Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ November 2016 ~ Sorot Sumatera

Gebu Minang Sudah Memasuki Umur 27 Tahun

TEROBOS—Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) saat ini sudah memasuki usia 27 tahun. Dalam usia yag cukup lama itu Gebu Minang berhasil mencetuskan ide-ide kreatif dan mendirikan beberapa gerakan ekonomi serta menerbitkan buku-buku yang bersyariatkan adat basandi syarak-syarak basandi kitabullah yang diyakini sebagai kitab urang Minangkabau.

Dalam perjalanannya, Gebu Minang berhasil melaksanakan musyawarah besar (mubes). Mubes diyakini akan lebih memudahkan Gebu Minang untuk melihat proses lahir, tumbuh, dan berkembangnya Gebu Minang dari masa ke masa yang dijadwalkan lima tahun sekali.
Mubes yang dijadwalkan pada tanggal 23 s.d 25 Desember 2016 besok bertemakan “Menguatkan Gebu Minangkabau Untuk Keutuhan NKRI”. Secara ringkas Gebu Minang akan mengevaluasi hal-hal fundamental apa yang telah dilakukan dari masa ke masa, dan apa yang harus dilakukan ke depannya untuk keutuhan NKRI.

Ketua Umum Gebu Minang Ir. H. R. Ermansyah Jamin menyampaikan, dalam waktu dekat ini, Gebu Minang akan melaksanakan mubes sekaligus merayakan hari ulang tahunnya yang ke 27 tahun, acara ini digelar sebagai refleksi dan evaluasi bagi Gebu Minang untuk bekerja ke depannya. Untuk itu, kami meminta dukungan semua pihak agar ikut serta dalam mensukseskan mubes ini.

“Kami meminta kepada semua pihak, khususnya orang minang agar ikut serta dan mendukung mubes ini dalam mencetuskan ide-ide kreatif untuk masyarakat minang,” katanya, Selasa (29/11).
Ermansyah Jamin menambahkan, berkat dukungan masyarakat minang, sampai saat ini Gebu Minang berhasil mendirikan rumah zakat, bantuan biaya pendidikan beasiswa di UI, UNAND, UIN Syarif Hidayattullah. Selain itu, Gebu Minang juga sering melakukan sosialisasi ABS-SBK, dan mencetuskan wisata halal Sumatera Barat. (Ss)
Share:

Porprov Sumbar,Atlet Kota Padang Bertabur Medali Ungguli Kabupaten dan Kota Di Sumbar

PADANG - Dalam penutupan Porprov XIV  2016, Selasa 29 November 2016 yang dilaksanakan di di Stadion GOR H. Agus Salim. Kota Padang mendominasi perolehan medali dengan raihan 206 medali emas,134 perak dan 139 perunggu. Padang juga menjuarai 12 cabang olahraga yang diperlombakan dan sukses meraih sebagai juara umum dalam helatan iven bergensi selakali dalam dua tahun tersebut.

Porprov XIV di Padang yang digelar sejak 19 November lalu resmi ditutup Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit sekitar pukul 15.00 Wib dan sekaligus dilakukan penyerahan bendara Komite Olahraga Nasional lndonesi(KONI) Sumatera Barat dari tuan rumah Porprov Sumbar XIV-2016 ke Kabupaten Padang Pariaman sebagai tuan rumah Porprov Sumbar XV-2018.

Pada hasil akhir Porprov XIV 2016 yang diumumkan dalam penutupan jelang waktu Magrib itu, Kota Padang selaku tuan rumah Porprov Sumbar XIV-2016 meraih juara umum dengan total 206 medali emas,134 perak dan 139 perunggu keluar sebagai juara umum
Sementara di posisi kedua ditempati Kota Bukittinggi dengan perolehan medali 67 emas, 80 perak dan 63 perunggu. Sedangkan, di posisi ketiga diraih Kabupaten Agam dengan perolehan 62 emas, 59 perak dan 63 perunggu.

Untuk posisi ke – 4,5,6,7,8,9 dan 10 diikuti masing-masing secara berurutan oleh kabupaten Limapuluh kota, Padangpariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Sawahlunto, Tanah Datar, dan Payakumbuh.

Pada kesempatan itu, panitia juga mengumumkan pemenang tim rantau terbaik I yang diraih oleh Kabupaten Agam dan terbaik II diraih Pesisir Selatan.
Dalam upacara penutupan itu Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terimakasih kepada seluruh atlet Kota Padang, karena telah membawa kota ini kembali menjadi juara  umum. “Prestasi sebagai juara umum ini adalah hadiah terbesar bagi kami Pemerintah Kota Padang,” ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan, menjalankan iven ini bukanlah hal yang mudah bagi pihaknya, banyak kendala dari yang teknis hingga non-teknis telah dilalui bersama-sama demi kelancaran even ini. "Apa pun yang menjadi kekurangan yang terjadi dalam penyelenggaran ini kami ucapkan maaf, dan kekurangan tersebut akan menjadi catatan khusus bagi kami untuk proses iven pada kabupaten/kota berikutnya," ujarnya.

Ia menambahkan, semangat sportifitas olahraga akan tertanam di hati masyarakat pada umumnya, dan pihaknya sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih selama berjalannya even ini. "Bagi atlet yang kurang beruntung jangan patah semangat karena tidak ada prestasi tanpa usaha dan kerja keras," pungkasnya.

Selanjutnya, Pemerintah Kota juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam mensukseskan agenda besar tingkat provinsi ini. Dukungan dari berbagai pihak tersebut pun, telah menjadi penyokong utama suksesnya acara ini. Adapun kendala -kendala selama penyelenggaraan Porprov telah coba diurai oleh Pemerintah Kota Padang.

Lebihlanjut tutur walikota, atas nama Pemerintah Kota Padang, ia memohon maaf yang sedalam dalamnya jika selama penyelenggaraan ada berbagai kekurangan. “Porprov memang  telah berakhir. Namun, ia yakin semangat sportifitas olahraga harus dijaga,” tuturnya.

Di tempat yang sama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan, untuk Porprov selanjutnya di tahun 2018 nanti, akan diselenggarakan di Kabupaten Padangpariaman.
“Dari evaluasi Kota Padang yang mampu meraih 50 persen dari jumlah total medali emas yang diperbutkan, kabupaten /kota terbaik punya sarana prasarana olahraga. Untuk itu ke depan, kabupaten/kota diharapkan menyediakan sarana dan prasarana untuk berlatih. “Kita akan terus evaluasi hal ini,”sebut Nasrul Abit.

"Penyelengggaraan Porprov ke-XV nantinya di Padangpariaman akan menjadi gerbang persiapan untuk menghadapi PON di Papua 4 tahun mendatang. Atlet yang terbaik akan dibawa ke PON. Ia meminta pengurus cabang olahraga untuk berbenah. Sehingga tahun 2020 Sumbar benar-benar siap menghadapi PON di Papua, " ungkapnya.

Terlihat pada upacara penutupan juga berlansung dimeriahkan dengan senam gemu famire (senam Maumere) oleh personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang. Sekitar 30 personil Satpol PP tampil ciamik dengan gaya dan gerak mereka sendiri. Juga tak kalah menariknya pada penutupan itu juga dimeriahkan dengan tarian piring dengan penampilan tarian piring sekaligus menginjang tumpukan beling/ pecahan kaca.

Penutupan dilanjutkan dengan  penurunan bendera Porprov XIV, dan penyerahan bendera Porprov Sumbar dari Walikota Padang kepada Ketua Umum KONI Sumbar untuk selanjutnya diserahkan kepada tuan rumah Porprov Kabupaten Padangpariaman.(***) Perolehan medali kota Padang ini jauh mengungguli 17 kabupaten dan kota lainnya seperti Kabupaten Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, yang berada di tujuh besar.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang Agus Suardi, di Padang, Rabu menyebutkan perolehan 47 emas pada hari keempat ini sebagian besar didapat dari cabang senam artistik sebanyak sembilan emas.

Pada final yang dihelat di GOR Semen Padang hampir semua nomor artistik putra dan putri, baik beregu dan tunggal diraih oleh atlet kota Padang.

Termasuk ke dalamnya atlet yang menjadi andalan cabang senam di PON Jabar lalu Rino Effendi dan Puja Savitri ikut menyumbangkan medali emas lewat nomor palang tunggal dan lantai.

"Selain senam, cabang biliar, atletik, Dayung, angkat berat ikut menambah pundi medali emas kota Padang," tambahnya.

Dia optimis pada hari-hari berikutnya kontingen Padang kembali menambah perbendaharaan medali emas sebagai modal mempertahankan gelar juara umum yang diraih di Porprov Dharmasraya pada 2014 lalu.

"Kami diuntungkan dengan banyaknya atlet ikut PON dan kejuaraan nasional selain juga dukungan dari penonton tuan rumah," kata dia.

Nada optimis juga disampaikan Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah yang berharap Padang dapat mempertahankan juara umum sekaligus menjadi tuan rumah terbaik Porprov Sumbar.

Bukan hanya itu, dia juga berharap dari Porprov ini akan muncul bibit atlet berbakat yang selanjutnya berkembang jadi atlet berprestasi nasional bahkan internasional.

"Sudah banyak yang lahir dari Porprov termasuk para peraih medali emas di PON, diharapkan akan kembali muncul bibit baru yang mengisi tim Sumbar di masa mendatang," ujarnya. (*)

Share:

Porprov, Komisi IV DPRD Kota Padang janjikan Atlet Kemifan Padang Panjang

PADANG-Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Iswandi Mucthar sambangi lokasi pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat, di Aula Kampus ATI Padang, pada Minggu 27 November 2016. saat kunjungan Iswandi menyaksikan lansung Atlet Kota Padang yang sedang bertanding pada Kategori Laga, Cabor Silat ini.  

"Kunjungan ini dalam rangka memberikan semangat kepada Atlet kita dari Kontingen Kota Padang yang sedang berlaga di Pekan Olahraga Provinsi ini, kita tadi melihat Atlet yang bertanding pada kategori laga ini cukup tangguh dan mempunyai semangat yang tinggi," papar Iswandi Mucthar kepada Kabarnagari.com di Aula Kampus ATI Padang, padang 27 November 2016. 

