Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 12/18/16 ~ Sorot Sumatera

Cap Jempol,SMAN 2 Dipelosok Rahi Bermacam Prestasi

SOLSEL,SS-Meski belajar di pelosok, tapi para siswa dan siswi SMAN 2 Kabupaten Solok Selatan tak miskin prestasi. Berbagai prestasi tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional ditorehkan anak didik di sekolah ini. Mereka membuktikan diri bisa saing dengan sekolah favorit lainnya di Sumbar.

SMAN 2 Solsel salah satu sekolah menengah yang terletak di Kecamatan Sangirjujuan. Jumlah siswanya 488 orang dan tergabung dalam 18 rombongan belajar (rombel). Sepintas sekolah ini terlihat sama seperti sekolah lainnya, meski dari sisi fasilitas masih ada kekurangan.

Siapa sangka di balik kesederhanaan bangunan dan fasilitas, di sekolah yang dipimpin M Sukamto ini justru tersimpan bibit-bibit generasi muda yang mumpuni. Para siswa tak hanya jago bidang akademik, namun juga ekstrakurikuler.

Kepala SMAN 2 Solsel M Sukamto bercerita, agar sekolahnya diminati masyarakat, maka para siswanya harus berprestasi. Keinginan itu tak hanya sekadar khayalan semata, tapi benar-benar dibuktikannya dengan kerja nyata.

Hasilnya, enam siswa mampu menjadi juara berbagai iven tingkat kabupaten dan provinsi. Dua siswa masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 31 siswa diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), dan dua siswa jadi wakil Indonesia dalam kegiatan pramuka tingkat internasional serta satu siswa mewakili Sumbar dalam kegiatan pramuka tingkat nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah seorang siswa, Winda Febri Anggrila berhasil meraih peringkat pertama lomba Matematika tingkat kabupaten pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan urutan 7 besar tingkat provinsi. “Ini jadi kebanggaan kami. Setiap tahun, terus ada siswa kami jadi wakil Solsel ke tingkat provinsi,” kata M Sukamto.

Sementara itu, lima orang siswa lainnya meraih juara 2 tingkat kabupaten. Yakni Tesa Yolanda lomba bidang studi Fisika, Sisi Sartika bidang Kimia, Yuliza Efendi bidang Biologi, Widia Asari bidang Ekonomi dan Nursyimta (almarhumah) bidang Astronomi.

Dua siswa lulus di IPDN, yakni Yumelda dan Ela Sapitra Ramadhani. Mereka anak dari keluarga miskin yang bersekolah SMAN 2 Solsel. “Tahun ini sudah 31 orang siswa kami yang diterima di PTN. Sebelumnya, hanya bisa dihitung dengan jari,” ungkapnya.

Sementara itu, dua siswa diutus mengikuti kegiatan Jambore Internasional di Bumi Perkemahan Sarimbun, Singapura, yakni Meri Bela dan Ela Safitra. Seorang siswa ikut pramuka di NTB atas nama Hafiz Alfikri.

Siswi SMAN 2 Solsel Ela Safitri menyebutkan, kegiatan berskala internasional itu dapat jadi wahana berkomunikasi dan bertukar pengalaman para peserta didik. Untuk mengaplikasikan kegiatan kepramukaan nasional pada kegiatan internasional.

“Kami jadi peserta penegak di Singapura. Kami bertukar pengalaman karena dipertemukan dengan peserta pramuka dari berbagai negara yang berbeda bahasa,” ungkap siswa kelas XII itu.

Siswi lainnya, Tesa Yolanda berharap tahun depan dia bisa memberikan prestasi lebih baik lagi untuk sekolah yang dia cintai. Meski tahun ini meraih juara 2, namun tahun depan dia bertekad tampil lebih maksimal di ajang OSN.

”Bersaing antar-siswa sekolah menengah itu tak mudah. Butuh penggalian wawasan yang lebih dalam. Mudah-mudahan tahun depan, saya bisa jadi yang terbaik. Setidaknya mampu jadi wakil Solsel ke provinsi,” kata anak petani itu.

Sementara Winda Febri Anggrila, 16, sudah berusaha menggali Matematika dengan baik, namun hasil yang diperleh baru masuk tujuh besar tingkat provinsi.

“Saya berharap, sekolah kami terus bisa berkompetisi di OSN, setidaknya di provinsi. Sebab, sumber daya manusia siswa pelosok dengan siswa yang tinggal di perkotaan atau ibukota provinsi dan daerah maju, jauh berbeda dengan kami,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana SMAN 2 Solsel, Muhridal menambahkan, selama 2016 pihak sekolah telah menerapkan shalat berjamaah bagi siswa setiap masuknya waktu Zuhur dan Ashar.

“Ini wadah penguatan nilai religius siswa. Mudah-mudahan dapat mereka terapkan di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” harapnya. Saat ini, sekolah sudah mengupayakan mengolah barang bekas seperti ban dan kaleng bekas menjadi barang bermanfaat, seperti pot bunga.

