Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 12/03/16 ~ Sorot Sumatera

40 Pengrajin Makanan Ringan Berbasis Ikan Dilatih Untuk Dukung Save Maninjau

AGAM-Mendukung program Save Danau Maninjuau Tahun 2017 sampai 2021, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Perindag (Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Agam  berikan pelatihan bagi 40 orang pengrajin makanan ringan berbasis ikan di wilayah itu.

"Untuk mendukung program Save Danau Maninjau kita telah menyiapkan berbagai kegiatan  seperti, pelatihan makanan ringan berbasis ikan bagi pengrajin diwilayah itu pada tahun 2017," kata Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindag Kabupaten Agam Jabarnur saat rapat "Gerakan Save Danau Maninjau" di Tanjung Raya beberapa waktu lalu.

Selain pelatihan, Pihaknya juga memberikan bantuan peralatan memasak, bantuan kemasan, pelatihan bordiran dan bantuan mesih jahit secara bertahap.

Lalu, pengembangan pasar dan distribusi barang dan produk, program pengembangan sistem pendukung usaha bagi UMKM menfasilitasi sertifikasi halal, kemudian program penyelanggaraan pelatihan kewirausahaan.

Dilakukannya kegiatan ini, terang Jabarnur, untuk membantu warga di Salingka Danau Maninjau akan mengurangi ketergantungan masyarakat dalam berbudidaya ikan di keramba jaring apung, sehingga merubah pola pikir masyarakat untuk berusaha di luar Danau Maninjau.

"Dengan cara ini, pola pikir warga akan berubah dan beralih untuk bekerja di daratan," katanya.(web)
Share:

Pemda Tanah Datar Gelar Apel Nusantara Bersatu

TANAH DATAR-Pemda Tanah Datar gelar Apel Nusantara Bersatu , Rabu (30/11) di lapangan Cindua Mato Batusangkar. Apel Nusantara Bersatu yang juga digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut di Kabupaten Tanah Datar diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemda Tanah Datar, TNI, Polri, Pemuda, tokoh lintas agama serta veteran dan pelajar. Apel Nusantara Bersatu dilaksanakan dalam rangkaian upacara Peringatan Hari KOPRI ke 45, HUT PGRI ke 71 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52.

Bupati Tanah Datar H. Irdinansya Tarmizi dalam orasinya menyampaikan bahwa apel ini bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan kita di Kabupaten Tanah Datar melalui rapat kilat bersama Forkompinda mewajibkan kepada Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri untuk memakai pita merah putih dilengan kanannya selama 3 hari sampai Jum’at 2 Desember 2016.

“Langkah ini kita ambil dalam rangka upaya menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan menularkannya kepada seluruh lapisan masyarakat” ungkap Irdinansyah.

Orasi persatuan dan kesatuan juga diikrarkan dihadapan seluruh peserta apel oleh ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Sekum MUI Tanah Datar Afrizon, dan Wakapolres Tanah Datar Kompol I Made Reje.

Sementara itu Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Nandang Dimyati dalam sambutannya mengajak seluruh peserta apel untuk terus mengobarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Sejarah membuktikan bangsa Indonesia merdeka bukan karena satu suku saja atau satu agama saja, melainkan kemerdekan dapat kita raih berkat bersatunya seluruh bangsa Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu suku dan dari berbagai agama yang ada.

“TNI adalah prajurit ksatria yang mempunyai tugas untuk menjaga dan mempertahankan NKRI, namun tanpa bantuan seluruh masyarakat Indonesia ini tidak akan terwujut. Untuk itu mari bersama satukan tekad untuk bersatunya bangsa kita yang besar ini, jangan sampai kita mau diadu domba oleh pihak-pihak luar yang menginginkan kita berpecah” kata Nandang bersemangat. (humas/hp)
Share:

Pilkada Serentak 2017 Ujian Netralitas dan Profesionalisme ASN

PAYAKUMBUH-Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 45, Selasa (29/11), dihalaman kantor Walikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik. Upacara yang mengangkat tema “Bersama KORPRI Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara” itu dipimpin Plt. Walikota Payakumbuh, Priadi Syukur, sebagai pembina upacara.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Walikota, Presiden RI selaku penasihat nasional KORPRI mengajak seluruh ASN menjadikan momentum Pilkada Serentak 2017 sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme. “Ingatlah, bahwa pengabdian anggota KORPRI bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu. Pengabdian anggota KORPRI hanya kepada negara, bangsa, dan rakyat”, ucapnya.