Dikatakannya, bahwa Atlet yang ikut berlaga pada Cabor Silat ini dapat lolos kedalam babak Final dan membawa medali emas untuk Kota Padang, maka dari pada itu ia mengharapkan kepada Atlet Silat Kota Padang, agar selalu menjaga staminanya dalam bertanding, menjaga asupan makanan yang baik, serta waktu istrirahat.

"Kami berharap kepada Official dan Juga Atlet agar bisa menjaga makan, dan istirahat, agar nantinya kondisi dalam bertanding mendapatkan stamina yang baik,"kata Iswandi. 
Kemudian, ia juga tidak lupa mengingatkan kepada Atlet Kota Padang, agar tidak lupa berdo'a ketika mereka akan mengikuti pertandingan, serta juga ia meminta kepada Atlet agar selalu betul-betul fokus, serius, bagaimana memikirkan pertandingan dalam mengukuti laga. 

Sementara itu, Wakil Rakyat dari partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjanjikan, kalau para Atlet nantinya bisa menang dalam bertanding, maka ia berjanji akan mengadakan sukuran di Mifan Padang Panjang, bermalam disana dan semuanya ditanggung oleh dirinya dan pengurus IPSI Kota Padang, karena ia juga merupakan bagian dari IPSI. 

"Kami menjanjikan, kalau Kontingen Silat Kota Padang menang, kami akan mengajak mereka jalan-jalan ke Mifan Padangpanjang, dan bermalam disana dengan berbagai hiburan,"kata Iswandi.(8)
Share:

Porprov Sumabar, Olaraga Silat Terus Berjuangan Perbutkan Medali

PADANG-Pertarungan dicabang Olahraga Silat terus menas sampai hari ini, Atlet yang berlaga pada cabor ini terus berjuang dalam meraih medali, dan membawa harum daerahnya pada Pekan Olahraga Sumatera Barat (Porprov Sumbar) kali ini. Padang 24 November 2016.

"Para Atlet terus berjuang, aksi mereka saat berlaga pada Kategori laga di cabor silat ini tampak pada saat mereka bertarung,"hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pelaksana cabang olahraga Silat Effendi Rasyid kepada Kabarnagari saat ditemui dilokasi pertandingan AULA kampus Politeknik ATI Padang.

Disampaikannya, untuk kategori laga ini memang diakuinya waktu yang dipakai dalam melakukan seleksi agak sedikit lama, hal tersebut dikarenakan jumlah Atlet yang ikut laga dari Kabupaten Kota di Sumatera Barat banyak.

"Memang waktu dalam sekali pertandingan yang terdiri dari tiga babak tersebut cuma 3 menit, akan tetapi yang mengikuti laga lumayan banyak,"ungkap Effendi Rasyid.

Dikatakan Effendi, ia sangat memberikan Apresiasi terhadap semangat para Atlet muda Silat yang bekopetisi pada Porprov ini, semangat yang dikeluarkan atlet sangat tinggi, walau dipertarungan diatas ring ada sedikir inside cidera, namun hal tersebut cepat ditangani oleh pihak panitia.

"Ya, seperti tadi dari Atlet silat pasaman mengalami cidera saat melakukan laga pertama dengan Kabupaten sijunjung, akan tetapi kita sesegera mungkin menangani permasalahan tersebut,"ungkap Effendi.

Ia berharap, para Atlet terus berusaha dan semangat dalam bertanding di Porprov Sumbar  serta membawa harum nama daerahnya, kemudian Wakil Ketua pelaksana ini juga mengharapkan, setiap atlet, juri, serta wasit saat laga, agar tetap sportif dalam melakukan penilaian ataupun bertanding, harapnya.

Dikatakannya, untuk Semi final cabor silat, ia mengatakan bahwa kemuingkinan akan berlansung pada sabtu nanti, sekarang ini para Atlet sedang melakukan tahap seleksi sampai nantinya tanggal 26 nantinya, ungkapnya.(*)
Share:

Porprov Sumabar,Nilmaizar Dukung Atlet Kampung Halaman

PADANG- Pelatih Kepala Semen Padang FC, Nilmaizar tidak pernah lupa dengan tanah kelahirannya, Kota Payakumbuh.

Meski berdomisili dan bekerja di Kota Padang, namun setiap ada atlet Payakumbuh berlaga di Padang, mantan pemain Timnas garuda itu selalu datang dan memberikan dukungan.

Sebelumnya, Nil selalu datang menyaksikan tim sepakbola Payakumbuh bertanding pada beberapa agenda resmi di Padang seperti Festival sepakbola Danone yang notebene kompetisi usia dini.

Tidak cukup hingga di situ, pada Porprov XIV Sumbar di Kota Padang, ayah dua putri itu juga menyempatkan diri datang pada beberapa venue pertandingan.

Seperti pada Jumat (25/11) kemarin. Nil tiba-tiba hadir di Hall Badminton PT Semen Padang menyaksikan perjuangan Khensi Payakumbuh berlaga di arena Porprov.

“Saya tidak bisa lama-lama, mau manager metting, besok (hari ini) Semen Padang bertanding,” ujar Nil jelang meninggalkan lokasi pertandingan.

Seperti diketahui, selain menjabat pelatih kepala Semen padang FC, Nilmaizar juga tercatat sebagai karyawan aktif PT Semen Padang.

Ditengah kesibukannya sebagai arsitek tim urang awak, mantan pilar Semen Padang itu kerap menyisihkan waktunya untuk melihat atlet kampung halaman bertanding baik di padang maupun di Payakumbuh.(*)



Share:

Angkat Berat Kota Padang Di Porprov Sumabar Rahi Medali

PADANG-Kontingen Kota Padang masih mendominasi dalam perolehan medali Porprov XIV. Seperti di cabang olahraga Angkat Besi, Binaraga, dan Angkat Berat, Padang mengumpulkan medali terbanyak dari kontingen daerah lain.

Hingga Kamis (24/11) pukul 14.00 Wib, Padang masih mendulang sembilan medali emas, sembilan perak dan tujuh perunggu. Menurut Technical Delegate Edwarsyah dari venue cabor tersebut di GSG Belimbing, Padang masih memipin perolehan medali sementara. Kemudian diikuti Pesisir Selatan dengan 6 emas, 5 perak dan 6 perunggu.

Sementara itu, di peringkat ketiga dihuni Sawahlunto dengan 4 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Tanah Datar juga mendulang medali dengan 2 emas, 4 perak dan 2 perunggu.

Sembilan emas yang disumbangkan Padang berasal dari tangan Diding Grimon pada kelas binaraga. Kemudian disumbangkan Lamdoras dengan 3 medali pada kelas angkat berat putra 74 Kg.

Sedangkan lima medali lainnya diperoleh dari Dwi Susanto pada angkat berat 59 Kg. Kemudian Eri Iswanto pada kelas angkat berat 66 Kg. Pada angkat berat putri, Herlina Fitrianis dan Eti Lismayeni masing-masing menyumbangkan emas di kelas 57 Kg dan 63 Kg.(*)


Share:

Porprov Sumbar,Kota Padang Lebih Unggul Dari Daerah Lain

PADANG-Bila melihat perolehan medali sementara Porprov XIV, Padang akan disulit dikejar daerah pesaingnya. Hingga kini Padang masih bertengger di urutan teratas perolehan medali.

Meski berada di urutan pertama, bukan berarti atlet Kota Padang lengah dan berleha-leha. Namun justru terus semangat seakin membara dan bersemangat hingga akhir laga.

"Semangat atlet kita terus berlipatganda bahkan tidak mau kalah dengan cabor lain," ungkap Ketua Umum KONI Kota Padang Agus "Abien" Suardi dari penginapan kontingen Kota Padang di SMAN 1 Padang, Minggu (27/11).

Data yang diterima dari posko kontingen Kota Padang, Minggu (27/11) pukul 08.00 Wib, Padang masih memimpin di urutan pertama dengan raihan 145 medali emas, 82 perak dan 74 perunggu. Pundi-pundi medali Kota Padang akan terus bertambah pada hari ini.

"Pagi ini masih berlangsung partai final sejumlah cabor, seperti judo, karate, kempo, bulutangkis, balap motor, angkat berat," terangnya.(*)

Share:

Keperkasaan Tim Judo Porprov Sumbar Asal Kota Padang Makin Terlihat

PADANG-Berlaga di Stikes Siteba Padang, Minggu(27/11) keperkasaan tim Judo Kota Padang, tampaknya tidak mampu dibendung oleh kontingen daerah lain di ajang Pekan Olahraga Provinsi(Porprov)XIV Sumbar 2016.

Torehan lima medali emas untuk Kontingen Kota Padang tersebut, untuk saat sekarang menjadikan Kota Padang, sebagai pengumpul medali terbanyak di cabang Judo.

Dikatakan, Ketua Pelaksana Pertandingan Judo Porprov Kota Padang, Hendri Gusman Darma, untuk pertandingan Judo, kita masih menyisikan beberapa pertandingan lagi, dan berkemungkinan cabor Judo akan mengakhiri pertandinganya pada hari selasa, ujarnya.

“Untuk cabor Judo, kita masih ada beberapa nomor yang akan kita pertandingkan lagi, dan kalau tidak ada aral melintang, insyah allah, semua nomor yang dipertandingakn akan berakhir hari selasa,”ulasnya

sementara itu, pelatih Judo Kota Padang Hendri,  mengatakan, untuk nomor-nomor berikutnya, kita berkemungkinan juga akan bisa kembali menambah pundi-pundi perolehan medali emas, untuk kontingen Kota Padang, ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Hendri, kusus di cabor Judo, kita menargetkan sebanyak 7 medali emas, dan ini seperti juga sewaktu Porprov di Dharmasraya, dan kita menjadi juara umum, di Porprov tersebut. Semoga apa yang telah kita capai di Porprov Dharmasaraya akan bisa kembali kita raih di Porprov Kota Padang, ulasnya menyudahi.(*)
Share:

Porprov Sumabar,Padang Rahi Prestasi Cemerlang

PADANG - Kota Padang mengukir sejarah pada iven Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke XIV. Kota Bengkuang ini menorehkan catatan sejarah sebagai kota yang mampu mendulang emas sebanyak-banyaknya dibanding pagelaran Porprov sebelumnya.

