Terima kasih anda telah berkunjung di http://www.sorotsumatera.com/ 2016 ~ Sorot Sumatera

2017 APBD Kota Padang Terjadi Pengurangan

PADANG,SS- Hasil pembahasan evaluasi Gubernur Sumbar terhadap APBD Kota Padang tahun 2017, diketahui APBD Kota Padang mengalami pengurangan mencapai Rp100 miliar lebih. Hal itu diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Asnel, Kamis (29/12) bersama Badan Anggaran DPRD Padang.
 
Asnel membenarkan terjadi pengurangan Rp100 miliar lebih yang harus dirasionalisasi, karena sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tidak boleh lebih tinggi. Itu yang harus dibahas antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Banggar DPRD.
 
Menurutnya pengurangan itu terjadi diberbagai SKPD, namun dia tidak menjelaskan secara rinci. "Rasionalisasi itu terjadi per kegiatan saja, jadi tidak fokus di masing-masing SKPD, " terang Asnel.
 
Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra mengatakan dari evaluasi gubernur, ada beberapa item belanja modal yang perlu menjadi perhatian Pemko. "Saran Gubernur adalah prinsip efesiensi, sehingga besaran belanja di beberapa item hanya perlu dirasionalisasikan saja. Tidak ada yang dicoret.
 
Disamping itu, gubernur juga menyarankan agar dalam penggunaan anggaran nantinya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. "Sehingga tidak menjadi persoalan hukum di kemudian hari," pungkas Ketua DPD Golkar Padang itu
 
Sementara Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi mengatakan, sebenarnya tidak ada persoalan yang berarti dari hasil evaluasi gubernur tersebut. Hanya rasionalisasi saja di beberapa kegiatan. Artinya tidak ada yang dicoret.
 
Dijelaskan, pada prinsipnya, penyusunan APBD 2017 sudah tepat sesuai aturan dan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) baik Kota Padang maupun Provinsi Sumbar. "Selain itu juga telah mengakomodir Nawa Cita pemerintah pusat. Jadi tidak ada masalah.
 
"Lebihlanjut dikatakan, beberapa hal yang perlu dirasionalisasi terutama terkait target pendapatan dan belanja daerah,"ungkap Kader PKS tersebut.(baim)

Share:

Peringatan Hari Ibu ke-88 Meriah

SIJUNJUNG,TEROBOS-Puncak peringatan Hari Ibu ke-88 dan  Hari Ulang Tahun (HUT) Dharmawanita Persatuan ke-17 tingkat Kabupaten Sijunjung yang dipusatkan di gedung Pancasila Muaro Sijunjung, Kamis  (22/12), diwarnai dengan susana haru dan  meriah.

Peringatan yang dihadiri Bupati H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo, Wakil Bupati H. Arrival Boy, Forkopinda, anggota DPRD Muslim dan Asdawati, pejabat teras Pemkab, kepala SKPD, ketua dan pengurus berbagai organisasi wanita serta camat se-Kabupaten Sijunjung, tidak saja ditandai dengan pemotongan kue, tapi juga diisi dengan berbagai kegiatan.

Suasana haru mulai terasa sejak Endang Sulistiawati dan Delvianti Basir membacakan puisi berjudul ibu. Dan makin terasa ketika Nova dan Yosa menyanyikan lagu Keramat.  Rasa haru makin menusuk saat Bupati H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo memimpin mengheningkan cipta, karena dengan suara serak bupati mengajak seluruh yang hadir berdoa dengan khusuk untuk keselamatan serta kedamaian ibu yang masih hidup dan yang telah meninggal dunia.

Keharuan  makin menusuk hati tatkala ketua tim penggerak PKK Kabupaten Sijunjung Ny. Hj. En Yuswir Arifin di penghujung sambutannya menyampaikan pesan dengan suara serak dan linangan air mata, sehingga sebagian kaum ibu juga terbawa arus kesedihan. Bahkan Bupati Yuswir Arifin, Wakil Bupati Arrival Boy dan pejabat lain juga berlinang air matanya.

Suasana haru nan pilu beransur menjadi riang setelah api yang menyala di atas angka 88 dan 17 ditiup oleh ketua tim penggerak PKK Ny.  En Yuswir Arifin dan ketua Dharmawanita Persatuan Ny. A.T. Rohendi. Kue peringatan Hari Ibu yang dipotong oleh ketua Bhayangkari Ny. Ratna Dody Pribadi selaku ketua pelaksana,  disuapkan kepada ketua TP PKK dan bupati. Setelah itu, ketua Bhayangkari yang disuapi kue oleh Kapolres AKBP Dody Pribadi.

Dalam suasana riang gembira itu, yang disuapi kue peringatan Hari Ibu dan  HUT Dharmawanita oleh suami tercinta, tidak hanya ketua Bhayangkari, tapi juga ketua  tim penggerak PKK Ny. En Yuswir Arifin, ketua GOW Ny. Ria Arrival Boy, ketua Persit Ny. Zusnan Hadi dan ketua organisasi wanita lainnya.

Seusai menyuapkan kue, bupati, wakil bupati, Kapolres, Dandim  dan pejabat lain menyerahkan setangkai bunga kepada isteri masing-masing yang dilengkapi dengan cipika cipiki (cium pipi kanan dan pipi kiri).

Ibu adalah sosok yang luar biasa. Sosok perempuan yang tegar ketika badai kehidupan menghempas. Secara fisik ibu memang sosok yang lemah, namun ketika harus menyelamatkan anak-anaknya, jiwa dan raganya berubah jadi pemberani. Rela berkorban apa saja demi membela kepentingan anaknya. Ibu menjadi penyelamat keluarga disaat sang ayah terperosok dalam krisis kehidupan.

Seiring dengan usia yang kian senja, meski kening dan pipi sudah kerut, tenaga kian lemah, kaki dan tangan sudah lunglai,  pandangan mata mulai kabur, pendengaran telinga mulai pekak, ibu tetap berharap dan berdoa  agar anaknya memperoleh yang terbaik dalam mengharungi hidup dan kehidupan.

“Karena itu, pada Hari Ibu ini, semua kita tanpa kecuali diharapkan memetik hikmah yang dalam tentang pentingnya ibu. Karena seorang ibu adalah sosok yang tak tergantikan oleh apa dan siapa pun.   Ibu adalah sosok yang selalu ada ketika kita membutuhkannya. Ibu sosok yang selalu rindu saat kita melupakannya. Seorang ibu  selalu memaafkan bila kita berbuat salah padanya.

