• Pemda Tanah Datar Gelar Apel Nusantara Bersatu

    TANAH DATAR-Pemda Tanah Datar gelar Apel Nusantara Bersatu , Rabu (30/11) di lapangan Cindua Mato Batusangkar. Apel Nusantara Bersatu yang juga digelar serentak di seluruh Indonesia tersebut di Kabupaten Tanah Datar diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemda Tanah Datar, TNI, Polri, Pemuda, tokoh lintas agama serta veteran dan pelajar. Apel Nusantara Bersatu dilaksanakan dalam rangkaian upacara Peringatan Hari KOPRI ke 45, HUT PGRI ke 71 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52.

    Bupati Tanah Datar H. Irdinansya Tarmizi dalam orasinya menyampaikan bahwa apel ini bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan kita di Kabupaten Tanah Datar melalui rapat kilat bersama Forkompinda mewajibkan kepada Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri untuk memakai pita merah putih dilengan kanannya selama 3 hari sampai Jum’at 2 Desember 2016.

    “Langkah ini kita ambil dalam rangka upaya menumbuhkembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan menularkannya kepada seluruh lapisan masyarakat” ungkap Irdinansyah.

    Orasi persatuan dan kesatuan juga diikrarkan dihadapan seluruh peserta apel oleh ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Sekum MUI Tanah Datar Afrizon, dan Wakapolres Tanah Datar Kompol I Made Reje.

    Sementara itu Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Nandang Dimyati dalam sambutannya mengajak seluruh peserta apel untuk terus mengobarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Sejarah membuktikan bangsa Indonesia merdeka bukan karena satu suku saja atau satu agama saja, melainkan kemerdekan dapat kita raih berkat bersatunya seluruh bangsa Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu suku dan dari berbagai agama yang ada.

    “TNI adalah prajurit ksatria yang mempunyai tugas untuk menjaga dan mempertahankan NKRI, namun tanpa bantuan seluruh masyarakat Indonesia ini tidak akan terwujut. Untuk itu mari bersama satukan tekad untuk bersatunya bangsa kita yang besar ini, jangan sampai kita mau diadu domba oleh pihak-pihak luar yang menginginkan kita berpecah” kata Nandang bersemangat. (humas/hp)