Anggota KORPRI, dikatakan Presiden, berada digaris depan perjuangan untuk pemberantasan praktik korupsi dan publik, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima. Karenanya, rakyat membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi kerja. “Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti ego sektoral, mental priyayi, mental penguasa, dan mental koruptif, yang hanya terpaku pada formalitas belaka”, tulis Presiden.

Presiden meminta, anggota KORPRI dapat melakukan berbagai inovasi agar pelayanan publik bisa semakin murah, semakin cepat, semakin akurat, dan semakin baik. Diharapkan Presiden, KORPRI yang nantinya akan menjadi Korps Pegawai Aparatur Sipil Negara RI bisa menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pemerintahan, korps berperan menjaga kode etik profesi, standar pelayanan profesi dan mewujudkan Jiwa Korps Aparatur Sipil Negara sebagai pemersatu bangsa.

Dibagian lain, Plt. Walikota, Priadi Syukur mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN di lingkungan Pemko Payakumbuh atas partisipasinya turut menyukseskan perhelatan PORPROV IV di kota Padang. “Terima kasih atas dukungan kita bersama, sehingga atlet kota Payakumbuh di ajang PORPROV tahun ini bisa merubah posisi, memperoleh prestasi yang lebih baik dari PORPROV tahun sebelumnya”, ujar Priadi.

Diakhir Upacara, Plt. Walikota menyematkan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya secara simbolis kepada 6 orang ASN yang telah mengabdi cukup lama di Pemerintah kota Payakumbuh, masing-masing, Drs. Atur Satria dan Fahdia Ilham (30 Tahun), Khairul Anwar S.Pd  dan Rita Emilda (20 Tahun), Ardi Fahmi, SKM dan Yelsy Novita Yama Putri, S.Pd (10 Tahun). Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 92/TK/2016 tanggal 9 November 2016, jumlah penerima penghargaan Satya Lancana Karya Satya untuk Pemko Payakumbuh sebanyak 175 orang. Satya lancana 30 Tahun (62 orang), Satya Lancana 20 Tahun (41 orang), dan Satya Lancana 10 Tahun (72 orang).(web)
Share:

Bupati Warning Kabag Hukum Dan Organisasi

DHAMASRAYA-"1 Januari Perbup SOPD Harus Sudah Oke" Tahun 2017 tampaknya menjadi momentum penting bagi duet pasangan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Wabup H. Amrizal Dt. Rajo Medan untuk tancap gas. Itulah sebabnya, ia meminta Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Masheri Yanda Boy yang menjadi dirigen penyusunan struktur organisasi perangkat daerah (SOPD) Kabupaten Dharmasraya untuk segera penunyaskan rancangan SOPD. Dengan SOPD baru dan setelan pesonil yang handal, duo pemimpin Dharmasraya itu ingin menambah kecepatan kinerja Pemkab berjuluk petrodolar ini.

"Saya minta satu Januari, SOPD kita sudah oke. Semua SKPD dan stakeholders lain agar bahu membahu menyusun SOPD supaya lekas rampung," kata bupati termuda Indonesia dalam pengarahannya pada rapat koordinasi Bidang Hukum Kamis 1 Desember 2016. Peraih anugerah keterbukaan informasi publik itu menyebut, selain untuk memacu kinerja daerah, SOPD baru diharapkan dapat mengakhiri misteri mutasi dan roling jabatan yang tidak berkesudahan. Dengan begitu ada kepastian bagi para pejabat untuk mencurahkan segala kemampuan demi daerah tercinta.

Selain untuk keperluan meredam gunjang ganjing isu mutasi, SOPD baru merupakan sebuah kewajiban daerah dalam memenuhi amanah dan kebijakan pemerintah pusat. Kemendagri mengisyaratkan agar daerah menyesuaikan perangkatnya dengan peraturan perundangan yang baru. Sejumlah kewenangan ada yang ditarik ke provinsi dan menjadi kewenangan gubernur. Dengan demikian, maka SKPD yang mengelola kewenangan tersebut harus dikikuidasi. Pemkab.

Dharmasraya sudah melakukan penyusunan organisasi perangkat daerah (OPD) melalui Peraturan Daerah. SOPD tersebut akan dijabarkan dengan peraturan bupati yang menetapkan seperti apa struktur organisasi dalam perangkat daerah. Kabag Hukum dan Organisasi Masheri Yanda Boy mengaku siap memenuhi perintah bupati.(web)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.