Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 11/11/16 ~ Sorot Sumatera

Bank Nagari Semakin Didepan,Nasabah Tanah Abang Raih HRV

BANK Urang Awak (Bank Nagari) atau betul-betul memanjakan para nasabahnya. Tak tanggung-tanggung, tahun ini bank milik masyarakat Sumbar mem¬berikan hadiah kepada nasabah Tabungan Sikoci, berupa sebuah mobil Honda HRV sebagai grandprize. Dua hadiah utama mobil Honda Mobilio.

Yang beruntung membawa Honda HRV adalah David Hari Pratama, nasabah Cabang Pembantu Tanah Abang, Jakarta. Nomor undiannya tercabut dalam Alek Sikoci, Sabtu (22/10) di GOR H Agus Salim Padang. Penyerahan satu unit mobil HR-V secara simbolis diserahkan Direktur Utama Bank Nagari, Dedy Ihsan kepada Pemimpin Bank Nagari Cabang Jakarta, Ramlis.

Turut hadir Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Padang Erisman, dan direksi serta komisaris Bank Nagari, serta perwakilan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar.

Selain itu masih ada hadiah 82 unit motor Yamaha untuk hadiah kedua. Kemudian, 82 paket uang tunai masing-masing Rp2,5 juta dan 82 paket uang tunai masing-masing Rp 1,5 juta. Pada kesempatan itu, Bank Nagari juga memberikan 10 paket umrah, terdiri dari 6 paket diberikan kepada penabung tabungan Sikoci Syariah dan empat paket untuk penabung Tabungan Haji Bank Na¬gari (Tahari).

“Ini wujud apresiasi dan penghargaan Bank Nagari kepa da seluruh nasabah yang telah dengan setia menggunakan Tabungan Sikoci. Apresiasi dan penghargaan ini menjadi penting karena kontribusi tabungan khususnya Tabungan Sikoci semakin penting dalam me¬nun¬jang penyaluran kredit Bank Nagari,” kata Dedy Ihsan.

Dedy menyebut, sampai September 2016 aset Bank Nagari mencapai Rp20,46 triliun dan jumlah kredit yang telah disalurkan Rp 15,04 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) terdiri dari giro, tabungan dan deposito dihim¬pun Rp16,10 triliun.

Untuk tabungan Sikoci, sebut Dedy, total berjumlah Rp2,85 triliun. Terdiri dari Rp2,68 triliun untuk kon-vensional dan Rp169 miliar untuk unit usaha syariah (UUS). Atau 17,70 persen dari total DPK Bank Nagari dengan jumlah 550.691 penabung. Terdiri dari 499.050 untuk konvensional dan 51.641 untuk syariah.
“Sementara itu berdasar data Bank Indonesia per bulan Juli 2016, jumlah aset perbankan Sumbar mencapai Rp 57,73 triliun. Di antaranya Rp 20,80 triliun atau 29,88 persen merupakan aset Bank Nagari,” sebutnya.

Jumlah kredit yang disalurkan Rp 49.41 triliun dan sebesar Rp 14,92 triliun atau 28.81% disalurkan Bank Nagari. Begitu juga dana pihak ketiga Rp 36,49 triliun, diantaranya Rp 16,56 triliun atau 35.89 persen berada di Bank Nagari.

“Di Sumbar ini beroperasi 28 buah bank dan 736 kantor bank, serta terdapat 130 BPR/LKM. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Bank Nagari memiliki kontribusi yang relatif besar dalam menunjang pereko nomian di Sumbar ini,” jelas Dedy.
Dedy juga mengatakan berbagai upaya telah dan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan para nasabah khususnya penabung Sikoci. Antara lain kemudahan akses pada berbagai tempat melalui jaringan baik kantor maupun ATM serta mobil unit.

Wali Kota Padang Mahyeldi menyebutkan, Pemko Padang berterima kasih kepada Bank Nagari yang selalu mendukung pemerintahan. Bahkan, saat ini disebut, kegiatan Pemko Padang tak lengkap tanpa dukungan Bank Nagari. Seperti dalam pembangunan objek wisata, dan sarana kota lainnya. Semua pasti memprioritaskan adanya merek Bank Nagari.

“Saat ini, Rp200 miliar dana Pemko Padang ditahan pemerintah pusat. Karena dana tak disalurkan, sementara agenda sudah dirancang, tentu akan mempengaruhi percepatan pem bangunan di Padang. Alhamdulillah, Bank Nagari sebagia BUMD mampu menutupi kekurangan itu. Sekarang, dimana ada kegiatan Pemko, di situ ada Bank Nagari,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi berharap, nasabah terus meningkatkan dana atau saldo tabungan mereka, agar hadiah Tabungan Sikoci juga semakin bertambah. “Kita semua harus membangun dan menstimulan rasa memiliki daerah dan bangsa. Banyak ancaman terhadap kita, termasuk terhadap perbankan. Mari tingkatkan daya saing, dan jadi tuan rumah di negeri sendiri,” tegasnya yang menyebut, dengan adanya pencabutan Tabungan Sikoci, adalah hal positif untuk Kota Padang. (*)


Share:

Mukhlis Apresiasi Diseminasi Ketenagakerjaan Komisi IX DPR RI di Pariaman

PARIAMAN,SS-Walikota Pariaman Mukhlis Rahman apresiasi acara diseminasi perencanaan tenaga kerja daerah yang terselenggara atas dukungan Komisi IX DPR RI dengan Kementerian Tenaga Kerja. Diseminasi adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. 

Diseminasi juga proses penyebaran inovasi yang direncanakan, diarahkan, dan dikelola. Acara diseminasi ketenagakerjaan itu dihelat di Hotel Nantongga, Selasa (8/11) bertajuk "konteks kepedulian dalam menyusun perencanaan ketenagakerjaan di Pariaman".

Acara yang menghadirkan Anggota DPR RI Jhon Kenedy Azis dan pemateri Gunarti Pamungkas dari Badan Pusat Perencanaan Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga Kerja RI itu, diikuti oleh 45 peserta yang berasal dari unsur masyarakat dan pencari kerja.

Walikota Mukhlis menyatakan, implementasi dari kegiatan tersebut adalah bagaimana menyusun rencana kerja terkait ketenagakerjaan yang dapat memetakan kebutuhan informasi dan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan ketenaga kerjaan oleh pemerintah daerah.

Dia mengungkap, berdasarkan data BPS Sakernas Agustus 2015 Kota Pariaman, angkatan kerja yang ada sebesar 38.667 jiwa dengan prioritas tamatan SLTA dan Sarjana. Bekerja 36.113 (91.49%) dengan rincian penyerapan pertanian (11,57%), industri (7,91%), bangunan (4,12%), perdagangan (33,14%), angkutan (5.16%) dan jasa (34,99%) serta lainnya (3.08%). Sedangkan angka pengangguran berkisar 8,51%.

Diseminasi tersebut dalam upaya pengenalan program, tugas pokok, kebijakan, visi dan misi pusat terkait ketenagakerjaan di daerah.(Aw/Olp)

Share:

Masyarakat Harus Lebih Peduli kepada Ibu Hamil

BUKITTINGGI,SS-Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Bukittinggi masih relatif tinggi. Jumlah kematian ibu dan bayi itu selama tiga tahun terakhir cenderung meningkat. Untuk menanggulangi masalah itu, Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi melakukan Rapat Koordinasi Akselerasi Lintas Program dan Lintas Sektoral untuk Penurunan AKI dan AKB Kota Bukittinggi pada Kamis (10/11) di Hall Balaikota Bukittinggi. Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi berkesempatan hadir dan Membuka Rapat Koordinasi itu.