"Alhamdulillah hingga kini kita masih memimpin. Capaian medali saat ini telah melampaui Porprov sebelumnya," terang Ketua Umum KONI Kota Padang Agus Suardi di pemondokan kontingen kota tersebut di SMAN 1 Padang, Minggu (27/11).

Pada hari kedelapan pelaksanaan Porprov XIV, Padang sudah mendulang 145 medali emas. Jumlah ini melewati perolehan medali emas Porprov XIII di Dharmasraya pada 2014 lalu dengan 107 medali emas.

"Kita sudah melewati perolehan medali di Dharmasraya lalu. Termasuk melampaui perolehan medali Porprov XI tahun 2010 silam dimana ketika itu Padang mengumpulkan 135 medali emas," ungkap lelaki yang akrab disapa Abien ini.

Abien menyebut total target medali emas seluruh cabor Kota Padang pada Porprov XIV kali ini  yakni 227 emas. KONI Padang berharap target itu dapat direalisasikan di "kandang" sendiri.

"Kita coba meraih itu agar memperoleh prediket juara umum sempurna," tekadnya.

Abien menyebut, prediket itu bisa saja diraih asalkan seluruh cabor mampu mendulang emas sebanyak-banyaknya. Menurut catatan Abien, saat ini masih terdapat beberapa cabor yang masih belum menyumbangkan emas.

"Kita optimis untuk itu. Saat ini kita menunggu kabar gembira dari cabor yang masih belum meraih medali emas, termasuk sepakbola," cecarnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah cabor telah memasuki partai final. Kota Padang dipastikan akan kembali meraih medali. Apalagi saat ini semangat atlet Padang terus berlipatganda.
"Seluruh atlet penuh semangat menghadapi pertandingan," pungkas Ketua Umum KONI Kota Padang itu.(*)
Share:

Wali Kota Padang Apresiasi Kontingen Porprov Asal Padang

PADANG – Hingga hari ini, Kota Padang masih mendominasi perolehan medali sementara Porprov XIV. Agaknya, banyak hal yang menjadi penyebab masih bertenggernya Kota Padang di klasemen peraih medali sementara. Salah satunya perhatian dari seluruh masyarakat Kota Padang.

Buktinya, saat Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo datang ke penginapan kontingen Kota Padang di SMAN 1 Padang, Kamis (24/11) sore, atlet pun terpantik semangatnya dalam bertanding. Sebab, ketika itu motivasi bagi atlet diserahkan langsung oleh orang nomor satu Kota Padang.

“Kita ucapkan terimakasih banyak kepada pengusaha Padang yang memberikan partisipasi untuk atlet kita. Pada hari ini kita serahkan kepada atlet dengan harapan semakin bersemangat dalam bertanding,” ujar Mahyeldi didampingi Ketua KONI Padang Agus Suardi, Kadispora Padang Suardi Junir, Asisten III Setdako Corri Saidan, Kepala Bagian Umum Alfiadi dan lainnya.

Sementara, Kepala Bagian Umum Setdako Alfiadi menyebut bahwa suntikan semangat itu diberikan beberapa perusahaan yang ada di Padang. Termasuk beberapa rumah makan dan katering yang ikut membantu.

“Cukup banyak bantuan bagi atlet kita, seperti minuman, suplemen, susu, kue ringan dan lainnya,” terang Alfiadi.

Sekretaris KPU Ikut Semangati.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lucky Dharma Putra juga menunjukkan perhatiannya kepada atlet Kota Padang. Seakan, mengerti dengan kebutuhan atlet, Lucky Dharma Putra datang dengan membawa ‘buah tangan’.

“Kita berkeinginan semua pihak membantu dan menyuport semua atlet Padang, sehingga apa yang ditargetkan pada Porprov XIV ini bisa tercapai,” sebutnya.

Lucky mengatakan, kali ini dirinya agak berbeda dalam menyuntik semangat atlet. Perhatian berupa makanan ringan dan lainnya diberikan kepada Ketua KONI Padang Agus Suardi utntuk kemudian didistribusikan kepada atlet dan lainnya.(8)
Share:

Porprov Kontingen Kempo Padang Raih Dua Emas

PADANG - Keperkasaan Kontingen Kota Padang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2016 terus berlanjut. Kali ini, giliran tim Kempo yang menyumbangkan dua medali emas dan dua perak dari empat nomor final yang digelar di GOR PT Semen Padang, Sabtu (26/11) sore.

Dua medali emas lainnya dibagi rata tim Kempo Kota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar. Sementara tim Kempo Kabupaten Solok, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Dharmasraya harus puas dengan medali perak dan perunggu.

“Ya, hari ini baru empat nomor final berhasil kita selesaikan. Yakni, nomor embu berpasangan putra dan putri. Dua medali emas diraih tim Kempo Kota Padang dan sisanya direbut tim Kempo Kota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar,” ungkap Sekum Pengprov Perkemi (Persatuan Kempo Indonesia) Sumbar, Indra Jaya kepada Sumbarzone.com usai penyerahan medali, beberapa jam lalu.

Indra menyebutkan, persaingan memperebutkan medali di cabor kempo pada ajang Porprov kali ini berjalan sangat ketat. Meski tetap didominasi beberapa daerah unggulan selama ini, seperti Kota Padang, Bukittinggi, Kabupaten Solok dan Tanah Datar, namun perlawanan dari daerah lainnya tetap kalah sengitnya.

“Ini kan hanya soal kematangan dan pengalaman bertanding saja. Kalau masalah teknik dan skill individu atlet, rata-rata hampir sama dan tidak terlalu jauh berbeda. Jadi, mereka siap secara fisik dan mental, itulah yang akan keluar sebagai pemenang nantinya,” ucap Indra menjelaskan.

Ditambahkannya, pertandingan cabor kempo Porprov 2016 berlangsung dari tanggal 25 hingga 28 November 2016. Minggu (27/11), sebanyak 12 nomor final kembali akan diperebutkan para peserta yang telah berhasil lolos ke babak final. Kemudian sembilan nomor final akan dilaksanakan pada hari terakhir, yakni Senin (28/11) lusa. (tf/na)

Berikut Daftar Atlet Peraih Medali Kempo, Sabtu (26/11).

A.    Nomor Embu Berpasangan Putra Qyu 1.
Juara 1 (emas)           : Vijay Maulana-Rahmat Danil (Kota Bukittinggi)
Juara 2 (perak)          : Anggi Prasetya-Ilham Rizaldi (Kota Padang)
Juara 3 (perunggu)   : Ahmad A Gasmanda-Robbi Darwis (Kab. Solok)

B.     Nomor Embu Berpasangan Putri Qyu 1.
Juara 1 (emas)           : Kesi Busido-Alhamda Nissa (Kota Padang)
Juara 2 (perak)          : Rama Fitri-Yosi Septriani (Kab. Solok)
Juara 3 (perunggu)   : Hidayatul Aini-Cellin (Kab. Dharmasraya)

C.    Nomor Embu Berpasangan Yudansha Putra
Juara 1 (emas)           : Resi Pratama-M Khasanatul Ihsan (Kota Padang)
Juara 2 (perak)          : Aldo Ferdian-Arif Rahman (Kota Bukittinggi)
Juara 3 (perunggu)   : Riki Fernando-Andi Saputra (Kota Sawahlunto)

D.    Nomor Embu Berpasangan Yudansha Putri
Juara 1 (emas)           : Putri Annisa-Voni Suzendra (Kab. Tanah Datar)
Juara 2 (perak)          : Silvia Anas-Mila Atros (Kota Padang)
Juara 3 (perunggu)   : Novalinda-Chintia (Kota Sawahlunto)
Share:

HUT Guru Ke 71 Tahun, Semoga Kedepan Prestasi Guru Lebih Meningkat

TEROBOS SOLOK Perigatan hari guru tahun  ( HGN ) 2016 dan HUT persatuan guru repbuplik indonesia ( PGRI ) KE 71 , merupakan hal penting bagi setiap guru . baik itu untuk intropeksi diri guru maupun meningkatkan kualitas guru sendiri . melihat tanggung jawab  seorang guru sangat besar untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa indonesia.

‘’Peringati hari guru nasional dan hut pgri ke 71 ini harapkan juga dapat meningkatkan kesadaran kolektif guru sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan . sehingga  kedepan pendidikan dikota solok khususnya SMK 3 lebih baik dan menghasilkan generasi yang berpretasi.

Kepala sekolah SMK 3 efrizal arifin ‘’demi terciptanya guru yang profesional dan berkwalitas tentu sangat di harapkan pula menanamkan pada diri masing masing . sehingga apa yang kita harapkan bersama dapat tercapai dengan baik.

Disisi lain Guru munkin tidak berharap ucapan selamat  ,tidak berharap hadiah dari kita kejutan indah dari kita sudah semestinya kita menberlakukanya secara istimewa seperti orang tua kita, guru adalah orang tua kita disekolah.

‘’ Tanpa mereka kita tidak bisa menulis menbaca berhitung, saat ini kita miliki karena mereka adalah pahlawan tanpa jasa ‘’ kepada orang tua masyarakat  minta kerja sama dengan guru ,’’ murid jangan sunkan kalau ada persoalan/masalah jangan ragu untuk berdiskusi dengan guru,’’tutur kepala sekolah.

SMK 3 kota solok juga mengadakan perigatan hari guru dengan mengadakan upacara bendera potong kue dan melepasakan balon dilapangan SMK 3 25/11/2016 dan di hadiri guru-guru dan murid tata boga tata busa dan perhotelan.(Yon)
Share:

Komisi IV DPRD Kota padang Kunjungi Atlet Porprov Ke SMA 1

PADANG- Komisi IV DPRD Kota Padang lalukan kunjungan ke SMA N 1 Padang dalam rangka memberikan suport serta motivasi pada atlet Kota Padang di Porprov ke XIV 2016, Jum'at ( 25/11).