Seorang ibu adalah sosok yang kasih sayangnya melampaui mentari yang kadang hilang ditelan malam atau bulan yang lenyap oleh pajar. Kasih sayang seorang ibu tidak berujung dan tidak berkesudahan,” demikian antara lain pesan ketua TP PKK Ny. En Yuswir Arifin yang terucap dengan suara serak dan linangan air mata.(Nas)
Share:

2016 Pessel memperoleh kegiatan pengembangan tanaman cabe

PESSEL,TEROBOS-Painan, Desember 2016 - Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Pessel, Kusnadi didampingi Kabid Holtikultura, Widyadari  kemarin menyebutkan, tahun anggaran 2016 Pessel memperoleh kegiatan pengembangan tanaman cabe dari pemerintah pusat melalui APBN untuk lahan seluas 40 ha yang dikelola oleh 21 kelompok tani.

Dikatakan, cabe merupakan komoditas strategis dan ekonomis. Tahun 2015, luas tanam cabe di Pessel 381 ha, luas panen 338 ha, produksi 2.584 ton dan produktivitas 76,44 kw/ha. Sedangkan tahun 2016, sasaran tanam 225 ha, luas tanam 257 ha, luas panen 334 ha, produksi 4.235 ton dan produktivitas 126 kw/ha.

Menurutnya, kedepan perlu peningkatan penerapan budidaya cabe yang baik dan benar sesuai Permentan Nomor 48 tahun 2009, pengendalian hama penyakit, pengaturan pola tanam dan meningkatkan akses permodalan. Untuk tahun 2017, sasaran tanam seluas 454 ha melalui program pengembangan kawasan dana TP seluas 40 ha.

Kemudian untuk Keltan Lubuk Labau, dikembangkan tanaman cabe seluas 2 ha dengan produksi 1 ton. Dalam hal ini, keltan dibantu bibit, obat-obatan, pupuk organik dan lainnya. (03)
Share:

PHBI Payakumbuh Gelar Maulid Nabi di Istiqomah

PAYAKUMBUH,TEROBOS-Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Payakumbuh bersama Majelis Taklim Indonesia (MTI) Payakumbuh dan Pengurus Kelompok Yasin menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqomah, Bulakan Balai Kandi, Rabu (14/12). Peringatan hari lahir Rasulullah ini juga didukung penuh oleh Pemko Payakumbuh.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekdako Payakumbuh Benni Warlis, Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Suparman, Kepala Kantor Kementerian Agama yang diwakili oleh Darius, MM, pimpinan SKPD, Anggota kelompok Yasin, ormas dan sejumlah undangan lainnya. Sebagai penceramah, panitia mengundang Ustd. Drs. Salman, MH dari Bukittinggi yang juga Ketua FKUB Kota Bukittinggi.

Dalam sambutannya, Sekdako Benni Warlis mengharapkan bukan hanya sekedar  mengenal hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, tapi mengaplikasikan seluruh ajaran Nabi Muhammad berdasarkan Alqur’an dan sunnah rasul. Sekdako meminta, agar seluruh warga kota, pimpinan daerah, aparat penyelenggara Negara,  punya komitmen kuat dalam menteladani sikap dan perbuatan kepemipinan Nabi Muhammad SAW.

“Peringatan Maulid ini bukan hanya sebagai seremonial semata, namun kita semua harus bisa mencontoh sifat dan kehidupan Rasulullah SAW dalam segala segi kehidupan. Yang utamanya meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT. Jika warga kota sudah beriman dan bertaqwa, Payakumbuh akan mendapat keberkahan dan Ridho Allah, untuk menuju syurga Allah, kehidupan kekal dan abadi,” sambut Sekdako.

Tausyiah ustad Salman, mengajak jemaah, untuk benar-benar menggali, menghayati dan mengamalkan seluruh ajaran Nabi Muhammad yang terkandung dalam Alqur’an.  Selain memperbaiki shalat wajib, Salman juga mengajak umat beragama memperbaiki dan memperbanyak shalat sunat. Menjadikan shalat sunat sebagai kebutuhan primer, akan meningkatkan mutu shalat lima waktu dan peningkatan kualitas kehidupan umat Islam.(web)
Share:

Seminar Kependudukan Membngun Remaja Berakhlakul Karimah

BUKITTINGGI,SS-Koalisasi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan Kota Bukittinggi yang digawangi Drs. H. Yasmen menggelar seminar dengan tema mewujudkan remaja yang berkarakter, berbudaya dan berakhlakul karimah, Rabu (21/12) di aula Potekes Kemenkes Belakang Balok. Seminar turut dihadiri Walikota yang diwakili Asisten III, Ir. H. Zet, Ketua TP PKK yang juga Bunda Genre Sumbar Ny. Yesi Ramlan, Ketua Koalisi Kependudukan Sumbar Prof. Rahmat Syahni dan SKPD terkait.

Pada Sambutannya Ir, H. Zet mengungkapkan jumlah penduduk merupakan aset bagi suatu daerah yang harus dikelola dengan baik. Untuk itu perlu adanya pola kebijakan dan persepsi yang sama bagi semua stake holder terkait.

Dari data 2015, ungkap Zet Bukittinggi memiliki 39.62 % penduduk dan 39.11 % usia sekolah. Dengan demikian lebih dari 50 % penduduk kota jam gadang berada pada rentang usia produktif atau yang lebih dikenal dengan istilah bonus demografi . Jumlah tersebut merupakan modal besar bagi pembangunan dan membutuhkan perhatian khusus baik dari segi kesehatan, pendidikan, dan lainnya.

Sementara Bunda Genre Ny. Yesi Ramlan mengungkapkan remaja merupakan generasi yang membutuhkan perhatian dari seluruh orang dewasa di sekitarnya. Baik itu perhatian dalam bentuk bimbingan maupun arahan tentang berperilaku dan memanfaatkan masa remaja serta merencanakan masa depan yang baik.

Menurut Yesi masa remaja merupakan suatu proses transisi, dimana seseorang akan mengalami perubahan baik dalam hal konsep diri, harga diri maupun perkembangan fisik. Pada masa tersebut, seseorang sangat membutuhkan penerimaan dari lingkungannya.

Untuk itu Yesi menghimbau seluruh pihak terutama orang dewasa untuk peduli terhadap lingkungan dan remaja yang ada disekitarnya. “Jadilah Bunda bagi seluruh generasi muda di sekitar kita. Berikan teladan, arahan dan bimbingan kepada mereka sehingga menjadi generasi yang bisa memanfaatkan masa muda dan merencakan masa depannya”, ungkap Yesi.