Wawako Irwandi dalam sambutannya mengatakan AKI dan AKB merupakan salah satu indikator penting dalam menilai tingkat derajat kesehatan suatu negara. Oleh karena itu pemerintah memerlukan upaya yang sinergis dan terpadu untuk mempercepat penurunan AKI dan AKB di Indonesia. Pembangunan Kesehatan tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat, lintas sektor/ lintas program, instansi terkait, organisasi profesi dan lain-lain. Rapat koordinasi ini menurut Irwandi adalah langkah strategis dalam rangka penurunan angka kematian ibu dan bayi yang sangat penting untuk dilakukan, sebagai bentuk koordinasi yang dibangun Pemko maupun dengan seluruh mitra Pemerintah. Dalam rangka tercapainya Bukittinggi sehat, mandiri, berkualitas dan berkeadilan. Disamping itu juga untuk mensinergikan serta memberi dukungan, peran serta aktif dan kontribusi terhadap program-program pembangunan kesehatan terutama dalam upaya penurunan AKI dan AKB.

Sementara Kepada Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Sofia Dasmauli menyatakan di Bukittinggi tahun 2013 tidak ada kematian ibu, tahun 2014 hanya 1/2407 kelahiran hidup, sedangkan tahun 2015 meningkat drastis menjadi 7/2423 kelahiran hidup dan tahun 2016 sampai bulan September berjumlah 3/1749 kelahiran hidup. Sedangkan kematian bayi tahun 2013 sebanyak 8,40/1000 Kh, tahun 2014 sebanyak 7,90/ 1000 Kh, tahun 2015 naik menjadi 14,40/1000 Kh. Angka ini cukup tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani.

Lebih lanjut Sofia mengatakan, 2/3 penyebab kematian Ibu dan Bayi karena penanganan sebelum melahirkan. Penyebabnya kompetensi petugas kesehatan yang belum optimal, peran tamatan institusi kesehatan seperti Stikes yang belum optimal dan belum siap. Dari sisi ibu hamil sendiri disinyalir masih kurangnya pengetahuan si ibu dari segi gizi dan pemeriksaan kesehatan yang lengkap, kehamilan tidak memperhatikan faktor umur, postur tubuh dan fisik ibu. Ditambah lagi masyarakat sekitar yang kurang peduli akan keberadaan ibu hamil dilingkungannya. Bayangkan saja ada ibu hamil yang meninggal saat melahirkan tapi masyarakat sekitarnya tidak mengetahui kalau yang bersangkutan ternyata sedang hamil. Dan faktor kendala lain lanjut Sofia adalah dana pelayanan kesehatan yang hanya 10 persen dan dirasa belum optimal.

Fasilitas kesehatan di Bukittinggi sudah cukup lengkap demikian juga jumlah tenaga kesehatannya. Tinggal kepedulian masyarakat terhadap keberadaan ibu hamil dan ibu melahirkan dan bayinya. Masyarakat harus lebih peduli dan perhatian terhadap keberadaan ibu hamil di lingkungannya. Kepedulian itu diwujudkan dengan memperhatikan kondisi ibu hamil, peduli dengan kesehatannya, peduli dengan gizinya, peduli dengan persiapan melahirkannya, sigap dan siap menolong jika ada proses kelahiran, siap mendonorkan darahnya bagi ibu melahirkan yang membutuhkan. Sehingga koordinasi yang solid antara masyarakat yang peduli, fasilitas kesehatan yang lengkap dan tenaga kesehatan  yang mumpuni diharapkan menekan angka kematian ibu dan anak di Bukittinggi. Kalau perlu adanya ibu hamil dilingkungan kita dapat menjadi isu utama yang selalu dibicarakan dan dipikirkan setiap hari nya.
Oleh karena itu Sofia mengharapkan lewat Rapat Koordinasi yang menghadirkan Prof. Rizanda Machmud, M.Kes sebagai narasumber itu dapat meningkatkan kompetensi masyarakat, membuat kerjasama dengan organisasi profesi, lembaga pendidikan, stake holder terkait. Ditambah sosialisasi dimedia massa yang menambah ilmu pengetahuan ibu hamil dan masyarakat terhadap penanganan ibu hamil dan melahirkan. (fika/kominfo)
Share:

Peringatan Hari Pahlawan Berlangsung Khidmat dan Lancar

PAYAKUMBUH,SS-Peringatan Hari Pahlawan di Kota Payakumbuh berlangsung di lapangan  Kubu Gadang, Kamis (10/11),  dengan Inspektur Upacara Plt. Walikota Payakumbuh Priadi Syukur, sekaligus membacakan amanat tertulis Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa.

Upacara tersebut berjalan khidmat, tertib dan lancar yang ditandai dengan menaikan bendera merah putih. Diikuti ratusan pelajar, PNS, TNI/Polri dan OKP beserta.  Wakil Ketua DPRD Suparman, Kapolresta Payakumbuh AKBP Kuswoto, bersama anggota Forkopimda lainnya. Kemudian juga hadir, sejumlah anggota DPRD, Sekdako Benni Warlis, Asisten, Staf Ahli Walikota, pimpinan SKPD, Camat, Lurah, kepsek dan para pejuang dan undangan lainnya.

Mensos Khofifah Indar Parawansa mengatakan peringatan hari Pahlawn harus mampu menggali apinya, bukan abunya. Dengan meminjam ungkapan Bung Karno, semangat kepahlawanan itu adalah semangat rela berjuang, berjuang mati-matian dengan penuh idealisme dengan mengutamakan kepentingan umum  diatas kepentingan pribadi.

Lebih jauh dikatakannya tantangan dan persoalan yang kita hadapi saat ini memang berat. Akan tetapi, kita tidak boleh putus pengharapan. Para Pahlawan Kusuma Bangsa mengajarkan pada kita arti penting perjuangan,

ketabahan dan harapan. Bahwa barang siapa yang ingin memiliki mutiara harus kuat menahan nafas, dan berani terjun menyelami samudera sedalam dalamnya, ujar Khofifiah.

Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung didalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwarisi kepada kita semua seperti ; tagwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para Pahlawan Bangsa, pungkasnya.

Setelah membacakan amanat Mensos dimaksud, Plt.Walikota Priadi Syukur, mengajak seluruh Aparatur dan warga kota seyogianya memaknai momentum Hari Pahlawan ini untuk terus berjuang, berkarya mari bersatu bahu membahu mewujudkan payakumbuh yang maju dan sejahtera, ujar Priadi Syukur.

Usai upacara, Plt. Walikota bersama anggota Forkopimda dan pimpinan SKPD Ziarah dan Tabur bunga ke TMP Kusuma Bangsa Jalan Pahlawan,  kemudian tabur bunga di Jembatan Ratapan Ibu di Jalan A.Yani serta Ziarah ke Taman Makam Pejuang 45 Koto Nan Gadang Payakumbuh Utara.(Web)
Share:

Camat Padang Panjang Barat Canangkan KKG PKK KB Kesehatan

PADANG PANJANG,SS – Usai dicanangkannya KKG PKK KB Kesehatan Tingkat Kota Padang Panjang kamis (4/11), maka giliran Kecamatan mencanangkan KKG PKK Kesehatan.