Pada kunjungan itu diketahui bahwa beberapa cabang olahraga atlet Kota Padang sampai saat ini belum juga menerima uang saku mereka. Hal itu disampaikan salah seorang atlet Tae Kwondo dan Muay Thay yang tak mau namanya disebutkan. Mereka sangat mengeluhkan hal tersebut kepada anggota dewan saat menemui mereka di gedung  SMA N 1 Padang.

Ketua Komisi IV DPRD Padang, Surya Jufri Bitel mengatakan,  "agar pengurus masing - masing cabang olah raga segera mengurus SPJ untuk uang saku para atlet supaya bisa segera dicairkan, karena ini adalah hak mereka dan jangan di tunda untuk pencairan uang saku mereka, sebab pada atlet cabang olah raga yang lainnya sudah ada yang menerima uang saku mereka, " ujarnya.

Ia juga menyampaikan pada para atlet bahwa bonus untuk para atlet tidak akan ditunda - tunda. Bagi yang berhasil meraih mendali Emas akan diberikan bonus sebesar Rp 25 juta, mendali Perak Rp 10 juta serta Perunggu Rp 5 juta untuk para atlet .

Pada kesempatan itu, Surya Jufri Bitel juga menyampaikan, agar para atlet lebih semangat lagi supaya bisa mencapai perolehan mendali yang lebih banyak lagi agar Kota Padang bisa meraih sebagai juara umum pada Porprov kali ini.

Dalam kunjungan itu Surya Jufri beserta rombongan Komisi IV lainnya berikan apresiasi pada para atlet Taekwondo Kota Padang yang menjadi juara umum dengan meraih 9 mendali emas yang ditargetkan sebelumnya hanya 7 mendali emas saja. Begitu juga untuk atlet Kota Padang di cabang olah raga lainnya yang telah meraih perolehan mendali yang cukup banyak. Semangat buat para atlet Kota Padang semoga bisa melanjutkan ke PON (Pekan Olah Raga Nasional) nantinya, '' ungkap Surya Jufri.

Dewi Susanti, anggota Komisi IV DPRD Kota Padang lainnya juga mengatakan, dirinya sangat apresiasi pada atlet -atlet Kota Padang yang telah menampakkan bibit - bibit tangguh dalam meraih prestasi. Apalagi saat ini untuk Kota Padang masih menjadi peraih mendali terbanyak di Porprov XIV ini.

Kedepan tentu kita berharap agar pihak KONI untuk lebih memperhatikan lagi para atlet - atlet yang telah meraih prestasi yang cukup luar biasa ini. " Saya nilai atlet kita mempunyai kualitas bertanding yang sangat bagus, buktinya Kota Padang masih peringkat pertama sementara meraih mendali terbanyak saat ini, " ungkap Dewi.

Sementara,Herry Syarif sekretariat bidang umum Porprov XIV yang mengiringi kunjungan Komisi IV DPRD Padang di SMA N 1 Padang mengatakan, dengan kunjungan dari anggota dewan ini, akan memotivasi dan memicu lagi semangat para atlet agar bisa meraih hasil yang terbaik.

Juga dengan adanya kunjungan ini, apa -apa aspirasi serta keluhan para atlet, melalui anggota dewan saya kira bisa segera di tanggulangi. Salah satunya tadi ada keluhan mengenai uang saku atlet yang masih belum di cairkan, ''ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut langsung di pimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Surya Jufri Bitel didampingi anggota Komisi IV lainnya, Zulhardi Z. Latif , Maidestal Hari Mahesa, Dewi Susanti, Dian Angraini.(M7).
Share:

HUT KORPRI ke-45 dimeriahkan dengan Gerak Jalan Santai

PARITA MALINTANG-Gerak jalan sehat yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Padang Pariaman, Anggota TNI, Kepolisian, Siswa SLTA dan SLTP serta masyarakat Nagari Paritmalintang, menempuh rute sepanjang 2,5 km.

Wakil Bupati, dalam sambutannya "mengharapkan moment peringatan HUT KORPRI ini bisa menjadi tonggak peningkatan kinerja dan disiplin ASN. Sebagai abdi negara dan masyarakat, ASN harus dapat memberikan pelayanan yg terbaik bagi masyarakat. Disamping itu hendaknya ASN menjadi contoh dan tauladan ditengah-tengah masyarakat", ungkap mantan Ketua KPUD ini.

"Sebagaimana program pemerintah pemberantasan pungutan liar (pungli), ASN merupakan yang terdepan dalam pelaksanaanya. Tentu dalam prakteknya terlebih dahulu membersihkan diri dan bebas dari praktek penyalahgunaan kewenangan. Berikanlah pelayanan yang prima kepada masyarakat dan tunjukan bahwa kita adalah abdi mereka", tegas Wakil Bupati dihadapan ratusan peserta gerak jalan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jonpriadi, dalam laporannya mengatakan bahwa "gerak jalan jantung sehat ini merupakan salah satu dari beberapa kegiatan pada HUT KORPRI di Kabupaten Padang Pariaman. Sebelum ini juga telah dilaksanakan kegiatan : Lomba Pengucapan Panca Prasetya Korpri, Lomba Mars Korpri antar SKPD, Lomba Asmaul Husna antar siswa Se-Kab. Padang Pariaman dan lomba shalat janazah". Juga telah dilaksanakan pemberian santunan pada anak berprestasi dari keluarga miskin."

Pada saat ini juga dilakukan kegiatan pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol, imbuh Ketua Dewan Pengurus Korpri Padang Pariaman.

Kemudian, puncak kegiatan HUT Korpri ke-45 tanggal 29-11-2016 akan dilaksanakan upacara bendera dan anjangsana ke Panti Asuhan. "KORPRI bukan hanya untuk ASN akan tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. Makanya kita juga melakukan kegiatan bhakti masyarakat ke panti-panti", ujar Ketua KORPRI didampingi Zahirman selaju Ketua Panitia HUT KORPRI.

Ditempat terpisah, Ketua Panitia, Zahirman, mengungkapkan bahwa kegiatan HUT KORPRI ini disponsori oleh Bank Nagari, BPJS serta bekerjasama dengan Baznas Padang Pariaman dan PMI Padang Pariaman. "Atas nama panitia dan pengurus Korpri, kita mengucapkan terimakasih pada sponsor dan pihak-pihak yang telah mensukseskan acara ini", kata Zahirman yg juga adalah Staf Ahli Bupati. (tim)

Share:

Kunjungan kerja DPC-HIPI Pasaman disambut hangat oleh Redaksi Jambi Ekpres

Pasaman-Kunjungan Kerja Himpunan Insan Pers Independen (HIPI) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat ke Graha Pena Jambi Ekspres, Sabtu (12/11) di sambut hangat dan penuh persaudaraan oleh Pimpinan Redaksi beserta keluarga besar Harian Umum Jambi Ekspres bertempat di Jln. Kapten Patimura Nomor: 35 Km 08 Kenali Besar Kota Baru Kota Jambi.

Kunjungan Rombongan organisasi HIPI Kabupaten Pasaman ke Graha Pena Jambi Ekpres di pimpin langsung oleh Ketua HIPI Pasaman Mulyadi,SH. dan di dampingi penasehat organisasi Boy Roy Indra,SH. serta sejumlah anggota HIPI Kabupaten Pasaman.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan dialog atau diskusi bersama tim redaksi Jambi Ekspres dibawah pimpinan Pirma Satria.

Ketua HIPI Pasaman, Mulyadi SH dalam sambutannya mengatakan rasa syukur dirinya dan berterimakasih atas kesediaan Jambi Ekspres menerima kunjungan kerja organisasi HIPI Pasaman tersebut.

Mulyadi,SH. juga menyampaikan, “Semula, kunjungan ini akan di dampingi oleh Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Pasaman Antoni Rachmad dan Kabag Ekonomi Pemerintah Kabupaten Pasaman Maspet Kennedy, namun, karena ada tugas mendadak sehingga mereka berdua tidak dapat berangkat dengan rombongan HIPI tersebut, akan tetapi tidak lepas dari amanat yang mereka sampaikan, semoga perjalanan kunjungan berhasil sukses, baik perjalanan pergi maupun pulang dengan sejumlah catatan pengetahuan dan perbandingan pengalaman untuk di prakarsakan di Pasaman.

Selain itu kata Mulyadi,SH. kunjungan itu dalam bentuk ingin mengenal Jambi Ekspres lebih dekat cara kerja dari media Jambi Ekspres sehingga dapat meningkatkan wawasan dibidang tugas jurnalis yang profesional di Kabupaten Pasaman secara umum dan organisasi HIPI secara khusus dalam mewujudkanmasyarakat kabupaten Pasaman yang sejahtera diera kepemimpinan bupati Yusuf Lubis dan wakil bupati Atos Pratama, ujarnya.

Mulyadi,SH. juga menambahkan bahwa organisasi DPC-HIPI Pasaman terdiri dari gabungan dari berbagai jurnalis-jurnalis media baik cetak maupun online, di Pasaman ada empat organisasi Wartawan yang aktif sampai saat sekarang ini, tuturnya.

Sementara, penasehat HIPI Pasaman Boy Roy Indra,SH, memaparkan tentang arti pentingnya kunjungan tersebut bagi wartawan-wartawan yang ada dilingkup organisasi DPC-HIPI Pasaman untuk manambah wawasan dan pengalaman baru, sehingga mampu berdaya saing tinggi, dan sekaligus mengajak dialok interaktif.

Boy Roy Indra,SH. dengan gaya bahasanya yang sangat komunikatif itu dapat mencairkan suasana lebih hangat lagi dengan penuh rasa kekeluargaan, yang seolah-olah sudah sekianlama berkenalan tapi terpisah oleh waktu dan situasi sehingga berjumpa saling melepas rasa rindu dalam dialog keluarga.