“Kalau sekolah mengandalkan dana untuk beli pot bunga besar, jumlah rupiahnya sangat besar. Nah, kalau diberdayakan siswa, maka barang tak bernilai bisa jadi berharga di sekolah ini,” katanya. (*)



Share:

22 Sekolah Tingkat SMA Ikuti Ajang Sepak Bola Piala Menteri

LIMAPULUHKOTA,TEROBOS-Perhelatan tournamen sepak bola Liga pelajar SLTA/SMA se-Kabupaten Limapuluh Kota dalam rangka memperebutkan piala bergilir Menteri Ketenagakerjaan RI, berlangsung meriah. Dalam kejuaraan yang diikuti para kesebelasan dari 22 SMAN ini, SMAN I Kecamatan Harau, dinyatakan sebagai peraih juara umum, serta juga memperoleh kriteria pemain terbaik.

Pada laga final yang diikuti oleh club SMAN 1 Harau berhadapan dengan club SMAN I Guguak, Senin (31/10) sore, SMAN 1 Harau keluar sebagai juara, setelah menumbangkan SMAN 1 Guguak, dengan skor 1-0. Pertandingan kedua klub yang dibuka serta disaksikan langsung oleh Wabup Ferizal Ridwan, para kepala SKPD serta ribuan supporter pelajar itu, terlihat sangat bersemangat.  

Pertandingan final yang berlangsung hingga pukul 18.15 WIB ini kian menegangkan. Kedua tim kesebelasan club pelajar, sama-sama tampak agresif melancarkan serangan serta memperkuat benteng pertahanan. Sementara, ribuan suporter yang memadati podium GOR Singa Harau, saling bersahutan meneriakkan yel-yel dukungan buat tim masing-masing.

"Ajang ini sengaja kita gelar, guna mengasah kembali talenta, kompetensi dan semangat sportifitas pemuda, kaum pelajar di dunia olah raga, khususnya di bidang sepak bola. Sembari memperingati Hari Santri, kita bangkitkan semangat Sumpah Pemuda tahun ini," sebut Ferizal Ridwan, yang juga menjabat Ketua PSSI Limapuluh Kota, dalam sambutannya.

Putra Lareh Sago Halaban itu menambahkan, sebagai daerah yang kaya dengan potensi sumber daya manusia, Limapuluh Kota memiliki bibit-bibit atlit yang unggul serta para pemain handal yang bisa dikembangakan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya pemerintah daerah memberikan perhatian khusus bagi perkembangan di bidang olahraga.

Sebagai pembina dan peminat olahraga di seantero Luak Limopuluah, Wabup Ferizal, menginginkan iven-iven seperti ini ke depan bisa lebih diprioritaskan. "Karena, selain mengasah kemampuan, skill dan jiwa sportifitas para pemain, melalui kegiatan olahraga seperti ini, akan terbangun komunikasi serta silaturrahhim antar pelajar," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Limapuluh Kota, Ir Davis MH, turut menyatakan dukungan penuh terhadap semua pembinaan olahraga ke depan. "Ke depan, melalui ajang liga sepakbola atau di bidang lain, akan lebih menjadi prioritas guna menumbuhkembangkan bibit-bibit pemula yang bertalenta," sebut Davis.

Selain PSSI dan KONI, ajang ini turut didukung Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk juara I umum yang memperoleh piala bergilir Menteri Ketenagakerjaan RI, diterima SMAN I Harau. Kemudian, juara dua diperoleh SMAN I Guguak, serta SMAN I Suliki pada posisi ketiga.

Adapun kategori pemain terbaik diperoleh, Gusti Randa, pelajar asal SMAN I Harau, juara Top Score diperoleh M Fajri, pelajar asal SMAN I Guguak dan Team Fear Play didapat oleh SMAN 1 Akabiluru. "Semoga iven liga selanjutnya akan lebih meriah, pada masa-masa mendatang," imbuh Davis. (Aking)
Share:

Hendra Joni Harapkan Tiga Pasar Setiap Tahunnya Berstandar SNI

PESSEL,TEROBOS- Pembangunan Pasar Rakyat Carocok Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan yang bersumber dari dana Tugas Perbantuan (TP) tahun 2016 sebesar Rp 6,5 miliar lebih telah menjadi harapan masyarakat. Pasar ini dibangun juga dalam rangka menuju pasar berstandar SNI.
 
 Bupati Hendrajoni sangat konsisten dengan pembangunan dan pengembangan pasar. Berobsesi, setiap tahun minimal ada tiga pasar di Pessel berstandar SNI. Kemudian, kedepan masing-masing kecamatan memiliki satu pasar berstandar SNI," sebut Kabid Pasar, Syafrijoni kemarin di Painan.

Disamping itu, pihaknya tahun 2016 ini melaksanakan pembangunan los Pasar Baru, Kecamatan Bayang 2 unit, Pasar Painan, Kecamatan IV Jurai 2 unit dan Pasar Sago, Kecamatan IV Jurai 3 unit. Pembangunan los ketiga pasar tersebut memanfaatkan DAK tahun 2016, ulasnya. (03)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.