Pada acara pencanangan KKG PKK KB Kesehatan Kecamatan Padang Panjang Barat yang dicanangkan langsung oleh Camat setempat Zulkifli Jumat (4/11), kali ini menghadirkan para lansia yang tergabung dalam program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) Puskesmas Kebun Sikolos.

Mereka diajak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis terkait kadar gula, tekan darah dan diajak untuk melakukan senam prolanis.

Turut hadir pada acara pencanangan tersebut, Kepala Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Padang Panjang Barat, Ketua TP – PKK Kecamatan Padang Panjang Barat, Kepala Puskesmas Kebun Sikolos, para pengurus PKK, kader PKK dan undangan lainnya.

Camat Padang Panjang Barat Zulkifli dalam sambutannya mengatakan hendaknya kader PKK dalam kondisi apapun terus memberikan penyuluhan, pembinaan dan pelayanan kepada keluarga keluarga khususnya dalam menjaga kesehatan, penyuluhan keluarga berencana, pelestarian lingkungan dan pembinaan usaha ekonomi produktif.

“Pemerintah telah memberikan perhatian yang besar untuk meningkatkan aktifitas TP PKK di tengah tengah masyarakat seperti pemberian sarana, prasarana, pembiayaan dan program program pelatihan sampai melibatkan Kader PKK secara aktif , mari kita jaga kepercayaan pemerintah dengan berbuat secara sungguh sungguh tanpa pamrih dan terus melakukan evaluasi dimasa yang akan datang”, katanya

Dalam menyukseskan KKG PKK Kesehatan tahun ini,Ia mengajak pengurus TP PKK bersama kader melakukan monitoring dan pembinaan untuk melakukan langkah langkah seperti mempersiapkan dan memonitor pelaksanaan KKG PKK Kesehatan dengan sebaik baiknya dengan prinsip kebersamaan, keterpaduan dan pelayanan yang berkualitas.

”Hal itu juga termasuk melakukan evaluasi kelemahan tahun yang lalu yang perlu diperbaiki tahun ini dan tahun yang akan datang,” ungkapya.

Kepala Puskesmas Kebun Sikolos Epi Poly mengatakan Prolanis di Puskesmas Kebun Sikolos terbentuk pada tahun 2015 dibulan februari. Prolanis memiliki kepengurusan yang terstuktur serta memiliki program untuk menunjang kesehatan para lansia Prolanis seperti : pemeriksaan kesehatan di puskesmas sesuai kewenangan, senam kesehatan dan hal lainnya (Humas)
Share:

Kapolda Sumbar Datangi Kantor Bupati Padang Pariaman Bersilaturahmi

PARIT MALINTANG,SS-Kapolda Sumatera Barat Brigjen. Pol. Drs. Basaruddin, SH, MH mengadakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban di Padang Pariaman relatif kondusif. Hal ini menandakan adanya rasa kebersamaan antara Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk membangun daerah.

Ia pun mengakui sangat atas sambutan hangat masyarakat Padang Pariaman untuk berbagai informasi dan menjalin silaturahmi.

“Saya sudah dua kali ke Padang Pariaman, Pertama ketika menjadi peserta Lemhanas dan kedua pada hari ini. Kantornya sangat indah,” kata Kapolda Sumbar Basaruddin mengawali sambutannya pada acara tatap muka dan silturahmi dengan Forkopimda dan masyarakat di Aula Kantor Bupati, Parit Malintang, Selasa (8/11).

Dikatakannya bahwa silaturahmi ini rutin digelar untuk menyikapi kondisi bangsa dan sosialisasi arahan Presiden dan Kapolri untuk pemerintahan yang bersih dan transparan. Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo telah membentuk Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar untuk menindak terjadi praktek pungli di jajaran pemerintahan. Selain itu juga Polri berkomitmen dalam menertibkan illegal logging, mining dan fishing.

“Pungli itu menghambat pembangunan. Praktek pungli rawan terjadi pada pengurusan perizinan, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik dan lain sebagainya,” tegas mantan Wakapolda Sumut itu.

Khusus Padang Pariaman, kata Basaruddin, terdapat dua kasus yang cukup tinggi yaitu pelecehan  dan kecelakaan kendaraan lalu lintas. Oleh karena itu ia meminta masyarakat menjaga diri dalam pergaulan dan memakai kelengkapan dalam berkendaraan. 

Pada kesemapatan itu Kapolda Sumbar Basaruddin meminta masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu-isu di media sosial yang disebar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Polda Sumatera Barat, tambahnya, telah mengerahkan tim Cyber Patrol untuk melakukan patroli di dunia maya.

"Untuk mengantisipasi adanya pesan provokatif yang dilakukan pihak tertentu melalui media sosial, kita tetap lakukan patroli di dunia maya bagi akun yang menyebar provokatif," ujar pria kelahiran 25 Mei 1961.

Sementara Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan Polda Sumbar memiliki visi yang sama dalam menjalin silturahmi dengan masyarakat untuk membangun jembatan hati dalam mewujudkan pemerintahan yang baik.

“Bapak Kapolda dan Bapak Bupati sama-sama punya motto tiada hari tanpa silaturahmi,” kata Wabup Suhatri Bur.

Sebelumnya, Suhatri Bur menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Ali Mukhni  karena pada hari ini yang sama ada penandatangan nota kesepakatan dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo terkait penerapan e-Government yang difasilitasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya, Suhatri apresiasi jajaran Polres Padang Pariaman dan Polres Pariaman dimana kedua polres tersebut telah bekerja keras menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di Padang Pariaman, seperti pemberantasan narkoba di tengah masyarakat di mana hampir setiap minggu pelaku ditangkap, pemberantasan pungli, penyelesaian masalah ternak babi di Tanjung Basung, pengamanan demo yg persuasif dan pengamanan Bandara Internasional Minangkabau.

“Sehingga, nyaris hampir tidak pernah daerah ini mengalami gangguan Kamtibmas,” kata mantan Ketua KPU itu.

Acara tatap muka dan siturahmi tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Faisal Arifin, Forkopimda, Camat, Wali Nagari, Ulama dam Tokoh Masyarakat yang mencapai ratusan peserta itu.(tim)
Share:

Polres Pasaman Barat Amankan Kayu Ilegal

SIMPANG EMPAT,SS- Jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengamankan tiga kubik kayu ilegal berbagai jenis di sekitar Gunung Bendera Bulu Laga Jorong Sarasah Talang Sungai Aur, Selasa.

"Benar, tiga kubik kayu itu diamankan dari tersangka, AP (25) yang diduga hasil ilegal loging dan tidak memiliki surat-surat resmi," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Djoko Ananto didampingi Kepala Satuan Reskrim Iptu Farel Haris di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan jenis kayu yang diamankan itu terdiri dari berbagai jenis yaitu belanti merah, rasak dan jenis campuran.

Ia menyebutkan pengungkapan kasus kayu ilegal loging itu berawal dari informasi masyarakat tentang aktifitas pembalakan liar di daerah itu.

Setelah itu pihaknya melakukan penyelidikan dan melakukan pengintaian di dearah itu sesuai laporan masyarakat tersebut.

Setelah melakukan pengintaian kelokasi yang diduga terjadi pembalakan liar maka laporan masyarakat tersebut benar adanya.