Sementara itu, Pimred Jambi Ekspres, Pirma Satria menyampaikan, “Selamat datang dan terimakasih kepada seluruh rombongan HIPI Pasaman yang telah hadir dan berkesempatan mengunjungi Jambi Ekspres, kami sangat bahagia dengan adanya kunjungan ini, karena dengan adanya kunjungan kerja tersebut akan membawa manfaat yang sangat besar, ungkap Prima Satria.

Seterusnya Pirma Satria mengutarakan tentang manajemen dan pengelolaan Jambi Ekspres secara gamblang, terbuka, penuh persaudaraan, sambil memperkenalkan satu persatu rekan-rekan kerjanya dalam membangun dan memperjuangkan perkembangan Jambi Ekspres yang didukung kru kru dan wartawan yang profesional sesuai dengan tugas masing masing.

Pirma Satria juga mengatakan, Jambi Ekspres sampai saat ini Alhamdulillah mampu menerbitkan berita setiap harinya sekian ribu ekseplar/oplahan, demikian juga dengan media onlinenya, tetap update, setiap kabupaten kota beri nama korannya seperti Tebo Ekpres, Sarolangon Ekpres, Batanghari Ekpres dan lain sebagainya dan cetaknya tetap dikantor Jambi Ekpres, ujarnya sambil menawarkan dan mencicipi snack produk Jambi. (Humas)
Share:

Siswa Tanah Datar Diminta Bentengi Diri

TANAH DATAR-Sekitar 1.500 siswa dari 5 sekolah SMA sederajat di Kecamatan Lintau Buo Utara dan Lintau Buo, Jum'at (18/11) ikuti sosialisasi tentang bahaya narkoba, seks bebas dan pernikahan dini bagi remaja. Kegiatan yang dilaksanakan di aula SMA N 1 Lintau ini terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Daerah Tanah Datar dengan IKTD Lampung.

Bupati Tanah Datar H. Irdinansyah Tarmizi di sela-sela kesibukannya juga menyempatkan untuk hadir pada acara tersebut. Beliau mengatakan bahwa kehadirannya pada kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa SMA sederajat yang mengikuti sosialisasi ini.

Dia mengatakan kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari di 4 tempat yang berbeda. Untuk siswa SMA di wilayah Lintau kita adakan di sini. Dan besok akan kita adakan di 2 wilayah yang pertama untuk wilayah Kecamatan X Koto, Batipuh dan Batipuh Selatan akan kita laksanakan di Aula SMA 1 Batipuh. Sementara untuk wilayah Sungai Tarab, Salimpaung dan Tanjung Baru pelaksanaannya kita pusatkan di SMA 1 Salimpaung.

Sementara pada hari Minggu nanti kegiatan ini akan kita laksanakan di gedung Nasional dan akan diikuti oleh pelajar SMA sederajat yang berada disekitar kota Batusangkar dan ibu-ibu Dharma Wanita, ungkap Irdinansyah.

Adapun tujuan kegiatan ini menurut Irdinansyah untuk meningkatkan kualitas SDM agar terhindar dari pengaruh buruk narkoba, dengan harapan SDM kita bisa lebih baik dari daerah lainnya. Selain itu kegiatan ini juga merupakan salah satu sikap Pemda dalam menanggapi dan mengatasi berbagai fenomena yang terjadi baru-baru ini di Kabupaten Tanah Datar.

Selain itu Pemda Tanah Datar juga telah mengeluarkan aturan tidak memperbolehkan siswa sekolah SD sampai SMA membawa HP ke sekolah terutama Smartphone, karena diyakini Smartphone merupakan salah satu faktor yang mengakibatkan timbulnya berbagai fenomena yang menimpa baru-baru ini di Kabupaten Tanah Datar.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil ketua DPRD Tanah Datar Irman. Dia menambahkan anak-anak harus patuh kepada orang tua dan gurunya, karena itu merupakan kunci keberhasilan di masa mendatang.

Sementara itu Ketua IKTD Lampung, Hj. Merrywati, SE mengharapkan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi anak-anak kita pelajar SMA dalam menghadapi berbagai tantangan dari bahaya narkoba, pergaulan bebas dan penyakit masyarakat lainnya.

"Saya berasal dari sini (Tanah Datar-red) dan berasal dari anak seorang pedagang kecil, terlepas dari sekarang dikenal sebagai pengusaha di rantau namun saya tetap peduli terhadap kampung halaman saya ini. Dan apabila saya mendengar berita di kampung terjadi musibah, bencana atau yang lainnya, maka dengan segala cara dan segenap tenaga serta segenap kemampuan saya akan memberikan dukungan dan bantuan", ungkapnya. (Web)
Share:

Mari sama-sama kawal penyelengaraan pilkada Mentawai tahun 2017

MENTAWAI - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sumatera Barat melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Mentawai tahun 2017 kepada tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, tokoh adat dan media massa di Aula Bundo Guest House Senin, (21/11). Upaya tersebut dilakukan kepada stakeholders dan masyarakat Kepulauan Mentawai yang bertujuan mencegah potensi pelanggaran pemilu secara massif.

Ketua Bawaslu Sumbar Elly Yanti, SH mengatakan sosialisasi tatap muka kepada stakeholders dan masyarakat bertujuan untuk mensosialisasikan cara melakukan pengawasan dan penanganan pelanggaran pada penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mentawai tahun 2017. Selain itu, sosialisasi memiliki sasaran utama agar penyelenggara dan masyarakat dapat membangun suasana demi terciptanya suasana tertib dan aman.

“Kita berharap dengan dilakukanya kegiatan sosialisasi ini dapat menjadikan suasana yang kondusif pada penyelengaraan pilkada Mentawai pada tahun 2017 mendatang,” ujarnya.

Elly Yanti menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pendidikan pemilih pemula ditingkat Pelajar SMA dan SMK yang sudah masuk usia pemilih, kemudian sosialisasi tersebut juga akan dilanjutkan kepada partai politik.

“Kegiatan ini kita lakukan di dua kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2017. Yakni, Kepulauan Menta¬wai dan Payakumbuh. Kita mengajak stakeholder bersama-sama mengawasi Pilkada, sehingga pengawasan semakin efektif,” jelasnya.
Sementara itu Koordinator Divisi Penindakan Pelang¬garan Bawaslu Sumbar Aermadepa juga ikut menjadi narasumber menilai partisipasi masyarakat dalam pelaporan terhadap pelang¬garan Pemilu masih minim. Hal tersebut terbukti lebih tinggi temuan pengawas Pemilu dibandingkan laporan dari masyarakat. 

“Kegiatan ini kita lakukan mengingat minimnya minat masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran. Kita berharap, setelah acara, masyarakat berperan aktif mengawasi Pemilu dan mela-porkan pelanggaran,” katanya.
Ia berharap masyarakat tidak perlu takut melapor apabila menemui pelanggaran dalam pelaksaan Pilkada dan siap untuk memproses laporan yang diajukan tersebut. 

“masyarakat tidak perlu takut untuk melapor. Laporan bisa kami terima melalui telpon atau SMS dan laporan itu akan kami tindak lanjuti asalkan laporan tersebut valid” harapnya.(Nobel)
Share:

Solok Selatan Jadikan Nico Motivator Atlet Kempo

SOLOK SELATAN-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menjadikan atlet peraih emas PON Jawa Barat cabang kempo Nico sebagai pelatih sekaligus motivator bagi atlet dari daerah setempat.

"Kita mengharapkan mental tanding serta kemampuan Nico bisa ditularkan kepada atlet lainnya sehingga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar atlet kempo bisa meraih medali," kata Ketua KONI Solok Selatan Mario Syahjohan, di Padang, Rabu.

Dia mengatakan ajang Proprov Sumbar tahun ini akan dijadikan sebagai evaluasi sejauhmana Nico mampu membina atlet di bawah asuhannya.

"Bila tidak ada atlet di bawah binaannya meraih medali maka ia dianggap belum berhasil dalam membina atlet," katanya.

Ia menyebutkan pada Porprov Sumbar ke XIV di Kota Padang Nico tetap mewakili Solok Selatan pada kelas 70 kilogram.

Pada PON XIX katanya, Nico turun pada kelas 65 kilogram sehingga saat Porprov ia harus naik kelas bila ingin tampil.

"Nico salah satu harapan kita untuk bisa meraih emas serta atlet kempo lain dibawah binaannya," kata dia.

Pada ajang Proprov ini Solok Selatan sudah mendapatkan satu emas, empat perak dan tujuh perunggu yang disumbangkan dari lima cabang yaitu PABBSI, Dayung, Silat, Taekwondo serta Atletik.

Yang terbaru Solok Selatan mendapatkan medali perak dari cabang atletik nomor 80 meter putra yang dipertandingkan pada Rabu pagi di GOR H Agussalim Padang.

Ia menambahkan pihaknya masih optimis kontingen Solok Selatan bisa menambah raihan emas karena cabang yang menjadi unggulan belum dipertandingkan.

"Cabang unggulan kita seperti Wushu, Kempo serta angkat besi belum bertanding sehingga perolehan medali emas masih sedikit," katanya.

Sedangkan untuk cabang baru Muaythai katanya, secara mengejutkan bisa menyumbangkan satu medali perak serta tiga perunggu untuk Solok Selatan.

"Muaythai secara mengejutkan bisa meraih medali perak untuk Solok Selatan," katanya. (web)
Share:

Wabup Sampaikan Nota Jawaban Bupati

SIJUNJUNG-Tindak lanjut dari tiga rancangan peraturan (Ranperda) yang dibahas, Wakil Bupati Sijunjung H. Arrival Boy menyampaikan nota jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi DPRD, dalam rapat paripurna di gedung dewan, Senin (21/11).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Walbardi, dihadiri pejabat teras Pemkab Sijunjung, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),  camat dan segenap anggota dewan.

Tiga Ranperda yang dibahas, tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian walinagari, Ranperda ketahanan pangan serta Ranperda rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah Kabupaten Sijunjung tahun 2016-2025.

