• DPRD Kota padang,Masyarakat Keluhkan Lampu Penerangan Jalan

    PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang anjurkan Dinas Pekerjaan Umum Tentang lampu penernagan Jalan, selama ini masih banyak dikeluhkan masyarakat. DPRD Kota Padang meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) memperhatikan kelayakan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Padang. Sebab, PJU di sejumlah ruas jalan terlihat rusak dan tidak terawat.

    Ketua DPRD Padang, Erisman menegaskan, PJU merupakan hak masyarakat dan mesti dipenuhi oleh pemerintah kota karena telah dipungut (PPJ). Jangan sampai kewajiban masyarakat ditagih sementara hak mereka terkesan terabaikan. "Selain itu, untuk menjaga PJU yang sudah ada, masyarakat diminta untuk tidak mempreteli kabel-kabel lampu. Kami mengharapkan masyarakat sama-sama menjaganya," kata Erisman.

    Sementara anggota Komisi III DPRD Kota Padang , "Iswanto Kwara mengatakan, memang banyak keluhan masyarakat mengenai PJU ini, namun selama ini ia nilai dari pihak PU kurang tanggap dengan hal itu, dengan alasan keterbatasan anggaran, " ujarnya, Senin (20/11).

    Menurutnya bila disinergikan dengan pengembangan wisata Kota Padang, tentu penerangan di kawasan wisata harus masuk dalam program prioritas. Dinas PU sebaiknya tidak hanya terpaku pada program betonisasi semata.
    Dinas PU harus bisa profesional dan totalitas, jangan hanya betonisasi, drainase saja, tapi PJU harus diperhatikan pula.

    Memang pengaspalan dan betonisasi itu harus, dan DPRD mendukung kinerja pemko dalam merealisasikan target betonisasi hingga akhir 2016 ini. Namun, kebutuhan warga kota tidak hanya pengaspalan atau betonisasi saja, penerangan jalan juga penting guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, tindak kriminal atau menjadi tempat ajang mesum bagi anak- anak muda.

    "Lambannya upaya perbaikan lampu jalan oleh Dinas PU Padang diakui Politisi PDIP tersebut. Bahkan, pengakuannya, dirinya pernah meminta satu unit lampu jalan untuk warga kota. Tiang sudah ada, tinggal melakukan pengecekan apakah lampu yang rusak dan harus diganti atau bagaimana. Namun, belum direalisasikan sampai saat ini. Jangan setelah ada kecelakaan atau hal yang tak di inginkan baru dilakukan perbaikan," tuturnya.

    Lebihlanjut katanya, berbicara kota secara keseluruhan masih kurang, ia menilai dinas terkait melakukan perawatan PJU ketika ada kegiatan kegiatan besar saja. Salah satunya saat ini dikawasan jembatan Siti Nurbaya. Memang saat ini sudah terlihat lampu- lampu di jembatan tersebut sudah hidup kembali. 

    Namun hal itu dinilai karena akan adanya agenda besar pemerintah kota dengan adanya kunjungan dari Asia Tenggara bertepatan juga dengan Festival Ekonomi dan Budaya Antar Bangsa 2016,Investasi Malindo MBCC Asia di Kota Padang, Desember 2016 depan.
    "Ia mengharapkan, perawatan lampu jalan harus terus dilakukan. Karena diketahui pada setiap pembayaran rekening listrik dari masyarakat kan sudah sekalian telah dipungut Pajak Penerangan Jalan (PPJ) setiap kali membayar tagihan listrik. Untuk itu masyarakat harus mendapat umpan balik (feedback), artinya dari masyarakat uangnya ada, ya kan?. " ungkapnya.

    Ketua Komisi III Dprd Kota Padang, Helmi Moesim juga memaparkan hal serupa. Penerangan jalan belum maksimal. Dinas PU sudah meminta dukungan penganggaran pada DPRD Padang. Selaku ketua komisi bidang pembangunan, pihaknya menyepakati untuk menganggarkan di tahun depan. Diakuinya, penerangan harus segera diwujudkan. "Penerangan jalan belum sempurna,"ungkap politisi Golkar itu.(Baim)