"Lokasi pembalakan liar itu cukup jauh dengan medan yang berat. Namun anggota Reskrim dan Polsek tidak menyerah sampai ke lokasi," sebutnya.

Sesampai di lokasi tersebut didapati tumpukan kayu yang diduga kayu hasil ilegal loging. Saat itu juga petugas langsung mengamankan tersangka yang kebetulan berada dilokasi.

"Saat ini tersangka bersama barang buktinya sudah diamankan di Polres Pasaman Barat untuk pemeriksaan lebih jauh,"sebutnya.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 83 huruf a dan b jo pasal 12 huruf e dengan ancaman maksimak lima tahun penjara.

Selain tiga kubik kayu ilegal, pihak Polres juga mengamankan dua mesin sinso untuk digunakan untuk menebang kayu.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini sehingga pelaku yang lebih besar bisa kami ungkap," tegasnya.

Tersangka, AP (25) saat diminta keterangannya mengatakan ia sudah melaksanakan aksi itu selama satu tahun.

"Saya tidak mengetahui lahan itu adalah hutan lindung," katanya.Diberitakan Antara. (*)
Share:

Wabup Atos Pratama melepas Atlit U12 Indonesia Asal Pasaman

PASAMAN,SS- Gilang Nuzul Ramadhan merupakan Satu satunya Alit Sepak Bola U12 Indonesia asal Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman  yang akan bermain di Singapura  dalam rangka Piala Singa CUP yang dilaksanakan  di waktu dekat ini, sebelumya Gilang telah mengikuti seleksi di Cibubur Jakarta selama
satu hari.

 Sebelum keberangkatanya ke  Jakarta, Gilang di dampingi orang tuanya Raimon Andesta yang bekerja sebagai Wali Nagari Pauh Kecamatan Lubuksikaping menemui Wakil Bupati Pasaman Atos Pratama di ruang
kerjanya untuk meminta restu atas keberangkatannya ke Singapura. Pada kesempatan itu Wakil Bupati Pasaman menyampaikan rasa bangga terhadap Gilang yang telah mampu membawa nama Pasaman di even Internasional, hal ini hendaknya bisa diikuti oleh atlit-atlit lain di Pasaman seperti yang diraih oleh Gilang saat ini, Selain itu Wabub juga mengatakan "Bertandinglah dengan semangat yang tinggi, jaga nama baik bangsa dan Pasaman Khususnya.

Pada kesempatan itu Wabup mengapresiasi Keberhasilan Gilang mewakili Pasaman Khususnya dan Indonesia Umumnya dengan memberikan bantuan uang saku untuk Gilang sebesar 1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu rupiah) dan diserahkan langsung kepada Gilang di ruang kerjanya, disaksikan oleh Asisten III Setda Pasaman Asnil M, Kepala Bappeda Pasaman Yosf Arman, Kabag Umum, dan Orang Tua Gilang Sendiri. ( Humas - Karno )
Share:

Kemensos RI Gucurkan Bantuan Ke Canduang Sebanyak Tiga Kali

AGAM,SS-Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), mengucurkan bantuan kepada Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, sebanyak tiga kali berturut-turut mulai 2014 hingga 2016.



Kabid Banjamsos Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaker Trans) Kabupaten Agam Jatirman, Kamis (10/11), mengatakan, bantuan ini sudah bergulir sejak tahun 2014 hingga 2016 dengan jumlah Rp230 juta, untuk meredam konflik ditengah-tengah masyarakat.

Pada 2014, bantuan yang diterima sebesar Rp50 juta dengan program kearifan lokal seperti melestarikan seni budaya. Pada 2015 sebesar Rp130 juta dengan program keserasian sosial seperti membuat dam dan selokan guna mengindari konflik masyarakat untuk mendapatkan air yang dialiri ke sawah.



"Dari dua kali bantuan yang sudah diterima itu, hasilnya sudah dinikmati oleh masyarakat. Kemudian pada 2016, Kecamatan Canduang kembali mendapat bantuan dari Kemensos sebesar Rp50 juta dengan program berketahanan seperti pembuatan gedung pertemuan yang saat ini pekerjaannya sudah mencapai 70 persen," katanya.



Pada 2016, menurutnya, di Provinsi Sumbar hanya dua kecamatan yang mendapatkan bantuan dari Kemensos. Ini membuktikan bahwa pemerintah pusat peduli dengan Kabupaten Agam, sehingga bantuan yang diberikan berturut-turut tiga kali tiap tahunnya.



Lebih lanjut Jatirman mengatakan, Kecamatan Canduang mendapatkan bantuan ini karena kegigihan pihak kecamatan mengajukan proposal pada kabupaten dan kegigihan kabupaten untuk berkoordinasi baik tingkat provinsi maupun pusat.



"Namun kita mengharapkan kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Agam juga bisa mendapatkan bantuan ini," harap Jatirman.



Jatirman menilai, untuk mendapatkan bantuan tersebut perlunya kegigihan kecamatan yang mengusulkan proposal dan kegigihan kabupaten untuk berkoordinasi dengan provinsi dan pusat.



Camat Canduang Indra Baradai, mengucapkan terimakasih kepada pihak Dinsosnaker Trans Agam atas bantuannya untuk mendapatkan bantuan tersebut. Ia merasa bangga, karena Kecamatan Canduang salah satu kecamatan dari dua kecamatan yang mendapatkan bantuan di Provinsi Sumatera Barat.



"Kita akan manfaatkan bantuan ini dengan maksimal, guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Bantuan ini sudah diterima sejak 2014 hingga 2016. Untuk tahun 2014 dan 2015 masyarakat sudah memakai fasilitas dari bantuan Kemensos tersebut," katanya.



Untuk 2016, bantuan yang diterima itu dibangun gedung pertemuan dan pekerjaan sudah mencapai 70 persen dan diharapkan gedung itu secepatnya selesai dikerjakan dan secepatnya pula gedung itu bisa digunakan masyarakat.(Web)
Share:

Alumni Pemda Tanah Datar Silaturrahmi dengan Bupati

TANAH DATAR,SS-Forum alumni Pemda Tanah Datar dari Padang yang dipimpin langsung oleh ketua forum Bahar Adam Sori yang juga biasa dipanggil papi, Rabu (8/11) berkunjung ke Indo Jolito Batusangkar.

Kedatangan rombongan forum alumni Pemda Tanah Datar ini disambut langsung Bupati Tanah Datar H. Irdinansyah Tarmizi dan didampingi oleh Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar M. Fatria, Wakapolres Tanah Datar Kompol I Made Reje dan beberapa Kepala SKPD lainnya.

Bupati Irdinansyah Tarmizi saat menyampaikan sambutannya berjanji akan terus perjuangkan apa yang menjadi cita-ciat para mantan pejabat Tanah Datar ini. "Kami akan terus melanjutkan perjuangan bapak/ibu dalam membangun Kabupaten Tanah Datar, walaupun tantangan ke depan sangat luar biasa seperti narkoba, pekat dan berbagai tantangan lainnya", ujar Irdinansyah.

Ke depan kami bersama Forkompinda akan bersama-sama terus melakukan pembenahan dan perbaikan Tanah Datar ke arah yang lebih baik. Selain itu kami juga akan menggandeng LKAAM, MUI dan Bundo Kandung, ini akan terus kami lakukan demi untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti masuknya berbagai budaya negatif yang berpotensi merusak budaya kita sendiri, tambah Bupati.