Dalam nota jawaban bupati mengucapkan terimakasih atas saran yang diusulkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera,  Fraksi Amanat Nasional, Fraksi Partai Golongan Karya, Fraksi Nurani Nasional, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Fraksi  Bulan Bintang

Menanggapi saran dewan agar Perda tentang pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian walinagari perlu menerima masukan dari kaum adat, supaya Perda ini betul-betul menjadi Perda yang disetujui masyarakat, bupati menjelaskan, sesuai dengan langkah dan tahapan penyusunan  Ranperda ini, telah dilaksanakan satu tahapan dalam rangkai penyusunan naska akademik, yaitu melalui analisa kuesioner dan diskusi publik.

Rangkaian kegiatan itu dilaksanakan 17 Oktober 2016 di Balairung Lansek Manih yang tim penyusun Perda, tenaga ahli dari Kemnkum dan HAM, camat se-Kabupaten Sijunjung, perwakilan walinagari dan ketua BPN dari kecamatan yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Menanggapi saran dewan agar memaksimalkan fungsi SKPD dan peran ninik mamak, dijelaskan bahwa seluruh SKPD terkait akan mempunyai tugas dan tanggungjawab mulai dari ketersediaan pangan, distribusi pangan, cadangan pangan, pola konsumsi pangan, keamanan pangan dan diversifikasi pangan.

Dalam upaya memaksimalkan fungsi dan tugas SKPD, telah dibentuk dewan ketahanan pangan yang diketuai oleh Bupati Sijunjung dengan anggota seluruh SKPD terkait. Sedangkan peran ninik mamak akan terlibat secara langsung pada setiap aspek ketahanan pangan, terutama pada aspek ketersediaan pangan.

Menanggapi saran dewan tentang kawasan Muaro Silokek dan Durian Gadang (Musiduga) perlu dikaji ulang karena telah terjadi perusakan asset, bupati menjelaskan bahwa Musiduga merupakan kawasan unggulan pariwisata Kabupaten Sijunjung.

”Kita semua sangat prihatin dengan kondisi kawasan Musiduga saat ini. Ke depan pembenahan dan peningkatan fasilitas yang dibutuhkan pada kawasan itu, akan disesuaikan dengan standar minimal daerah tujuan wisata.

Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi (kaji ulang) terhadap kawasan wisata Musiduga. Dengan adanya Perda rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah Kabupaten Sijunjung tahun 2016-2025, evaluasi  terhadap kawasan wisata Musiduga lebih terarah dan perusakan aset tidak terjadi lagi,” jelas bupati.(rel)
Share:

Delapan Pesenam Artistic Gymnastic Payakumbuh Siap Persembahkan Emas

PAYAKUMBUH-Ketua Harian  Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kota Payakumbuh, Syafwal, MM, didampingi pelatih senam Aldi Kriastian dan Rinto, dari 21 shet medali yang akan diperebutkan 140 pesenam putera dan puteri,  minimal dua sampai tiga emas bakal menjadi milik Payakumbuh. “Do’akan ya,  perjuangan kami dalam perlombaan senam Porprov ini,” kata Syafwal yang juga Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Payakumbuh itu.

Menurut duet pelatih Persani Payakumbuh, Aldi dan Rinto, lawan berat bagi pesenam Payakumbuh dalam perlombaan itu, bakal datang dari pesenam tuan rumah Padang, daerah tetangga Limapuluh Kota, Pasaman, Sijunjung, Dharmasraya dan Pessel. Daerah-daerah lainnya, juga berpeluang merebut medali, jelas duet pelatih kakak beradik tersebut.

Payakumbuh pada Porprov XIV, mengrim 20 atlet senam, meliputi 8 pesenam artistic, 4 pesenam ritmic gymnastic dan 8 aerobic gymnastic. Didampingi enam pelatih, masing-masing Aldi Kristian, Rinto, Novrita, , Rabiawalis, Desi Novia dan  Yeni Liza Agustin

Ketua Koordinator Perlombaan Senam, Jhon Kenedi yang dihubungi terpisah, menjelaskan, perlombaan senam Porprov Sumbar, akan berlangsung hingga 28 November 2016. Setelah perlombaan artistic gymnastic, akan disusul dengan nomor ritmix gymnastic, juga selama dua hari, 24-25 November. Nomor ritmix memperebutkan 8 shet medali.

Berikutnya, nomor aerobic gymnastic, akan berlomba 27-28 November, memperebutkan 8 medali. Total medali yang diperebutkan dalam cabang senam itu, dikatakan, 37 shet medali. Menurutnya, ke-14 daerah peserta, punya peluang merebut medali, dan kemungkinan tak satupun daerah yang pulang dengan tangan kosong, tanpa medali.(rel)
Share:

Cabor Dayung Dhamasraya Sumbang Satu Emas

DHAMASRAYA-"Satu Emas Dua Perunggu Mengobati Paceklik Medali",Bambang Hermanto, Ketua Podsi Kabupaten Dharmasraya bersorak kegirangan tatkala pendayung.

 Dharmasraya Tindra mencapai finish pertama dalam lomba dayung nomor ergometer kelas ringan jarak 2000 meter putri. Tepuk tangan meriah dipersembahkan dari keluarga besar Podsi Kabupaten Dharmasraya yang memadati arena dayung Porprov Sumbar ke XIV di Banda.

Bakali Kota Padang. "Sudah tiga hari kami menantikan emas di sini," kata Bambang Hermanto yang juga Staf Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Dharmasraya ini.

Sejurus kemudian Bambang terlihat meneteskan air mata haru. Jerih payah anak asuhnya Tindra yang hampir tiap hari menyusuri derasnya arus sungai Batanghari di Pulai terbayar sudah. Paceklik medali emas di cabang dayung akhirnya berakhir. Satu medali emas dikalungkan Rabu 23 November 2016 di leher Tindra menandai penambahan pundi pundi medali emas untuk kontingen Kabupaten Dharmasraya.

Dengan prestasi yang dipersembahkan oleh Tindra, maka tim dayung Dharmasraya asuhan Bambang Hermanto dan kawan kawan telah mengoleksi tiga medali dalam paroh waktu Porprov. Dua medali lain diperoleh dari nomor ergometer kelas berat jarak 2000 meter. Tampaknya tim dayung.

Dharmasraya yang biasa berlatih di derasnya arus Batanghari dapat berprestasi di nomor nomor jarak jauh yang memang mengandalkan stamina atlet. Sementara untuk nomor lomba yang membutuhkan kecepatan, tim dayung Dharmasraya masih harus banyak belajar dengan tim dayung daerah lain. 

Namun begitu, kedigdayaan tim dayung Dharmasraya masih sangat kokoh melawan tim dari kabupaten lain di Tanah Minangkabau.(Web)
Share:

Kota Pariaman Pertama Terapkan Siskeudes

PARIAMAN — Kota Pariaman merupakan daerah yang pertama menerapkan system pengelolaan keuangan desa (siskeudes) yang berbasis aplikasi di Sumatera Barat. Kota Pariaman secara konsisten dan terus menerus melaporkan proses akuntabilitas pengelolaan keuangan desa secara baik.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Koordinator Pengawasan JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah MV Chinggih Widanarto, pada acara workshop peningkatan kapabilitas dalam rangka penyusunan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa se-Kota Pariaman di Hotel Nan Tongga, Selasa (22/11).

Dalam sambutannya disampaikan bahwa Kota Pariaman merupakan daerah yang pertama dan dijadikan sebagai piloting karena seluruh desanya telah menerapkan aplikasi siskeudes.
“Pengelolaan dana desa harus transparan karena Kepala Desa harus bisa mempertanggungjawabkan penggunaan keuangan tidak hanya ke pemerintah, tapi juga kepada masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya Chinggih juga menjelaskan bahwa dengan aplikasi ini kita bisa melihat kaitan-kaitannya, sehingga dapat meminimalisir penyimpangan-penyimpangan yang ada. “Dengan adanya sistem ini diharapkan pengelolaan keuangan desa dapat menjadi tepat guna, tepat sasaran, dan tepat waktu,” sambungnya.

Menanggapi hal tersebut di atas Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyampaikan kepada perangkat desa untuk tetap berhati-hati dalam mengelola keuangan desa masing-masing oleh sebab itu penyusunan keuangan desa harus transparan, akuntabel dan partisipatif.

“Masyarakat tidak hanya memiliki hak untuk mengetahui anggaran desa, tetapi juga berhak menuntut pertanggungjawaban atas rencana maupun pelaksanaan dana desa.” Jelas Wako.
Melalui pelatihan ini diharapkan setiap peserta harus betul-betul mengikuti workshop ini secara serius karena sangat berguna dalam pelaporan keuangan desa masing-masing.
“Jangan pakai cara-cara lama dalam menggunakan anggaran desa, zaman sekarang apa yang kita buat semuanya harus terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.” Sambungnya.

“Kita berharap tidak ada perangkat-perangkat desa yang bermasalah dikemudian hari karena kesalahan mengelola dan melaporkan anggaran desa, oleh sebab itu dengan kegiatan ini perangkat desa dapat memahami dengan baik setiap materi yang diberikan.” Tutupnya.

Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan agar semua kepala desa beserta perangkatnya mengerti dan memahami tentang akuntabilitas keuangan desa. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 November 2016 dengan jumlah peserta sebanyak 165 orang. (Humas)

Share:

Wali Kota Akan Lantik OPD Pertengahan Desember 2016 Ini

PADANG - Pertengahan Desember 2016 sekitar 1.400 pejabat lingkup Pemko Padang, Organanisai Perangkat Daerah (OPD) akan dilantik oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah untuk masa kerja berlaku pada Januari 2017 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Asnel mengatakan, "pelantikan sebanyak 1.400 pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut semuanya terdiri dari Eselon ll hingga Eselon IV. Jadi pejabat dilingkup Pemko Padang dilantik ulang secara keseluruhan," ujarnya, Kamis (24/11).
    
Dikatakan perombakkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Ada dinas atau badan yang bergabung dan ada pula yang terpisah sehingga untuk pemerataan keseluruhannya dilantik ulang pada pertengahan Desember 2016 tersebut.