Ketua Koalisasi Kependudukan Bukittinggi, Drs. Yasmen mengungkapkan seminar dihadiri 100 peserta yang berasal dari OSIS, Pusat Informasi dan Komunikasi Remaja (PIK-R) sekolah, PIK-M, guru bimbingan konseling, dan stake holder lainnya. Sementara narasumber dihadirkan Ketua Koalisi Kependudukan Sumbar Prof. Rahmat Syahni yang membawakan materi Remaja Dan Angkatan Kerja, Bunda Genre Sumbar Ny. Yesi Ramlan dengan materi perkembangan remaja berkualitas, Ketua Komisi I Koalisi Kependudukan Bukittinggi, Dr. Erman Ramli  dengan materi Kesehtan Reproduksi Remaja dan Ustads Gusrizal Gazahar LC memberikan materi agama. (riri)
Share:

Pemko Padang Akhir Tahun 2016 Jadikan Momentum Evaluasi

PADANG,SS-Tahun 2016 sudah hampir di penghujung. Pemerintah Kota Padang menjadikan akhir tahun 2016 sebagai momen evaluasi. Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Marajo bertekad 2017 nanti lebih baik dari sebelumnya.

"Kita evaluasi yang lalu dan 2017 nanti mari kita hadirkan yang lebih baik lagi untuk warga Kota Padang," ajak Walikota Padang kepada seluruh jajaran kerjanya saat rapat di Balikota Padang, kemarin ini.
Walikota mengajak seluruh personilnya untuk kembali memasang niat bekerja lebih baik ke depannya. Termasuk memberi pelayanan lebih kepada masyarakat.

"Kita berikan pemikiran terbaik untuk kota ini," harap Mahyeldi.
Mahyeldi menginginkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja penuh inovasi. Sehingga nanti masyarakat yang dilayani merasa terpuaskan.

"Dengan begitu masyarakat merasa punya pemerintah," sebutnya.
Mahyeldi menginginkan seluruh SKPD bekerja dengan kecepatan dan kekuatan penuh pada 2017 nanti. Tidak ada lagi yang memperlambat maupun yang berlambat-lambat.

Setiap pekerjaan yang dilakukan oleh SKPD di lingkup Pemko Padang juga diharapkan memberikan pengaruh besar kepada masyarakat. Termasuk membangun kebersamaan di internalisasi setiap SKPD.
"Hidupkan suasana demokratisasi lewat rapat di tiap SKPD sehingga nanti muncul inovasi-inovasi baru," imbau Mahyeldi.diberitakan Impian News.com.(*)
Share:

Pemko Pariaman Umumkan Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah Hutan Kota

KOTA PARIAMAN,TEROBOS- Pemerintah Kota Pariaman mengumumkan dan menerbitkan pengumuman pentapan lokasi pengadaaan tanah untuk pembangunan hutan Kota Pariaman sebagai tindak lanjut Perpres Nomor 71 Tahun 2012 yang dilaksanakan Kasubag Pertanahan Bagian Pemerintahan Kota Pariaman, Jumat (16/12)

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya konsultasi publik dan didapatkannya kesepakatan atas lokasi rencana pembangunan hutan kota pariaman antara tim persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan hutan kota pariaman dengan pihak yang berhak, melalui pendelegasian kewenangan pelaksanaan persiapan pengadaan tanah pembangunan hutan Kota Pariaman kepada Walikota Pariaman.

Penyelenggaraan pengadaan tanah ini, secara prinsip telah ditetapkan oleh Sekretaris Kota Pariaman Indra Sakti, SH, MM, sehingga penetapan lokasi pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dapat terlaksana sesuai dengan regulasi dengan tujuan pembangunan hutan kota pariaman adalah untuk meningkatkan keserasian dan keseimbangan ekosistem perkotaan yang mencakup unsur lingkungan fisik, sosial dan budaya.

Dalam pengelompokkan manfaat hutan kota yang lebih rinci, bedasarkan tinjauan pembangunan hutan kota yaitu memperbaiki iklim mikro perkotaan, meresapkan air, melestarikan keanekaragaman hayati lokal yang khas,  menyediakan objek ekowisata, dan menyediakan daerah alternatif evakuasi tsunami serta mencegah erosi dan lonsor.

Kegiatan ini direncanakan di Desa Sikapak Barat dan Desa Sikapak Timur Kenagarian Sikapak Kecamatan Pariamatan Utara  Kota Pariaman dengan luas tanah yang dibutuhkan ± 2,95 Ha, dengan perikiraan waktu pengadaan ± 425 hari kerja dan pelaksanaan pembangunan fisik untuk Pembangunan Hutan Kota Pariaman diperkirakan selama 3 (tiga) tahun.

Sesuai dengan prosedur pelaksanaan teknis pentapan lokasi pengadaan tanah Kota Pariaman harus diumumkan melalui media cetak atau elektronik, dalam hal ini Pemko Pariaman menyebarluaskan informasi melalui website resmi Pemerintah Kota Pariaman.(web)
Share:

KPU Refleksi Akhir Tahun Program Kegiatan Kepemiluan

Pulau Punjung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menggiatkan program pendidikan politik bagi pemilih pemula dengan mengelar sosialisasi politik ke Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

"Meski masa pemilu masih lama, kami mencoba melakukan upaya perubahan untuk meningkatkan partisipasi pemilih sejak dini, khususnya bagi pemilihan pemula," kata Ketua KPU Dharmasraya Yanuk Sri Mulyani saat jumpa pers dalam rangka penyampaian "Refleksi Akhir Tahun Program Kegiatan Kepemiluan Kabupaten Dharmasraya, di Pulau Punjung, Kamis.

Upaya meningkatkan partisipasi bagi pemilih pemula akan dilaksanakan secara berkelanjutan, menurutnya jika sosialisasi hanya dilakukan menjelang pemilu saja dinilai tidak cukup dalam membentuk pemilih pemula yang melek politik.

Untuk itu, lanjutnya kegiatan pendidikan politik harus dioptimalkan dari sekarang, sebab mereka memiliki pemahaman dan pengetahuan yang terbatas tentang politik dan pemilu.

"Sosialisasi politik tidak hanya di kalangan pemilih pemula saja, melainkan seluruh masyarakat juga kami berikan mulai tahun depan," ujarnya.

KPU Dharmasraya pascapilkada lalu sepanjang 2016 telah menggelar sosialisasi politik di 10 SLTA, dari 25 SLTA sederajat yang ada di daerah itu, kata dia.

Ia mengungkapkan, tingkat partisipan masyarakat pada pemilu masih tertinggi di Sumbar saat pileg, pilpres, dan pilkada lalu.

Meski partisipasi tertinggi di Sumbar, katanya melanjutkan, namun jumlah pemilih cenderung menurun walaupun tidak signifikan.

"Oleh karena itu, meningkatkan partisipasi pemilih menjadi catatan penting kami pada evaluasi tahun ini untuk pemilu berikutnya," ujarnya.