Namun demikian kami tetap mengharapkan masukan dari bapak/ibu sekalian sebagai senior kami, karena pengalaman dan ilmu bapak/ibu sekalian masih sangat kami butuhkan. Selain itu bapak/ibu sekalian juga telah lebih dulu berbuat untuk Tanah Datar.

Insy Allah kita akan bangun Tanah Datar ini ke arah lebih baik lagi ke depan walau dengan berbagai keterbatasan dan permasalahan yang semakin kompleks, pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengharapkan agar hubungan tali silaturahmi yang telah terjalin dengan para alumni Pemda Tanah Datar ini dapat terus dipertahankan. Dalam hal ini BKD diharap masih tetap menyimpan data para senior kita yang telah pensiun.

Dari data itu nantinya kita berharap bisa terus menghimpun potensi-potensi kita dari para senior yang sudah barang tentu masih mempunyai keinginan dan semangat untuk terus mengabdi dan membangun Tanah Datar ini walaupun mereka sudah pensiun.

Dari data tersebut saya juga berharap nantinya kita bisa mengumpulkan para senior dalam sebuah ajang silaturahmi, sehingga ini bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua dan saya berharap BKD menjadi leading sektornya.

Dari ajang silaturahmi ini nantinya kita bisa mendapatkan berbagai masukan dan saran-saran dari para senior kita ini untuk untuk Tanah Datar lebih baik lagi.

Sementara itu ketua forum Bahar Adam Sori biasa dipanggil Papi yang juga mantan Ketua DPRD Tanah Datar 2 periode 1984 - 1997 mengatakan bahwa motivasi forum Pemda Tanah Datar untuk datang kesini sangat besar sekali, karena dari dulu sampai sekarang Tanah Datar ini merupakan idola bagi kami.

"Walaupun secara fisik kami tidak bisa membantu lagi namun di dalam do'a kami tetap mendo'akan Tanah Datar lebih baik lagi", katanya.

Selain itu kedatangan rombongan ke Indo Jolito ini menurut Papi selain bersilaturahmi dengan Bupati beserta Forkompinda dan seluruh jajaran Pemda Tanah Datar, juga ingin melaporkan kepada Bupati bahwa kami para pensiunan ini perlu dan membutuhkan perlindungan, untuk itu kami meminta kesediaan bapak Bupati sebagai dewan pelindung organisasi kami yang ada di Padang.

Hal senada juga disampaikan oleh Drs. H. Djufri sebagai dewan penasehat forum silaturahmi alumni Pemda Tanah Datar. Beliau juga mengisahkan bahwa forum ini didirikan sejak tahun 2008 yang lalu sampai sekarang ini berkat buah pemikiran dan gagasan serta perjuangan Alm. Bapak Ikasuma Hamid. Begitu cintanya beliau terhadap Kabupaten Tanah Datar sehingga beliau membentuk forum ini untuk tujuan membangun Tanah Datar kedepan lebih baik. (Humas/hp)
Share:

Wako Ali Yusuf Salurkan CSR BRI

SAWAHLUNTO,SS - Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, Bank Rakyat Indonesia berkewajiban untuk memberikan kontribusi terhadap masyarakat Sawahlunto.

Seperti itu pula yang dilakukan oleh pihak BRI, yang menyalurkan Coorporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat yang digelar di Desa Rantih, Rabu siang (9/11).

Pada kesempatan itu, Yunifaldhy selaku Asisten Manager Pemasaran BRI Cabang Sijunjung, secara langsung menyerahkan bantuan CSR ini kepada Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf sebesar Rp.48.880.000, berupa bantuan satu paket kandang sapi dan bak pengompos yang diberikan kepada Gapoktan Suka Maju Desa Rantih.

Yunifaldhy dalam sambutannya mengatakan bahwa penyaluran CSR ini merupakan bentuk kewajiban dari BRI, untuk membantu masyarakat Sawahlunto.

"Bantuan CSR ini, kiranya bisa memberi manfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di desa Rantih sehingga diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat,”ujarnya

Sementara, Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf menyatakan rasa terima kasihnya terhadap segenap pimpinan dan direksi BRI yang telah menjalankan kewajibannya.

 "Kami sangat senang dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pihak BRI ini, yang turut membantu warga Rantih dalam meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Wako.

Wako juga mengharapkan kepada Gapoktan Suko Maju yang mendapatkan bantuan CSR tersebut untuk dapat memanfaatkan bantuan dengan baik sehingga akan punya nilai manfaat bagi masyarakat.

“Manfaatkan bantuan CSR ini dengan semaksimal mungkin sehingga akan punya nilai tambah sekaligus motivasi bagi peningkatan ekonomi masyarakat,”harap Wako. (humas)
Share:

Bupati solok Buka Acara Semarak Muharram 1438 Hijriyyah

 ARO SUKA,SS-Di SMA 1 Gunung Talang Rabu 26/10/2016  Bupati kabupaten solok H Gusmal SE MM   menbuka acara semarak muharram 1438 Hijriyyah ke 3 tingkat SLTA Sesumatra barat.

Ketua panitia semarak muaram 1438 H Yang ke 3  merupakan bahwa pemuda terpelajar tidak hanya ungul dibidang ilmu pengetahuan tapi pada ilmu agama,'' kepada peserta berlomba dengan sportif . para perserta sudah mendaftar lebih kurang 40 sekolah , ini sudah mengalami peningkatan yang baik dari pada tahun lalu ,''ujarnya.

Menurut kepala sekolah Marlis S.Pd merasa bangga sekali karena seluruh panitia dari acara ini adalah siswa dan siswi , para guru hanya fasilitator , ini adalah salah satu media dalam pengembangan iman dan taqwa pada diri siswa dan siswi ,''tambahnya.

Amanat Bapak Bupati kabupaten solok . Di dalam masa peralihan. maka kita perlu menanamkan ilmu agama pada generasi muda guna menangkal hal-hal negatif . dengan ada  kegiatan  lomba bertema islami  sangat bagus sekali , akan menambah semangat anak kita dalam memahami ilmu agama ,''papar nya

Kepada guru-guru dan orang tua harus waspada terhadap perkembangan zaman dan kemajuan teknologi . untuk selalu mengawasi anak-anak kita karena saat ini dalam  usia labil,'' kepada sekolah-sekolah lain agar dapat mencontoh kegiatan ini dalam rangka memeriahkan tahun baru islam di kabupaten solok ,''ucapnya.(Yon)
Share:

Gelar Pelatihan, Irfendi Harapkan Wirausahawan Berkompetensi

LIMAPULUH KOTA - Setiap tahunnya diperkirakan tidak kurang dari Rp20 milyar uang dari masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota  yang keluar daerah untuk membeli pakaian sekolah anak didik baru. Menyikapi fenomena itu, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota mengadakan pelatihan kewirausahaan.

“Menyikapi banyaknya uang masyarakat buat membeli pakaian sekolah anak yang ke luar dari Kabupaten Limapuluh Kota seperti ke Kota Payakumbuh ataupun Bukittinggi, makanya kita sengaja menggelar pelatihan menjahit pakaian sekolah bagi pemuda di daerah ini,” ungkap Kepala Bidang Pemuda pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Zuhardi, S.Pd kepada wartawan di Gedung Sago Bungsu Tanjung Pati yang menjadi lokasi pelatihan.