Asnel menjelaskan, sebelumnya pada 2016 terdapat 34 SKPD, sementara untuk awal Januari 2017, Kota Padang akan memiliki 35 SKPD hasil rombakan OPD sesuai aturan berlaku yang telah disahkan beberapa waktu lalu di DPRD Kota Padang.

"Kemudian juga disampaikan pejabat yang akan dilantik bulan depan itu diupayakan termasuk kepala definitif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), apalagi diketahui telah sekitar empat bulan hanya dipimpin pelaksana tugas (plt) kepala saja, " ungkapnya.

Sementara Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Faisal Nasir mendorong pimpinan daerah itu segera melantik pimpinan-pimpinan OPD yang masih mengalami kekosongan kepemimpinan, apalagi ada dinas atau badan yang dihilangkan atau baru dan berlaku 2017.

Menurutnya, dengan telah dilantiknya Sekda Kota Padang pada Jumat (18/11) lalu, seharusnya dapat diiringi percepatan penentuan pimpinan tiap OPD baru. "Ini salah satu tugas terpenting Sekda Kota Padang yang baru bersama pimpinan daerah menunjuk pimpinan OPD secepatnya sebab terjadi perombakan OPD dan telah disahkan beberapa waktu lalu di DPRD Padang, " ujarnya.

Faisal berharap Sekda Kota Padang Asnel serta pimpinan daerah dapat menyelesaikan penentuan pimpinan OPD baru maksimal akhir 2016, jangan ditunda-tunda. Segera lantik pimpinan-pimpinan keseluruhan OPD yang berlaku Januari 2017 dan memprioritaskan pelaksanaan pelantikan OPD tersebut, "ungkapnya.(baim)

Share:

Wawako Bersama DPRD Bahas RAPBD 2017

PADANG-Wawako Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Bahas RAPBD 2017 Pertumbuhan ekonomi Kota Padang 2017, ditargetkan sebesar 6,98 persen. Target ini ditetapkan dengan mengacu pada pencapaian 2016 yang diperkirakan 6,80 persen.

"Peningkatan laju pertumbuhan ekonomi ini, didasarkan proyeksi 5 tahun terakhir dengan menggunakan patokan capaian 2010-2014," ungkap Wawako Padang, Emzalmi saat penyampaian RAPBD 2017 dalam rapat paripurna DPRD Padang yang digelar, Selasa (14/11/2016).

Dikatakan Emzalmi, pendapatan daerah 2017 diperkirakan sebesar Rp2,083 triliun. Sementara, belanja daerah Rp2,267 triliun sehingga RAPBD Padang 2017 akan mengalami defisit sebesar Rp183,97 miliar.

Pendapatan daerah ini, terangnya, terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp476,27 miliar, dana perimbangan Rp1,498 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebanyak Rp108,22 miliar.

Sementara, belanja daerah dianggarkan Rp2,267 triliun. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp1,160 triliun, belanja langsung Rp1,106 triliun, pembiayaan daerah Rp183,97 miliar.

Pembiayaan daerah ini terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp196,97 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp13 miliar.

"Defisit ini, nantinya akan ditutup dengan penerimaan pembiayaan sehingga RAPBD kembali berimbang (balance)," terang Emzalmi.(*)
Share:

DPRD Kota padang,Masyarakat Keluhkan Lampu Penerangan Jalan

PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang anjurkan Dinas Pekerjaan Umum Tentang lampu penernagan Jalan, selama ini masih banyak dikeluhkan masyarakat. DPRD Kota Padang meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) memperhatikan kelayakan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Padang. Sebab, PJU di sejumlah ruas jalan terlihat rusak dan tidak terawat.

Ketua DPRD Padang, Erisman menegaskan, PJU merupakan hak masyarakat dan mesti dipenuhi oleh pemerintah kota karena telah dipungut (PPJ). Jangan sampai kewajiban masyarakat ditagih sementara hak mereka terkesan terabaikan. "Selain itu, untuk menjaga PJU yang sudah ada, masyarakat diminta untuk tidak mempreteli kabel-kabel lampu. Kami mengharapkan masyarakat sama-sama menjaganya," kata Erisman.

Sementara anggota Komisi III DPRD Kota Padang , "Iswanto Kwara mengatakan, memang banyak keluhan masyarakat mengenai PJU ini, namun selama ini ia nilai dari pihak PU kurang tanggap dengan hal itu, dengan alasan keterbatasan anggaran, " ujarnya, Senin (20/11).

Menurutnya bila disinergikan dengan pengembangan wisata Kota Padang, tentu penerangan di kawasan wisata harus masuk dalam program prioritas. Dinas PU sebaiknya tidak hanya terpaku pada program betonisasi semata.
Dinas PU harus bisa profesional dan totalitas, jangan hanya betonisasi, drainase saja, tapi PJU harus diperhatikan pula.

Memang pengaspalan dan betonisasi itu harus, dan DPRD mendukung kinerja pemko dalam merealisasikan target betonisasi hingga akhir 2016 ini. Namun, kebutuhan warga kota tidak hanya pengaspalan atau betonisasi saja, penerangan jalan juga penting guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, tindak kriminal atau menjadi tempat ajang mesum bagi anak- anak muda.

"Lambannya upaya perbaikan lampu jalan oleh Dinas PU Padang diakui Politisi PDIP tersebut. Bahkan, pengakuannya, dirinya pernah meminta satu unit lampu jalan untuk warga kota. Tiang sudah ada, tinggal melakukan pengecekan apakah lampu yang rusak dan harus diganti atau bagaimana. Namun, belum direalisasikan sampai saat ini. Jangan setelah ada kecelakaan atau hal yang tak di inginkan baru dilakukan perbaikan," tuturnya.

Lebihlanjut katanya, berbicara kota secara keseluruhan masih kurang, ia menilai dinas terkait melakukan perawatan PJU ketika ada kegiatan kegiatan besar saja. Salah satunya saat ini dikawasan jembatan Siti Nurbaya. Memang saat ini sudah terlihat lampu- lampu di jembatan tersebut sudah hidup kembali. 

Namun hal itu dinilai karena akan adanya agenda besar pemerintah kota dengan adanya kunjungan dari Asia Tenggara bertepatan juga dengan Festival Ekonomi dan Budaya Antar Bangsa 2016,Investasi Malindo MBCC Asia di Kota Padang, Desember 2016 depan.
"Ia mengharapkan, perawatan lampu jalan harus terus dilakukan. Karena diketahui pada setiap pembayaran rekening listrik dari masyarakat kan sudah sekalian telah dipungut Pajak Penerangan Jalan (PPJ) setiap kali membayar tagihan listrik. Untuk itu masyarakat harus mendapat umpan balik (feedback), artinya dari masyarakat uangnya ada, ya kan?. " ungkapnya.

Ketua Komisi III Dprd Kota Padang, Helmi Moesim juga memaparkan hal serupa. Penerangan jalan belum maksimal. Dinas PU sudah meminta dukungan penganggaran pada DPRD Padang. Selaku ketua komisi bidang pembangunan, pihaknya menyepakati untuk menganggarkan di tahun depan. Diakuinya, penerangan harus segera diwujudkan. "Penerangan jalan belum sempurna,"ungkap politisi Golkar itu.(Baim)

Share:

Pembukaan Porprov XIV 2016 Meriah, Walikota Harapkan Atlet Junjung Tinggi Sportifitas

PADANG,SS-Pembukaan Pekan Olah Raga Provinsi Porprov XIV Tahun 2016 Sumatera Barat berjalan aman dan berlangsung meriah dengan suguhan sejumlah atraksi dan panggung hiburan.
Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) XIV Sumatera Barat di Padang resmi ditabuh yang dilaksanakan di Stadion GOR H. Agus Salim Padang,  Sabtu (19/11) malam dihadiri oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Yuni Poerwanti serta sejumlah pejabat penting dari pusat.

Dalam sambutanya, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan, pihaknya(Pemko Padang,red) merasa tersanjung karena mendapat kehormatan sebagai pelaksana Porprov kali ini. Hal ini menurutnya akan membawa dampak cukup baik bagi Kota Padang terutama di sisi perekonomian. 

Pihaknya akan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada tamu dan seluruh kontigen. Sehingga diharapkan para kontingen merasa terkesan saat di Padang. "Kami juga tentu berharap agar selama kegiatan Porprov XIV ini diharapkan seluruh atlet yang bertanding menjunjung sportifitas,"ujarnya.
"Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Yuni Poerwanti yang hadir malam itu merasa takjub dengan kemeriahan opening ceremony tersebut. Menurutnya, dengan Porprov akan muncul bibit atlet yang dapat berbicara di segala tingkatan. 

Menurutnya dengan adanya iven ini, potensi atlet yang ada di daerah akan berkembang baik. Mereka akan dapat bersaing di tingkat provinsi maupun nasional nantinya. Juga dengan adanya Porprov ini bisa sekaligus menjadi ajang promosi efektif di bidang pendidikan, kesehatan dan juga untuk promosi perdamaian.

Lebihlanjut katanya, melalui iven ini bisa mendorong para atlet nantinya untuk lebih dapat mengasah kemampuan dan bisa berprestasi di kancah Nasional bahkan Internasional
"ungkapnya.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Gubernur mengatakan, Sumbar adalah daerah yang memiliki cukup banyak atlet berbakat dan potensial. Buktinya, Sumbar berhasil meraih posisi 10 besar di ajang PON. Selain itu, potensi yang ada di Sumbar masih belum tergali dan hal ini merupakan tanggungjawab bersama.

Sumbar daerah yang memiliki potensi atlet yang cukup banyak. Kita harus bisa menggali potensi mereka dan meraih prestasi terbaik, baik itu di tingkat Nasional ataupun Internasional,"ungkapnya.
Juga terlihat seluruh kontingen kabupaten / kota juga diperkenalkan pada malam itu. Mereka melambaikan tangannya ketika melewati panggung utama.