Ia menambahkan, proses tahapan pemilihan legislatif dan pilpres unt 2019 sudah akan mulai tahun depan. Diberitakan Antara. (*)
Share:

TNKS Berdayakan Masyarakat Kelola Objek Wisata

SOLSEL,SS-Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) memberdayakan masyarakat dalam mengelola destinasi wisata Danau Bontak dan "camping ground" di Solok Selatan, Sumatera Barat.

"Pengawasan kawasan TNKS sekarang tidak bisa dilakukan semata-mata oleh polisi hutan maupun petugas resmi. Oleh sebab itu dilibatkan masyarakat dengan pemberdayaan salah satunya diperbolehkan mengelola destinasi wisata yang ada didalam TNKS asalkan konsep pengembangannya bersifat konservasi," kata Kepala Bidang Wilayah Balai Besar TNKS Toni Anwar, saat sosialisasi konsep pengelolaan destinasi wisata Bukit Bontak dengan kelompok sadar wisata (Pokdrwis) Alur Rizates Bangun Rejo, di Padang Aro, Kamis.

Pengelolaan destinasi wisata Danau Bontak dan "camping ground" di Bangun Rejo, Jorong Pincuran Tujuah, Nagari Lubuak Gadang Selatan akan diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alur Rizantes .

Menurutnya konservasi tidak bisa berjalan sendiri tanpa dilakukan pemberdayaan masyarakat sekitarnya.

Acuan TNKS memberikan pengelolaan destinasi wisata kepada masyarakat adalah nota kesepahaman yang sudah ditandatangani oleh pihaknya dengan pemerintah setempat.

"Kita optimistis destinasi Danau Bontak bisa maju karena masyarakatnya kompak dan objeknya juga sangat menarik dan dasar kita memberikannya pada warga setempat adalah MoU pemerintah dengan TNKS," katanya.

Ia menjelaskan konsep pengelolaan destinasi dalam kawasan TNKS harus berdasarkan konservasi. Masyarakat tidak perbolehkan mengganggu flora dan fauna yang ada di dalam kawasan.

Pihak TNKS, imbuhnya memiliki rencana jangka panjang seperti zonasi, desain tapak, rancangan induk pengembangan objek wisata (Ripow), dan nota kesepahaman Balai Besar TNKS dengan pemerintah setempat.

Lokasi yang dikelola masyarakat ini, sebutnya merupakan zonasi dari TNKS dan dasarnya nota kesepahaman dengan pemda.

Ia menambahkan dalam pengembangannya nantinya harus ada perencanaan yang matang seperti pembangunan infrastruktur.

"Kami harus koordinasi intens dengan pemerintah setempat dalam hal pembangunan supaya tidak tumpan tindih sebab kita juga punya dana untuk pembangunan," jelasnya.

Selain itu, tambahnya pengelola harus memiliki manajemen yang bagus terutama untuk turisnya sendiri, fasilitas dan dampak yang akan ditimbulkan seperti sampah.

"Harus ada kesepakatan sebelum diresmikan sehingga dampak bisa diminimalisasi," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan Doni Hendra mengatakan Pokdarwis Alur Rizates sudah dikukuhkan oleh pemerintah daerah.

Destinasi wisata Bukit Bontak, jelasnya merupakan salah satu konsep dengan sasaran wisatawan mancanegara yang dimiliki Solok Selatan karena objek wisata juga ada jalur pendakian Gunung Kerinci.

"Bangun Rejo termasuk salah satu dari delapan induk pengembangan destinasi wisata Solok Selatan," katanya.

Ketua Pokdarwis Alur Rizates Sunardi mengatakan kelompoknya sebetulnya sudah menjadi binaan TNKS sejak lama melalui Kelompok Konservasi Mandiri (KKM).

"KKM yang sudah ada kita lanjutkan menjadi Pokdarwis guna penelolaan destinasi yang sudah ada," katanya. (*)
Share:

Cap Jempol,SMAN 2 Dipelosok Rahi Bermacam Prestasi

SOLSEL,SS-Meski belajar di pelosok, tapi para siswa dan siswi SMAN 2 Kabupaten Solok Selatan tak miskin prestasi. Berbagai prestasi tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional ditorehkan anak didik di sekolah ini. Mereka membuktikan diri bisa saing dengan sekolah favorit lainnya di Sumbar.

SMAN 2 Solsel salah satu sekolah menengah yang terletak di Kecamatan Sangirjujuan. Jumlah siswanya 488 orang dan tergabung dalam 18 rombongan belajar (rombel). Sepintas sekolah ini terlihat sama seperti sekolah lainnya, meski dari sisi fasilitas masih ada kekurangan.

Siapa sangka di balik kesederhanaan bangunan dan fasilitas, di sekolah yang dipimpin M Sukamto ini justru tersimpan bibit-bibit generasi muda yang mumpuni. Para siswa tak hanya jago bidang akademik, namun juga ekstrakurikuler.

Kepala SMAN 2 Solsel M Sukamto bercerita, agar sekolahnya diminati masyarakat, maka para siswanya harus berprestasi. Keinginan itu tak hanya sekadar khayalan semata, tapi benar-benar dibuktikannya dengan kerja nyata.

Hasilnya, enam siswa mampu menjadi juara berbagai iven tingkat kabupaten dan provinsi. Dua siswa masuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 31 siswa diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), dan dua siswa jadi wakil Indonesia dalam kegiatan pramuka tingkat internasional serta satu siswa mewakili Sumbar dalam kegiatan pramuka tingkat nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah seorang siswa, Winda Febri Anggrila berhasil meraih peringkat pertama lomba Matematika tingkat kabupaten pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan urutan 7 besar tingkat provinsi. “Ini jadi kebanggaan kami. Setiap tahun, terus ada siswa kami jadi wakil Solsel ke tingkat provinsi,” kata M Sukamto.

Sementara itu, lima orang siswa lainnya meraih juara 2 tingkat kabupaten. Yakni Tesa Yolanda lomba bidang studi Fisika, Sisi Sartika bidang Kimia, Yuliza Efendi bidang Biologi, Widia Asari bidang Ekonomi dan Nursyimta (almarhumah) bidang Astronomi.

Dua siswa lulus di IPDN, yakni Yumelda dan Ela Sapitra Ramadhani. Mereka anak dari keluarga miskin yang bersekolah SMAN 2 Solsel. “Tahun ini sudah 31 orang siswa kami yang diterima di PTN. Sebelumnya, hanya bisa dihitung dengan jari,” ungkapnya.

Sementara itu, dua siswa diutus mengikuti kegiatan Jambore Internasional di Bumi Perkemahan Sarimbun, Singapura, yakni Meri Bela dan Ela Safitra. Seorang siswa ikut pramuka di NTB atas nama Hafiz Alfikri.