Pelatihan keterampilan tersebut, lanjut Zuhardi diikuti oleh 80 orang pemuda asal berbagai nagari yang tersebar di daerah ini. Usai pelatihan, para pemuda tersebut diharapkan bisa membuka usaha menjahit sendiri untuk melayani permintaan pakaian sekolah dari para siswa dan siswi asal kabupaten ini.

“Kita berharap usai pelatihan ini para pemuda yang menjadi peserta pelatihan itu bisa membuka usaha sendiri atau difasilitasi Pemerintah Nagari untuk mendirikan Usaha Milik Nagari dan membuat unit konveksi. Selain untuk membuka lapangan kerja, usaha ini juga akan bisa menghindari generasi muda dari dunia hitam narkoba,” ujar Zuhardi.

Dikatakan, pelatihan menjahit ini berlangsung selama 5 hari mulai Selasa 8 sampai 12 Nopember 2016. Pada hari terakhirnya akan ada study banding ke perusahaan konveksi yang ada di Provinsi Sumatera Barat seperti di Bukitttinggi dan Padang.

Selain pelatihan  menjahit, beberapa bulan sebelumnya juga telah dilakukan pelatihan manajemen wirausaha bagi 50 orang pemuda. Sebagian peserta sudah ada yang berhasil membuka usaha sendiri, salahsatunya usaha membuat bed cover.

Begitu pula tahun sebelumnya, juga telah dilakukan pelatihan pengolahan batu akiak bagi pemuda. Hasilnya, kelompok pengolah batu akiak dari nagari Lubuak Batingkok berhasilnya menembus pasar Amerika, Prancis, Jerman dan Italia.

Pada tempat terpisah Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi kepada wartawan mengatakan sesuai visi dan misinya, Pemkab Limapuluh Kota akan terus berupaya melakukan pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

“Dengan adanya pelatihan tersebut kita berharap pemuda di daerah ini memiliki kompetensi kewirausahaan dan bisa menjadi wirausahawan. Tak kalah pentingnya, diharapkan memiliki kemampuan mendirikan usaha sendiri,” papar Irfendi.

Menyimak peluang yang ada, tentunya para peserta pelatihan nantinya bisa membuka usaha konveksi sendiri di masing-masing nagarinya.

“Kita ingin adanya pelatihan-pelatihan keterampilan buat mengembangkan sumberdaya manusia yang mampu menciptakan kesempatan kerja bagi dirinya maupun orang lain,” tuntas Irfendi. (hendri gunawan)

Share:

Mentawai Tujuan Wisata Selancar Dunia

MENTAWAI,SS – Sebagai daerah tujuan wisata selancar dunia, Mentawai memiliki potensi daya tarik wisata terlengkap. Selain selancar, Mentawai juga memiliki daya tarik lain seperti taman bawah laut, hutan mangrove, pantai pasir putih, cagar biosfer dunia, flora dan fauna endemik, tato tertua di dunia dan keunikan budaya.

Terkait hal itu, Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini telah ditetapkan menjadi destinasi pariwisata nasional melalui PP No. 50 Tahun 2011 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional tahun 2010 sampai 2025. Dimana dalam destinasi tersebut pulau Sipora dan Pagai Utara selatan di tetapkan sebagai Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) sedangkan untuk Pulau Siberut secara khusus dijadikan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Mentawai Desti Seminora saat ditemui diruang kerjanya Rabu, (12/10).

“Mentawai telah ditetapkan sebagai destinasi wisata nasional sesuai dengan PP No. 50 Tahun 2011 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional tahun 2010 sampai 2025. Dimana Pulau Sipora dengan lokasi Mapadegat, Pagai Utara di Silabu dan Pagai Selatan di Desa Silabu di tetapkan sebagai KPPN sementara Pulau Siberut tepat di Teluk Katurei dan Sibuddak Oinan secara khusus dijadikan sebagai KSPN” katanya.

Seiring kawasan pulau Siberut ditetapkan sebagai KSPN, dalam hal ini pemerintah pusat telah menganggarkan untuk penyusunan terhadap rencana induk (master plan) pengembangan KSPN diwilayah Siberut yang kegiatannya akan dilaksanakan Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat sementara Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mentawai sendiri posisinya sebagai pensuport data-data kelengkapan penyusunan master plan.

Lebih lanjut Desti menjelaskan, setelah pemerintah pusat melakukan penyusunan master plan, pihaknya akan menzonasikan batasan-batasan kawasan dan berlanjut pada tahapan pembebasan lahan. Lahan itu sendiri akan tetap ditempati oleh masyarakat karena dalam lahan tersebut akan dikembangkan wisata berbasis masyarakat.

“nanti setelah pemerintah pusat mengeluarkan penyusunan master plan maka kita akan menzonasikan batasan-batasan kawasan dan berlanjut pada tahapan pembebasan lahan yang nantinya akan tetap dimiliki oleh masyarakat” jelasnya.
Pengembangan pariwisata di Pulau Siberut sendiri memiliki daya tarik tersendiri dikarenakan didalamnya potensi pariwisatanya sangat lengkap seperti antara Pulau Siberut dan Pulau Sipora pada selat bunga laut menyimpan 20 spot surfing yang dianggap sebagai wilayah play gon (wilayah bermain surfing favorit).

Selain itu Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Disbudparpora telah menyelesaikan 4 kawasan perencanaan yakni Katurei, Mapadegat yang terkoneksi langsung ke kawasan Jati Tuapejat, Katiet dan Madobak. Dari 4 kawasan tersebut 3 diantaranya yakni Katiet, Mapadegat dan Madobak sudah sampai pada Detail Engineering Desain (DED) artinya kawasan tersebut telah memiliki dokumen kajian perencanaan.

Untuk memantapkan rencana Mentawai sebagai destinasi wisata nasional, pihaknya telah melakukan sosialisasi, penyuluhan agar masyarakat sadar wisata serta telah melakukan pelatihan bagi pemandu wisata. (Nobel)
Share:

Angka Kematian Ibu Di Bukittinggi Relatif Tinggi

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Bukittinggi masih relatif tinggi. Jumlah kematian ibu dan bayi itu selama tiga tahun terakhir cenderung meningkat. Untuk menanggulangi masalah itu, Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi melakukan Rapat Koordinasi Akselerasi Lintas Program dan Lintas Sektoral untuk Penurunan AKI dan AKB Kota Bukittinggi pada Kamis (10/11) di Hall Balaikota Bukittinggi. Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi berkesempatan hadir dan Membuka Rapat Koordinasi itu.

Wawako Irwandi dalam sambutannya mengatakan AKI dan AKB merupakan salah satu indikator penting dalam menilai tingkat derajat kesehatan suatu negara. Oleh karena itu pemerintah memerlukan upaya yang sinergis dan terpadu untuk mempercepat penurunan AKI dan AKB di Indonesia. Pembangunan Kesehatan tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat, lintas sektor/ lintas program, instansi terkait, organisasi profesi dan lain-lain. Rapat koordinasi ini menurut Irwandi adalah langkah strategis dalam rangka penurunan angka kematian ibu dan bayi yang sangat penting untuk dilakukan, sebagai bentuk koordinasi yang dibangun Pemko maupun dengan seluruh mitra Pemerintah. Dalam rangka tercapainya Bukittinggi sehat, mandiri, berkualitas dan berkeadilan. Disamping itu juga untuk mensinergikan serta memberi dukungan, peran serta aktif dan kontribusi terhadap program-program pembangunan kesehatan terutama dalam upaya penurunan AKI dan AKB.

