Header Ads

  • Breaking News

    Bank Nagari Launching KUR,Resmi Dibuka Gubenur Sumbar

    Gubenur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno Resmi Membuka Kredit Usaha Rakayat (KUR) Yang dilaksanakan Bank Nagari sosialisasi dan peluncuran (launching) Kredit Usaha Rakyat (KUR), Senin (1/11) di Padang. Penyaluran KUR diyakni dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Sumbar. 

    hal itu disampaika Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno, sekaligus yang membuka kegiatan yang dihadiri Plh. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar Bob Hasfian, Dirut Bank Nagari Dedy Ihsan, Ketua Komisi III DPRD Sumbar Iswandi Latif, serta para pimpinan Dinas Koperasi dan UKM dari seluruh kabupaten dan kota, serta pemimpin cabang Bank Nagari, di Hotel Kyriad Bumiminang, menyatakan apresiasinya kepada Bank Nagari sebagai bank penyalur KUR.
    “KUR telah terbukti membantu ekonomi masyarakat, seperti sektor pertanian, usaha mikro dan kecil,” katanya.

    Dalam penyaluran KUR, pihak Bank Nagari harus profesional memberikan layanan KUR, sebaliknya masyarakat juga harus memenuhi seluruh persyaratan agar dapat menikmati KUR.
    Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hendri, menyebutkan ketika Bank Nagari ditunjuk sebagai Bank Pelaksana KUR pada tahun 2010 hingga 2014, akumulasi plafond KUR yang pernah disalurkan mencapai Rp 2,1 triliun dan debitur sebanyak 55. 763.

    “Kemudian sejak tahun 2015 Bank Nagari belum ditunjuk oleh pemerintah sebagai Bank Penyalur KUR sehingga KUR di Sumbar lebih banyak diakses oleh sejumlah Bank BUMN. Belum ditunjuknya Bank Nagari sebagai Bank Penyalur KUR tersebut, sangat mempengaruhi akselerasi penyaluran kredit Bank Nagari kepada UMKM. Dimana jumlah debitur KUR Bank Nagari yang pada bulan Desember 2014 sebanyak 25.727 orang menurun signifikan menjadi 14.345 orang pada Desember 2015, baik karena KUR tersebut lunas atau karena pindah ke Bank lain. 

    Menyikapi kondisi ini, maka Bank Nagari berupaya keras  memenuhi persyaratan untuk ditunjuk kembali sebagai Bank Pelaksana KUR. Setelah melalui proses yang cukup panjang maka akhirnya pemerintah menyetujui Bank Nagari sebagai Bank Penyalur KUR tahun 2016, namun sektor usaha yang dapat dibiayai untuk sementara dibatasi dulu kepada sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Target penyaluran pada tahun 2016 ini adalah sebesar Rp 100 miliar, yang terdiri dari Rp 25 miliar untuk KUR mikro dan Rp 75 miliar untuk KUR Ritel.

    Mengingat sektor KUR Bank Nagari dikhususkan untuk sementara hanya sektor pertanian (termasuk perkebunan dan kehutanan), peternakan dan perikanan, maka Bank Nagari sangat memerlukan sinergisitas dengan pihak-pihak terkait serta dilakukannya penyebaran informasi dan edukasi.
    Sosialisasi untuk tahap awal ini dilakukan kepada Dinas/SKPD yang membawahi urusan Koperasi & UMKM, pertanian, perkebunan, kehuta¬nan peternakan dan perikanan di Provinsi, Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat.

    “Mudah-mudahan acara ini dapat memberikan manfaat bagi Bank Nagari dan pihak yang terkait sehingga KUR Bank Nagari ini dapat mengambil peran yang berarti dalam peningkatan ekonomi daerah, peningkatan taraf hidup masyarakat dan pengenta-san kemiskinan,” harapnya.

    Sementara itu Bob Hasfian, Plh. Kepala OJK Sumbar, adanya KUR bagi sektor UMKM dapat membantu penyediaan pembiayaan yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha. Sedangkan bagi pemerintah, guna percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM dalam rangka penanggulangan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, serta pertumbuhan ekonomi.(*)

    OLAHRAGA

    Post Bottom Ad

    ad728