Siswi SMAN 2 Solsel Ela Safitri menyebutkan, kegiatan berskala internasional itu dapat jadi wahana berkomunikasi dan bertukar pengalaman para peserta didik. Untuk mengaplikasikan kegiatan kepramukaan nasional pada kegiatan internasional.

“Kami jadi peserta penegak di Singapura. Kami bertukar pengalaman karena dipertemukan dengan peserta pramuka dari berbagai negara yang berbeda bahasa,” ungkap siswa kelas XII itu.

Siswi lainnya, Tesa Yolanda berharap tahun depan dia bisa memberikan prestasi lebih baik lagi untuk sekolah yang dia cintai. Meski tahun ini meraih juara 2, namun tahun depan dia bertekad tampil lebih maksimal di ajang OSN.

”Bersaing antar-siswa sekolah menengah itu tak mudah. Butuh penggalian wawasan yang lebih dalam. Mudah-mudahan tahun depan, saya bisa jadi yang terbaik. Setidaknya mampu jadi wakil Solsel ke provinsi,” kata anak petani itu.

Sementara Winda Febri Anggrila, 16, sudah berusaha menggali Matematika dengan baik, namun hasil yang diperleh baru masuk tujuh besar tingkat provinsi.

“Saya berharap, sekolah kami terus bisa berkompetisi di OSN, setidaknya di provinsi. Sebab, sumber daya manusia siswa pelosok dengan siswa yang tinggal di perkotaan atau ibukota provinsi dan daerah maju, jauh berbeda dengan kami,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana SMAN 2 Solsel, Muhridal menambahkan, selama 2016 pihak sekolah telah menerapkan shalat berjamaah bagi siswa setiap masuknya waktu Zuhur dan Ashar.

“Ini wadah penguatan nilai religius siswa. Mudah-mudahan dapat mereka terapkan di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” harapnya. Saat ini, sekolah sudah mengupayakan mengolah barang bekas seperti ban dan kaleng bekas menjadi barang bermanfaat, seperti pot bunga.

“Kalau sekolah mengandalkan dana untuk beli pot bunga besar, jumlah rupiahnya sangat besar. Nah, kalau diberdayakan siswa, maka barang tak bernilai bisa jadi berharga di sekolah ini,” katanya. (*)



Share:

22 Sekolah Tingkat SMA Ikuti Ajang Sepak Bola Piala Menteri

LIMAPULUHKOTA,TEROBOS-Perhelatan tournamen sepak bola Liga pelajar SLTA/SMA se-Kabupaten Limapuluh Kota dalam rangka memperebutkan piala bergilir Menteri Ketenagakerjaan RI, berlangsung meriah. Dalam kejuaraan yang diikuti para kesebelasan dari 22 SMAN ini, SMAN I Kecamatan Harau, dinyatakan sebagai peraih juara umum, serta juga memperoleh kriteria pemain terbaik.

Pada laga final yang diikuti oleh club SMAN 1 Harau berhadapan dengan club SMAN I Guguak, Senin (31/10) sore, SMAN 1 Harau keluar sebagai juara, setelah menumbangkan SMAN 1 Guguak, dengan skor 1-0. Pertandingan kedua klub yang dibuka serta disaksikan langsung oleh Wabup Ferizal Ridwan, para kepala SKPD serta ribuan supporter pelajar itu, terlihat sangat bersemangat.  

Pertandingan final yang berlangsung hingga pukul 18.15 WIB ini kian menegangkan. Kedua tim kesebelasan club pelajar, sama-sama tampak agresif melancarkan serangan serta memperkuat benteng pertahanan. Sementara, ribuan suporter yang memadati podium GOR Singa Harau, saling bersahutan meneriakkan yel-yel dukungan buat tim masing-masing.

"Ajang ini sengaja kita gelar, guna mengasah kembali talenta, kompetensi dan semangat sportifitas pemuda, kaum pelajar di dunia olah raga, khususnya di bidang sepak bola. Sembari memperingati Hari Santri, kita bangkitkan semangat Sumpah Pemuda tahun ini," sebut Ferizal Ridwan, yang juga menjabat Ketua PSSI Limapuluh Kota, dalam sambutannya.

Putra Lareh Sago Halaban itu menambahkan, sebagai daerah yang kaya dengan potensi sumber daya manusia, Limapuluh Kota memiliki bibit-bibit atlit yang unggul serta para pemain handal yang bisa dikembangakan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya pemerintah daerah memberikan perhatian khusus bagi perkembangan di bidang olahraga.

Sebagai pembina dan peminat olahraga di seantero Luak Limopuluah, Wabup Ferizal, menginginkan iven-iven seperti ini ke depan bisa lebih diprioritaskan. "Karena, selain mengasah kemampuan, skill dan jiwa sportifitas para pemain, melalui kegiatan olahraga seperti ini, akan terbangun komunikasi serta silaturrahhim antar pelajar," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Limapuluh Kota, Ir Davis MH, turut menyatakan dukungan penuh terhadap semua pembinaan olahraga ke depan. "Ke depan, melalui ajang liga sepakbola atau di bidang lain, akan lebih menjadi prioritas guna menumbuhkembangkan bibit-bibit pemula yang bertalenta," sebut Davis.

Selain PSSI dan KONI, ajang ini turut didukung Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk juara I umum yang memperoleh piala bergilir Menteri Ketenagakerjaan RI, diterima SMAN I Harau. Kemudian, juara dua diperoleh SMAN I Guguak, serta SMAN I Suliki pada posisi ketiga.

Adapun kategori pemain terbaik diperoleh, Gusti Randa, pelajar asal SMAN I Harau, juara Top Score diperoleh M Fajri, pelajar asal SMAN I Guguak dan Team Fear Play didapat oleh SMAN 1 Akabiluru. "Semoga iven liga selanjutnya akan lebih meriah, pada masa-masa mendatang," imbuh Davis. (Aking)
Share:

Hendra Joni Harapkan Tiga Pasar Setiap Tahunnya Berstandar SNI

PESSEL,TEROBOS- Pembangunan Pasar Rakyat Carocok Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan yang bersumber dari dana Tugas Perbantuan (TP) tahun 2016 sebesar Rp 6,5 miliar lebih telah menjadi harapan masyarakat. Pasar ini dibangun juga dalam rangka menuju pasar berstandar SNI.
 
 Bupati Hendrajoni sangat konsisten dengan pembangunan dan pengembangan pasar. Berobsesi, setiap tahun minimal ada tiga pasar di Pessel berstandar SNI. Kemudian, kedepan masing-masing kecamatan memiliki satu pasar berstandar SNI," sebut Kabid Pasar, Syafrijoni kemarin di Painan.