Sementara Kepada Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Sofia Dasmauli menyatakan di Bukittinggi tahun 2013 tidak ada kematian ibu, tahun 2014 hanya 1/2407 kelahiran hidup, sedangkan tahun 2015 meningkat drastis menjadi 7/2423 kelahiran hidup dan tahun 2016 sampai bulan September berjumlah 3/1749 kelahiran hidup. Sedangkan kematian bayi tahun 2013 sebanyak 8,40/1000 Kh, tahun 2014 sebanyak 7,90/ 1000 Kh, tahun 2015 naik menjadi 14,40/1000 Kh. Angka ini cukup tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ini merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani.

Lebih lanjut Sofia mengatakan, 2/3 penyebab kematian Ibu dan Bayi karena penanganan sebelum melahirkan. Penyebabnya kompetensi petugas kesehatan yang belum optimal, peran tamatan institusi kesehatan seperti Stikes yang belum optimal dan belum siap. Dari sisi ibu hamil sendiri disinyalir masih kurangnya pengetahuan si ibu dari segi gizi dan pemeriksaan kesehatan yang lengkap, kehamilan tidak memperhatikan faktor umur, postur tubuh dan fisik ibu. Ditambah lagi masyarakat sekitar yang kurang peduli akan keberadaan ibu hamil dilingkungannya. Bayangkan saja ada ibu hamil yang meninggal saat melahirkan tapi masyarakat sekitarnya tidak mengetahui kalau yang bersangkutan ternyata sedang hamil. Dan faktor kendala lain lanjut Sofia adalah dana pelayanan kesehatan yang hanya 10 persen dan dirasa belum optimal.

Fasilitas kesehatan di Bukittinggi sudah cukup lengkap demikian juga jumlah tenaga kesehatannya. Tinggal kepedulian masyarakat terhadap keberadaan ibu hamil dan ibu melahirkan dan bayinya. Masyarakat harus lebih peduli dan perhatian terhadap keberadaan ibu hamil di lingkungannya. Kepedulian itu diwujudkan dengan memperhatikan kondisi ibu hamil, peduli dengan kesehatannya, peduli dengan gizinya, peduli dengan persiapan melahirkannya, sigap dan siap menolong jika ada proses kelahiran, siap mendonorkan darahnya bagi ibu melahirkan yang membutuhkan. Sehingga koordinasi yang solid antara masyarakat yang peduli, fasilitas kesehatan yang lengkap dan tenaga kesehatan  yang mumpuni diharapkan menekan angka kematian ibu dan anak di Bukittinggi. Kalau perlu adanya ibu hamil dilingkungan kita dapat menjadi isu utama yang selalu dibicarakan dan dipikirkan setiap hari nya.
Oleh karena itu Sofia mengharapkan lewat Rapat Koordinasi yang menghadirkan Prof. Rizanda Machmud, M.Kes sebagai narasumber itu dapat meningkatkan kompetensi masyarakat, membuat kerjasama dengan organisasi profesi, lembaga pendidikan, stake holder terkait. Ditambah sosialisasi dimedia massa yang menambah ilmu pengetahuan ibu hamil dan masyarakat terhadap penanganan ibu hamil dan melahirkan. (fika/kominfo)
Share:

PMI Solsel Gelar Aksi Donor Darah

SOLOK SELATAN,SS-Palang Merah Indonesia (PMI) Solsel gelar aksi donor darah menyambut Hari Pahlawan ke-71 di kantor PMI setempat, Kamis (10/11).

“Aksi Donor Darah ini dilakukan dalam rangka menyambut hari Pahlawan serta untuk memenuhi kebutuhan stok kantong darah yang mulai berkurang di RSUD Solsel,” kata Wakil Ketua PMI Solsel Bidang Penang­gulangan Bencana, Oriza.

Pihaknya berharap kegiatan donor darah ini bisa dilakukan secara berkesinambungan, dan bisa menjadi solusi mengatasi kekurangan darah di RSUD Solsel.  “Kami harap dengan aksi donor darah dari ASN beserta masyarakat umum ini dapat membantu menanggulangi kekurangan darah yang sedang terjadi di RSUD Solsel,” ungkapnya

Ia menambahkan, sampai akhir Desember nanti, PMI Solsel menargetkan mendapatkan 300 kantong darah. “Pada bulan yang lalu kita berhasil mendapatkan 45 kantong darah, dan untuk aksi sosial hari ini, kita targetkan akan mendapatkan 50 kantong darah lagi,” imbuhnya.

PMI, lanjutnya, mempunyai tanggung­jawab untuk memenuhi akan ketersediaan stok darah yang dibutuhkan baik dari kuantitas maupun kualitas. Untuk itu, beberapa cara telah dilakukan untuk me­menuhi kebutuhan stok darah yang terus meningkat.  “PMI secara terus menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menyumbangkan darah secara sukarela, baik itu melalui media cetak maupun media elektronik serta beberapa terobosan,” ungkapnya.(*)


Share:

Wali Kota Padang Serahkan Bibit Warga Kuranji

PDAM Kota Padang Peduli Penghijauan,Wali Kota Padang Serahkan Bibit Warga Guo Kuranji
9:18 AM terobos.com
WALI Kota Padang Mah yeldi Ansharullah Serahkan bibit Penghijauan Kepada Masyarakat Guo Kuranji Kota Padang bentuk kepedulian terhadap Lingkungan dan warga sekitar Intake PDAM secara konsisten terus dijalankan  PDAM Padang.Kepedulian ini dijalankan dengan penuh kebersamaan dengan warga sekitar Intake PDAM. Pada kesempatan  kali ini PDAM dan warga di Guo Ku¬ranji melakukan kegiatan penghijauan dan mengadakan kegiatan kesenian salawat Dulang.


“Dengan bergerak bersama-sama,kita kan dapat memberikan manfaat yang nyata untuk peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kondisi lingkungan kita.” Kata Walikota Paang Mahyeldi Ansharullah saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bibit penghijauan dan pagelaran salawat Dulang, Jum,at (28/10) di Guo Kuranji.
Penyerahan bibit ini merupakan program kelanjutan dari program penghijauan sebelumnya yang  telah dilakukan PDAM Pa-dang bersama masyarakat di daerah aliran Sungai (DAS) Guo Kuranji. Kali ini bibit tanaman  ditambah sebanyak 1.070 batang lagi yakni dalam bentuk bibit pohon manggis dan asam kesturi.


Bibit-bibit tersebut diserahkan kepada masyarakat. Sementara proses penanamanya diserahkan kepada warga sekitarnya. PDAM Padang turun melakukan aksi gotong royong dengan masyarakat setempat. Suasana penuh kekeluargaan terlihat dalam acara gotong royong tersebut. Setelah aksi penghijauan yang berlangsung dengan semangat gotong royong, pada malam harinya PDAM Padang dan masyarakat menggelar acara malam kesenian salawat Dulang.Acara yang sangat dipujikan Walikota Padang ini berlangsung hingga Sabtu (29/10).

“Suasana Penuh kekeluargaan dan humanis ini hendaknya perlu kita pertahankan terus ,akan banyak manfaat dari hal-hal yang penuh kekeluargaan ini,”kata Walikoa Padang.