Dalam pembukaan Porprov XIV ini juga disuguhkan beragam hiburan yang ditampilkan. Seperti pesta kembang api, tari massal, atraksi marching band terbaik Sumatera Barat dari IPDN Baso, gandang tasa serta puncaknya penampilan grup band asal Jakarta, J-Rocks.(adv)
Share:

Paripurna Penyampaian RAPBD TA 2017,Pertumbuhan Ekonomi 6,98 Persen

PADANG-Penyampaian RAPBD TA 2017 oleh Wakil Walikota Padang, Ir. H. Emzalmi, M.Si tanggal 15 November 2016 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Padang.
DPRD membentuk tiga panitia khusus untuk menindaklanjutinya dengan pembahasan bersama SKPD terkait sesuai hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kota Padang masa sidang III tanggal 14 November 2016.
 
Rapat kerja dimulai tanggal 16 sampai dengan 19 November 2016 dan ditindaklanjuti dengan kunjungan kerja ke luar daerah pada tanggal 20 sampai dengan 24 November 2016.

Rapat TAPD dengan Badan Anggaran dilaksanakan tanggal 28 November 2016 guna menyusun laporan  yang akan disampaikan pada fraksi-fraksi dalam membuat pendapat akhir fraksi untuk disampaikan pada rapat paripurna dewan tanggal 30 November 2016. Pansus I pendapatan dan pembiayaan diketuai oleh Helmi Moesim.

Pertumbuhan ekonomi Kota Padang 2017, ditargetkan sebesar 6,98 persen. Target ini ditetapkan dengan mengacu pada pencapaian 2016 yang diperkirakan 6,80 persen.
"Peningkatan laju pertumbuhan ekonomi ini, didasarkan proyeksi 5 tahun terakhir dengan menggunakan patokan capaian 2010-2014," ungkap Wawako Padang, Emzalmi saat penyampaian RAPBD 2017 dalam rapat paripurna DPRD Padang yang digelar, Selasa (14/11/2016).

Dikatakan Emzalmi, pendapatan daerah 2017 diperkirakan sebesar Rp2,083 triliun. Sementara, belanja daerah Rp2,267 triliun sehingga RAPBD Padang 2017 akan mengalami defisit sebesar Rp183,97 miliar.
Pendapatan daerah ini, terangnya, terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp476,27 miliar, dana perimbangan Rp1,498 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebanyak Rp108,22 miliar. 

Sementara, belanja daerah dianggarkan Rp2,267 triliun. Terdiri dari belanja tidak langsung Rp1,160 triliun, belanja langsung Rp1,106 triliun, pembiayaan daerah Rp183,97 miliar.
Pembiayaan daerah ini terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp196,97 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp13 miliar.

"Defisit ini, nantinya akan ditutup dengan penerimaan pembiayaan sehingga RAPBD kembali berimbang.
Untuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan APBD (RAPBD) 2017 yang telah
disampaikannya pengantar nota keuangan RAPBD DPRD Kota Padang, membentuk tiga  Pansus   pada Selasa 

Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kota Padang, Ermanto Saat Paripurna pembentukan Pansus pembahasan RAPBD 2017mengatakan untuk pembahasan RAPBD Kota Padang 2017 tiga Pansus DPRD  telah dibentuk yaitu  untuk pembahasan pendapatan dan pembiayaan, pembahasan belanja tidak langsung dan belanja langsung.

Ermanto  mengatakan  untuk pembahasan pendapatan dan pembiayaan akan dibahas oleh Pansus I DPRD Kota Padang yang beranggotakan 14 anggota serta koordinator Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra.

Kemudian Pansus II, katanya, dibentuk untuk pembahasan belanja tidak langsung dengan dikoordinatori oleh Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi dan sembilan anggota DPRD setempat dalam keanggotaan Pansus.

Sementara pembahasan belanja tidak langsung dilaksanakan oleh Pansus III dengan koordinator Wakil Ketua DPRD Kota Padang Asrizal dan beranggotakan 18 anggota.

"Secara umum koordinator umum dari pelaksanaan pembahasan RAPBD 2017 oleh Pansus tersebut ialah Ketua DPRD Padang Erisman," ujarnya.

Erisman mengatakan  pembahasan RAPBD 2017 tentang hal-hal terkait, ketiga Pansus DPRD Kota Padang tersebut akan melaksanakan dan mengevaluasi hasil rapat kerja dengan pemko  Padang.

Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi dalam penyampaian pengantar nota keuangan RAPBD Padang 2017 mengatakan secara umum penyusunan anggaran tahun 2017 diarahkan untuk pencapaian visi dan misi mewujudkan Padang sebagai kota pendidikan, perdagangan dan pariwisata yang sejahtera, religius dan berbudaya.

Enzalmi mengatakan visi dan misi tersebut telah ditetapkan dalam 10 program prioritas pembangunan Kota Padang termasuk di antaranya percepatan pembangunan sarana perdagangan kota dan sentra ekonomi, peningkatan dan pemerataaan mutu pendidikan dan peningkatan infrastruktur perkotaan dan transportasi kota.
APBD 2017  untuk peningkatan penataan birokrasi dan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan serta pengalaman agama dalam kehidupan masyarakat kota Padang,Pungkas Wawako.(*)
Share:

Ketua Pansus DPRD Kota Padang Helmi Moesim,Menyampaikan Hasil Pembahasan

PADANG,SS-Ketua Pansus Pendapatan dan Pembiayaan DPRD Kota Padang, Helmi Moesim menyampaikan hasil pembahasan Pansus Pembelanjaan dan Pembiayaan DPRD Kota Padang sudah menunjukan progresnya dengan pemasukan untuk pendapatan asli daerah dari Dispora Kota Padang dan Dinas TRTB Kota Padang sebesar Rp. 2 Miliar.hal itu sudah disetujui oleh kepala dinas bersangkutan sesuai dengan kemampuan dan potensi sumber P AD yang dimiliki.

Pemko Padang sendiri sudah membiayai pembangunan sarana olah raga di Kompleks GOR H Agus Salim sebesar Rp. 2,6 Miliar. Seharusnya suntikan dana yang sudah diberikan Pemko Padang tersebut memberikan umpan balik dengan peningkatan PAD.

Diharapkan pada hari kedua pembahasan ini PAD Kota Padang bisa bertambah dari hasil pembahasan bersama Badan Pendapatan Daerah Kota Padang.(Ss)

Share:

Bank Nagari Launching KUR,Resmi Dibuka Gubenur Sumbar

Gubenur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno Resmi Membuka Kredit Usaha Rakayat (KUR) Yang dilaksanakan Bank Nagari sosialisasi dan peluncuran (launching) Kredit Usaha Rakyat (KUR), Senin (1/11) di Padang. Penyaluran KUR diyakni dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Sumbar. 

hal itu disampaika Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno, sekaligus yang membuka kegiatan yang dihadiri Plh. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar Bob Hasfian, Dirut Bank Nagari Dedy Ihsan, Ketua Komisi III DPRD Sumbar Iswandi Latif, serta para pimpinan Dinas Koperasi dan UKM dari seluruh kabupaten dan kota, serta pemimpin cabang Bank Nagari, di Hotel Kyriad Bumiminang, menyatakan apresiasinya kepada Bank Nagari sebagai bank penyalur KUR.
“KUR telah terbukti membantu ekonomi masyarakat, seperti sektor pertanian, usaha mikro dan kecil,” katanya.

Dalam penyaluran KUR, pihak Bank Nagari harus profesional memberikan layanan KUR, sebaliknya masyarakat juga harus memenuhi seluruh persyaratan agar dapat menikmati KUR.
Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hendri, menyebutkan ketika Bank Nagari ditunjuk sebagai Bank Pelaksana KUR pada tahun 2010 hingga 2014, akumulasi plafond KUR yang pernah disalurkan mencapai Rp 2,1 triliun dan debitur sebanyak 55. 763.

“Kemudian sejak tahun 2015 Bank Nagari belum ditunjuk oleh pemerintah sebagai Bank Penyalur KUR sehingga KUR di Sumbar lebih banyak diakses oleh sejumlah Bank BUMN. Belum ditunjuknya Bank Nagari sebagai Bank Penyalur KUR tersebut, sangat mempengaruhi akselerasi penyaluran kredit Bank Nagari kepada UMKM. Dimana jumlah debitur KUR Bank Nagari yang pada bulan Desember 2014 sebanyak 25.727 orang menurun signifikan menjadi 14.345 orang pada Desember 2015, baik karena KUR tersebut lunas atau karena pindah ke Bank lain. 

Menyikapi kondisi ini, maka Bank Nagari berupaya keras  memenuhi persyaratan untuk ditunjuk kembali sebagai Bank Pelaksana KUR. Setelah melalui proses yang cukup panjang maka akhirnya pemerintah menyetujui Bank Nagari sebagai Bank Penyalur KUR tahun 2016, namun sektor usaha yang dapat dibiayai untuk sementara dibatasi dulu kepada sektor Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Target penyaluran pada tahun 2016 ini adalah sebesar Rp 100 miliar, yang terdiri dari Rp 25 miliar untuk KUR mikro dan Rp 75 miliar untuk KUR Ritel.

Mengingat sektor KUR Bank Nagari dikhususkan untuk sementara hanya sektor pertanian (termasuk perkebunan dan kehutanan), peternakan dan perikanan, maka Bank Nagari sangat memerlukan sinergisitas dengan pihak-pihak terkait serta dilakukannya penyebaran informasi dan edukasi.
Sosialisasi untuk tahap awal ini dilakukan kepada Dinas/SKPD yang membawahi urusan Koperasi & UMKM, pertanian, perkebunan, kehuta¬nan peternakan dan perikanan di Provinsi, Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat.

“Mudah-mudahan acara ini dapat memberikan manfaat bagi Bank Nagari dan pihak yang terkait sehingga KUR Bank Nagari ini dapat mengambil peran yang berarti dalam peningkatan ekonomi daerah, peningkatan taraf hidup masyarakat dan pengenta-san kemiskinan,” harapnya.

Sementara itu Bob Hasfian, Plh. Kepala OJK Sumbar, adanya KUR bagi sektor UMKM dapat membantu penyediaan pembiayaan yang dibutuhkan untuk pengembangan usaha. Sedangkan bagi pemerintah, guna percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM dalam rangka penanggulangan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, serta pertumbuhan ekonomi.(*)

Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.