Disamping itu, pihaknya tahun 2016 ini melaksanakan pembangunan los Pasar Baru, Kecamatan Bayang 2 unit, Pasar Painan, Kecamatan IV Jurai 2 unit dan Pasar Sago, Kecamatan IV Jurai 3 unit. Pembangunan los ketiga pasar tersebut memanfaatkan DAK tahun 2016, ulasnya. (03)
Share:

Forum Wartawan Parlemen Laksanakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat SMA/ SMK Se Kota Padang.

PADANG,SS - Forum Wartawan Parlemen (FWP) DPRD Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menggelar kegiatan Pekan Kreatifitas yang diberi tema "Menulis Selancar Berbicara", kegiatan tersebut digelar berupa Pelatihan Jurnalistik untuk para pelajar yang ada di Kota Padang pada 21 - 22 Desember 2016 di d D'have Hotel, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat.


FWP adalah sebuah wadah organiasi wartawan tergabung dari Media cetak harian,TV, Media Online, media Mingguan,  yang sehari - hari stanbay di Gedung DPRD Kota Padang meliput berita-berita politik yang ada di DPRD Kota Padang. Kegiatan pekan kreatifitas Pelatihan Jurnalistik 2016 ini, diketuai oleh Debi Virnando Jurnalis dari Harian Padang  Ekspres, sementara Ketua Forum Wartawan Parlemen (FWP)DPRD Padang diketuai oleh Dasrul dari PadangTV.

Ketua Pekan Kreatifitas DeBi Virnando mengatakan kegiatan pekan Kreatifitas FWP ini bertujuan untuk menumbuhkan cikal bakal Jurnalistik dari kalangan siswa/pelajar yang nantinya akan dibekali dengan berbagai pelatihan dalam kegiatan tersebut," ujarnya, Jum'at(16/12) dari pressroom di DPRD Padang.

Pada kegiatan ini peserta terdiri dari 35 orang, 30 diantara pelajar dan lima lagi dari Aspem Sumbar, mereka nanti akan dibuatkan media pembelajaran dan media pembelajaran tersebut akan di Backup oleh Persma tersebut.

Para siswa yang mengikuti pelatihan jurnalistik tersebut rata-rata nantinya adalah untuk pengguna Media Sosial (Medsos). Mereka harus diberi bekal atau suatu pelatihan ilmu kejurnalisan. Bekal ini nantinya bagaimana mereka bisa mengenal media yang banyak muncul di Media Sosial (Medsos) akhir-akhir ini, selain itu mereka juga harus cerdas dalam menggunakan media Sosial tersebut, "jelasnya.

Lebihlanjut katanya, saat ini kita sangat perihatin dengan kecendrungan generasi muda dalam menggunakan kecanggihan teknologi yang tidak bisa dibendung saat ini. Apalagi mereka yang dalam kesibukannya  dalam menggunakan aplikasi aplikasi yang meracuni otak dan bisa mempengaruhi pikiran mereka pada hal-hal negatif yang akan masuk nantinya, baik dari Media Sosial ataupun game Online yang mereka gunakan di era teknologi canggih saat ini.

Debi berpendapat, sebagai seorang Jurnalis, selain bertugas memberitakan, kita juga harus bisa merangkul genarasi muda ini kearah yang lebih baik, dengan cara menyalurkan kegemaran mereka dengan menggunakan teknologi ini ke ranah yang lebih baik dan positif," katanya.

Melalui pekan kreatifitas ini kita harapkan para siswa / pelajar ini nantinya, akan ditargetkan menjadi seorang Jurnalis Warga yang akan bisa menyalurkan informasi di Media Sosial sesuai dengan kaidah Jurnalistik, dilandaskan dengan Undang -Undang no 40 tentang Pers, serta tidak melabrak Undang-Undang ITE.

Juga dijelaskan, tema yang kita pilih untuk pekan kreatifitas kali ini yakni "Menulis Selancar Berbicara", yang artinya, kita menginginkan nantinya para peserta pelatihan ini bisa menceritakan tentang pengamatannya terhadap lingkungan lewat tulisan, selancar mereka menceritakannya lewat lisan.

Terakhir disampaikan, "dalam pelatihan nanti, disamping ada penyampaian materi kejurnalisan dan diskusi, peserta juga akan kita bawa untuk praktek lapangan. Saat praktek lapangan mereka itu nanti akan disuguhkan game-game ringan agar nantinya para peserta tidak bosan dalam mengikuti kegiatan ini, serta para peserta pelatihan akan kita bekali sertifikat pelatihan jurnalis di akhir pelatihan pekan kreatifitas jurnalis ini, " ungkap Debi Virnando  jurnalis Harian Padang Ekspres tersebut.(***)
Share:

Wabup Buka Gebyar SMKN I Painan.

PESSEL- SMKN I Painan mengadakan Gebyar SMK dengan berbagai jenis perlombaan yang dilakukan, kegiatan tersebut dilakukan dari tanggal 15-17 Desember 2016 di SMKN I Painan.

Jefri anes ketua pelaksana Gebyar SMK 1 Painan, kegiatan ini dilaksanakan kamis- sabtu 2016, dengan tema melalui gebyar kita wujudkan siswa berkarakter, inovatif dan kreatif.

Adapun Jenis lomba, Solo Song tingkat SMA/sederajat Se-Pessel, Solo Song tingkat SMP Se- Pessel, Tari minang tingkat SMA/sederajat, Fashion Show baju kurung basiba tingkat SMA/sederajat, Vokal group tingkat SMA/sederajat, Musabaqah syahrir Quran (MSQ), Tata upacara SMK, Volly ball dan
Bazar

Sementara Dra, Evi Fitriana Kepala SMK I Painan, ucapkan terimakasih atas semua dukungan dari semua pihak, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kreatifitas siswa.

Wabup Rusma Yul Anwar, apresiasi pada SMK I Painan, hendaknya kegiatan ini bermanfaat bagi SMK sebagai sekolah kejuruan, ini sebagai ajang karakter dan inovasi bagi murid.

Kepada pihak Dinas Pariwisata ini dapat kita kemas anak SMK ini untuk menciptakan  souvenir bagi pertumbuhan pariwisata pessel kedepan, berikan ruang untuk mereka berkreasi.

Wabup ingin SMK dijadikan sekolah adiwiyata, masa depan mereka adalah harapan kita, selanjutnya silakan menambah jurusan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir selatan, kepada majelis guru terus bersinergi dengan murid dengan baik karena mereka adalah harapan kita dimasa akan datang, ujarnya.