“Ini adalah sebgai bentuk kepedulian kita kepada masyarakat,khususnya saudar-saudara kita disekitar lokasi intake PDAM.Selain melakukan aksi penghijauan kita juga selalu menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta berupaya secara optimal agar saudara kita dapat menjadi lebih sejahtera.Kita tak berharap ada warga sekitar intake PDAM hidup berkekurangan,”Kata Dirut PDAM Padang Ir.Muswendri Evytes pada kesempatan tersebut.

Khusus pada program peningkatan ekonomi masyarakat disekitar lokasi intake PDAM, Menurut Dirut yang cukup Familiar ini semua akan sejalan dengan program pemko Padang juga. Saat ini,lanutnya PDAM juga telah memfasilitasi kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pada masyarakat tentang pentingnya manfaat koperasi terutama kepada masyarakat sekitar Guo Kuranji.

“Selain kegiatan kemanusian kita juga melakukan kegiatan membina warga disini untuk dapat pula membentuk koperasi dalam menyokong tingkat perekonomian mereka. Kita telah programkan agar warga Guo kuranji menjadi percontohan terkait pembinaan secara menyeluruh yang kita lakukan ini,”kata Muswendri lagi.

Selsin kegiatan yang sangat didukung dan dipujikan Walikota Padang in, PDAM Padang juga turut membantu komunitas warga sekitar Guo Kuranji dalam berbagai acara dan program kegiatan mereka seperti bantuan untuk komunitas Bambu dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Semua diharapkan bermuara kepada peningkatan kesejahteraan warga sekitar Guo Kuranji. (*)
Share:

Bank Nagari Siapkan 1,5 M Untuk Pelaku Usaha

DHAMASRAYA,SS-"Kami Dukung Sepenuhnya Dharmasraya Sentra Perikanan",Lama tak bergema, sektor perikanan kembali menggeliat. Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang langsung manjagokan sektor perikanan tatkala bertemu dengan para pelaku usaha perikanan dan para petugas yang yang diamanahi membina usaha perikanan di Embung Ampang Kamang, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung beberapa waktu lalu. Malah si raja muda itu menggandeng serta Bank Nagari Cabang Pulau Punjung. Pasalnya dalam pengembangan sebuah usaha, dapat dipastikan butuh modal segar untuk memulainya.


Bank Nagari Cabang Pulau Punjung tampaknya memberi dukungan penuh atas gagasan bupati membangkit sektor perikanan. Menurut Kepala Bank Nagari Cabang Pulau Punjung, Tasman, SE, pihaknya siap memberi dukungan permodalan bagi para pelaku usaha perikanan. Untuk keperluan permodalan bagi pelaku usaha perikanan, Bank Nagari Cabang Pulau Punjung menyediakan skim kredit KUR. "KUR ini sangat cocok dengan karakteristik usaha perikanan. Angsuran ringan dan bunga rendah," jelas Tasman. Untuk tahap pertama, Tasman menyediakan Rp. 1,5 Miliar guna untuk permodalan usaha perikanan dan sejenisnya. Jika masih kurang, pihaknya masih akan menambah sampai kebutuhan modal yang sesungguhnya bisa terpenuhi.

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan memberi apresiasi terhadap kesiapan Bank Nagari dalam mendukung usaha perikanan. Agar usaha perikanan benar benar bisa berkembang dan kreditnya bisa kembali, bupati termuda Indonesia itu menginstruksikan kepada jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan agar dapat menggerakkan masyarakat membuka usaha perikanan, membimbing secara teknis dan mencarikan solusi masalah pemasarannya. "Ajak Dinas Koperindag dan UMKM untuk melakukan pembinaan terutama masalah pemasaran dan pengolahannya," ujar kader PDI-P ini.(*)
Share:

Pemerintah Sijunjung Kerja Sama Dengan Universitas Andalas

SIJUNJUNG,SS-Guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sijunjung menjalin kerjasama dengan Universitas Andalas (Unand) Padang dalam beberapa kegiatan. Kerjasama yang dituangkan dalam bentuk kesepakatan/perjanjian bersama (MoU), ditandatangani di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa (8/11).

Kesepakatan bersama antara pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung dengan Unand tentang optimalisasi pelaksanaan program Pemkab Sijunjung dan peningkatan peran serta perguruan tinggi, ditandatangani oleh Bupati Sijunjung Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo dengan rektor Unand, Tafdil Husni.

Sedangkan perjanjian kerjasama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand tentang pengembangan nagari/desa siaga aktif dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sijunjung, ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Edwin Suprayogi dengan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unand, Defriman Jafri.

Sementara perjanjian kerjasama antara Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung dengan Fakultas Peternakan Unand tentang penyelenggaraan percepatan pengembangan peternakan di Kabupaten Sijunjung, ditandatangani oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Yulizar dengan Dekan Fakultas Peternakan Unand, James Hellyward.

Acara penandatanganan kesepakatan bersama yang berlangsung akrab penuh kekeluargaan ini, dihadiri kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kepala bagian (Kabag) dan sejumlah walinagari.

 “Kerjasama yang dijalin Pemkab Sijunjung dengan Unand, tujuannya utamanya adalah meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Supaya tujuan tercapai, tentunya kita semua berharap kesepakatan yang ditandatangani terlaksana sebagaimana mestinya,” kata Bupati Yuswir Arifin.

Sebetulnya, selama ini cukup banyak kerjasama yang dilakukan Pemkab Sijunjung dengan Unand Padang, namun yang dituangkan dalam bentuk kesepakatan/perjanjian bersama  dan ditandatangani, baru kerjasama tentang optimalisasi pelaksanaan program dan peningkatan peran serta perguruan tinggi, tentang pengembangan nagari/desa siaga aktif dalam rangka peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta kerjasama tentang penyelenggaraan percepatan pengembangan peternakan.

 “Karena itu, kalau selama ini kerjasama yang dilakukan terlaksana dengan baik, pelaksanaan kerjasama yang disepakati dan ditandatangani ini  tentunya lebih baik lagi serta mencapai sasaran, harapan dan tujuan, yaitu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati Yuswir Arifin.

Rektor Unand, Tafdil Husni mengatakan, kesepakatan/perjanjian bersama yang ditandatangani, adalah sebagai landasan hukum dalam menjalin kerjasama antara Pemkab Sijunjung dengan Unand Padang.

Karena tujuannya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, ke depan bentuk kerjasama bisa diperluas, seperti bidang pendidikan, pengembangan desa dan bidang lainnya. (Nas)


Share:

Pesisir Selatan Raih juara I Peduli Wisata Awards 2016

PESSEL,SS-November 2016-- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, berhasil meraih juara I Peduli Wisata Awards 2016 untuk Kategori The Best Achievement.

Penghargaan tersebut langsung diterima Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, yang diserahkan oleh Plt. Kadis Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga Prov.Sumbar Didit P Santoso, Kamis (10/11) di UPI Convention Centre Padang.

Ini bukti keseriusan kita Pemkab Pesisir Selatan dalam memajukan pariwisata. Jadi penghargaan tersebut buah karya masyarakat Pesisir Selatan, ujar Hendrajoni.

Terakhir ini kita jadikan pemacu semangat, terus melakukan perubahan dari semua aspek untuk mendukung dan menunjang perkembangan pariwisata di Pessel. (01)
Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.