinsi, untuk dimintai penjelasan tentang Izin penambangan. Karena kewenangan izin penambangan berada di tangan Dinas Provinsi”, ucapnya.
Dikatakan Ardian kalau pihaknya komit dengan menindaklanjuti mengenai ini, kalau memang terbukti kita nanti akan melakukan penetapan Tersangka
” Kami akan terus dalami persoalan ini, karena kita pun tidak mau berlama-lama dalam memprosesnya, kalau sudah cukup bukti nanti, kita akan tetapkan Tersangka, untuk dilimpahkan kepada kejaksaan Negeri Agam”, Tambahnya(*)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.