Pada acara pembukaan gebyar SMKN I Painan hadir forkopimda, Kepala SKPD,
Pimpinan perbankan dan Kepala SMA/sederajat Se- Kabupaten Pesisir Selatan. (01)
Share:

Kebun Binatang Bukittinggi kerjasama dengan Jawa Timur Park

BUKITTINGGI-Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMS BK) Kota Bukitinggi kembali melakukan kerjasama dengan Lembaga Konservasi Satwa, kali ini adalah dengan Lembaga Konservasi Jawa Timur Park (PT.Bunga Wangsa Sedjati) yang sebelumnya pada bulan Oktober yang lalu adalah dengan Bali Zoo berupa tukar menukar satwa yang merupakan salah satu bentuk upaya pengembangan fungsi dan menambah daya tarik TMS BK.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Walikota Bukittinggi M.Ramlan Nurmatias,SH dengan Direktur Lembaga Konservasi Jawa Timur Park (PT.Bunga Wangsa Sedjati) Rio Imam Sendjojo,B.Com. dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan sumber daya yang ada pada kedua lembaga konservasi. Kerjasama yang dilakukan ini meliputi Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manuisa, Aktualisasi  Sumber Daya Manusia perawat Satwa, Pertukaran Satwa serta bidag – bidang lain yang dianggap perlu. Bertempat di Jatim Park, Kota Wisata Batu Jawa Timur.


Kota Bukittinggi mempunyai banyak kesamaan dengan Kota Batu, dimana terletak di daerah ketinggian yang berhawa sejuk, diharapkan satwa yang nantinya akan dilakukan pertukaran tidak akan mengalami banyak kendala dalam penyesuaian cuacanya, ujar Ramlan. Kebun Binatang Bukittinggi merupakan yang tertua di Indonesia dan unik karena berada dipusat kota. Kota Batu terletak di kawasan ketinggian sekitar 700 hingga i.700 meter dari permukaan laut. Luasnya 202 kilometer, sekitar delapan kali lebih besar dibanding Bukittinggi dengan jarak 20 kilometer dari Kota Malang.

Selanjutnya Ramlan mengakui bahwa tertarik untuk melakukan kerjasama ini dengan melihat profesioalnya manajemen penngelolaan, lingkungan dan kandang – kandang yang bersih akan membuat binatang menjadi sehat, hal ini terlihat dari bulu – bulu binatang nya yang berkilat, tambah Ramlan.

Sementara itu General Manajer Lembaga Konservasi Jawa Timur Park Drs.Agus Mulyono dalam sambutannya menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi atas kedatangan Walikota beserta rombongan karena diharapkan dengan saling mengenal akan berlanjut kerjasama berikutnya dalam pengembangan satwa. Sebagaimana sebelumnya telah pernah dilakukan pertukaran satwa seperti Pertukran Zebra dan Burung Kaswari dengan Tapir yang berasal dari TMS BK.

Hadir pada penandatanganan kerjasama tersebut, Wakil Walikota, Forkomimda Kota Bukittinggi, Sekda, serta SKPD terkait. Sedangkan dari Batu terlihat hadir Kepla Balai Besar KSDA Jawa Timur. (Yulman/wnd/kominfo)
Share:

Priadi Syukur, Mustahil Tiga Bulan PLT Walikota Berprestasi

PAYAKUMBUH-Plt. Walikota Payakumbuh H. Priadi Syukur, tegas mengatakan, sukses yang direbut Payakumbuh sepanjang triwulan IV 2016, bukanlah prestasi pelaksana tugas kepala daerah. Tapi, merupakan prestasi seluruh SKPD di bawah pimpinan Walikota Riza Falepi sebelumnya. ?Mustahil, dalam rentang waktu tiga bulan, pelaksana tugas walikota akan mampu memperoleh berbagai penghargaan di tingkat nasional dan provinsi,?.
Penegasan tersebut disampaikan Plt. Walikota Payakumbuh Priadi Syukur, dalam rapat koordinasi pemko, di aula balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (13/12). Sebelumnya, di halaman balaikota, walikota memimpin apel gabungan seluruh SKPD, yang diikuti Sekdako H. Benni Warlis, bersama seluruh asisten setdako.
Menurut walikota, sepanjang Oktober hingga Desember ini, Payakumbuh mencatat sejumlah prestasi prestisius di tingkat nasional. Seperti Anugerah Dana Rakca 2016, Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara dan Prakarti Madya II sebagai pelaksana terbaik dalam bidang   Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional. Selain itu, juga meraih gelar pembina  UMKM terbaik  dengan penghargaan Shiddhakarya tingkat provinsi serta mewujudkan target Payakumbuh pada posisi 10 besar dalam perolehan medali Porprov Sumbar XIV/2016 di Padang.
Dikatakan, prestasi yang diukir itu, bukanlah kakok tangan Plt. Walikota Payakumbuh. Melainkan, hasil kinerja seluruh SKPD di jajaran pemko, di bawah kepemimpinan Walikota Riza Falepi yang saat ini tengah menjalani cuti kampanye.
Karena itu, hingga berakirnya tahun anggaran 2016 ini, Priadi Syukur mengajak seluruh pimpinan SKPD untuk dapat memacu kegiatan yang sudah direncanakan. Serapan dana setiap SKPD harus digenjot dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.
?Saya tak ingin, ada SKPD yang tak mampu menyelesaikan kegiatan yang sudah diprogramkan, sehingga nantinya akan berpengaruh kepada serapan dana dan pencapaian program. Karena akan menjadi preseden buruk terhadap kinerja Pemko Payakumbuh,? ingat Priadi.
Menyangkut Anugerah Dana Rakca 2016 yang diperoleh Payakumbuh, atas kinerja pemko yang dinilai terbaik di Indonesia, bersama 30 kota dan kabupaten lainnya di Indonesia, prestasi yang pantas dibanggakan. Namun, harus disyukuri dengan peningkatan kinerja ke depan, yaitu tepat waktu dalam pengesahan APBD, opini BPK dengan WTP, pelayanan publik yang baik serta peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sebut Priadi.(Web)
Share:

BNPB Kucurkan Bantuan Dua Unit Sepeda Motor

 PULAU PUNJANG- Badan Nasional Penanggulangan Bencana memberikan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, berupa dua unit sepeda motor guna memaksimalkan penanganan bencana.

"Saya berharap dengan bantuan ini semakin mempercepat penanganan saat terjadi bencana, khususnya di wilayah pinggiran yang sulit dijangkau menggunakan kendaraan roda empat," kata Bupati Dharmasraya, Sutan Riska di Pulau Punjung, Selasa.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan lansung Bupati Sutan Riska kepada Kepala BPBD Suwandi. Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Dharmasraya Amrizal, Plt Sekretaris Daerah Leli Arni, dan para staf ahli bupati.

Ia berpesan, BPBD sekiranya dapat memanfaatkan dan memelihara bantuan ini dengan baik sehingga tujuan bantuan ini sesuai harapan dan tepat guna.

Ia mengimbau, seluruh masyarakat agar tetap waspada dengan segala kemungkinan bencana yang terjadi di wilayahnya masing-masing, mengingat belakangan kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi.

"Misalnya, saat terjadi angin kencang yang menghancurkan rumah warga berapa waktu lalu, itu tidak dapat kita prediksi, begitu juga dengan bencana lainnya, seperti banjir, longsor, dan kebakaran," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Dharmasraya, Suwandi mengatakan dengan tambahan dua unit motor maka total bantuan yang diterima BPBD hingga saat ini sebanyak empat unit.

"Dua ini motor ini akan kita tempatkan di pos SAR pelayangan, Sungai Batanghari," ujarnya.

Ia merinci, Kabupaten Dharmasraya telah banyak menerima bantuan dari BNPB Pusat sampai saat ini, diantaranya empat unit sepeda motor jenis trail, satu unit tenda pengungsian, "water treatment portable" atau alat penjernihan air , satu unit tangki air, dan satu unit mobil operasional "Resque".

Menurutnya, BPBD Dharmasraya sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui BNPB dengan banyaknya bantuan alat operasional dan logistik yang diberikan ke daerah itu hingga saat ini.

Ia menambahkan, bersama dengan Dharmasraya empat kabupaten/kota lain juga menerima bantuan yang sama dari BNPB, yakni Kabupaten Sijunjung, kota Sawahlunto, kabupaten Limapuluh Kota, dan Kota Payakumbuh.

"Masing-masing kabupaten/kota juga menerima dua unit sepeda motor," ujarnya. Diberitakan Antara. (*)

Share:

Tradisi Warga Solsel Peringati Maulid Nabi Muhammad Maarak Bungo Lamang Keliling Nagari

SOLOK SELATAN-Keragaman budaya di Indonesia, turut mewarnai bentuk peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Di Solok Selatan misalnya, dikenal dengan sebutan hari rayo Maulud Nabi dan diperingati dengan cara “maarak bungo lamang” sekaligus tablig akbar dan makan bajamba.

Lenggak-lenggok anak-anak mengikuti pawai, sambil mengangkat lemang dihiasi bunga, terlihat semarak diiringi musik rebana di Jalan Lintas Padangaro, kemarin. Tradisi itu menjadi tontonan warga setempat.

“Ini tradisi kami merayakan Maulid Nabi, biasa disebut hari rayo Maulud. Masyarakat biasanya menyelenggarakan kegiatan maarak bungo lamang,” ucap Soni, 45, warga Padangaro, kepada Padang Ekspres, kemarin.

Maarak bungo lamang berupa arak-arakkan lemang yang dihiasi bunga. Biasanya, masyarakat menyelipkan uang dita­bung bambu yang berisi lemang.

Kemudian diarak anak-anak mengaji sepanjang kampong dan diiringi musik tradisional. Uang tersebut dikumpulkan di masjid dan lemangnya disajikan kepada masyarakat.

"Uang itu untuk pem­bangunan masjid, anak yatim,” tambah Neldi, warga lainnya. Ketua Pelaksana, Fernando Ardiansyaf mengatakan, arak-arakkan bunga lemang rutin digelar setiap Maulid Nabi di Solsel.

Peringatan kali ini dilakukan masyarakat Jorong Duriantarung, Nagari Lubukgadang, Kecamatan Sangir. Melibatkan pelajar murid MTsN Lubukgadang dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Masjid Raya Baitul Hikmah.

Arakan bunga lemang merupakan tradisi nenek moyang Solsel. Dimaknai membawa pesan kecintaan terhadap Rasulullah. “Intinya adalah syiar, tanpa melupakan tradisi. Mengajak masyarakat kembali berpedoman kepada Al Quran dan Hadis. Kalau tidak, celakalah hidup di dunia dan akhirat,” ujarnya.

Setelah arak-arakan dilanjutkan tablig akbar oleh ustadz Zul Aspi Lubis dari Padang. Kemudian diakhiri dengan makan bajambah yang dibawa ibu-ibu Duriantarung.

Dalam siraman rohani, ustad Zul Aspi Lubis menekankan agar menjalani hidup tetap mencontoh akhlak Rasulullah SAW. Katanya, apa pun yang ditemui dalam hidup tetaplah hanya Allah tempat mengadu dan kembali.(*)
Share:

Wakil Bupati Himbau Waspada ajaran sesat, Narkoba dan Seksual

PARITMALINTANG-Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengucapkan terima kasih kepada ASN padang pariaman yang melakukan wirid setiap minggu, "setiap pagi kita melaksanana Apel Pagi dan setiap Jumat kita lakukan Wirid bersama, saya ucapkan terima kasih atas pelaksanan wirid hari ini, saya berharap pelaksanaan wirid tidak melebihi dari jam 09.00 karena akan menggangu aktifitas kita sebagai ASN dalam memberikan pelayanan" ungkap wakil Bupati saat mengikuti wirid mingguan di Hall IKK (09/12)
Suhatribur menambahkan bahwa hasil pelaksanaan wirid ini dari kita untuk kita, berharap seluruh ASN untuk selalu mengikutinya.

"wirid yang kita laksanakan manfaatnya untuk kita , mari kita mengikutinya dengan sungguh-sunggu dan iklas karena disini kita memperoleh ilmu agama dari para ulama yang kita undang" 
"berhubung bupati Ali Mukhni kemaren berangkat melaksanakan ibadah umrah, pada waktu saya mengantarkan, beliau menyampaikan akan selalu mendoakan semua ASN agar diberikan kekuatan dan kesehatan, kemudian beliau juga mohon maaf dan mohon doa restu dari kita" tambah wakil bupati.

selanjutnya Wakil Bupati menambahkan bahwa baru-baru ini Padang Pariaman mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan keuangan ditingkat nasional, itu merupakan berkat kerja keras semua.

"penghargaan ini adalah kerja keras kita semua, Terima kasih pada seluruh SKPD/OPD yg telah melaksanakan program dan pelaporan keuangan / LKPD dg baik dan sesuai dengan Undang-undang dan peraturan yang berlaku, terima kasih pada seluruh bapak ibu pimpinan dan anggota DPRD yang tidak kenal waktu dalam pengawasan pelaksanaan program, dan terima kasih kasih pada semua unsur Tokoh Masyarakat, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo kanduang , Penuda, LSM, Ormas, teristimewa rekan rekan media serta semuanya yang tdk dapat disebutkan satu persatu, 

Penghargaan "Anugerah Rakca" adalah Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik tingkat Nasional yang langsung diserahkan oleh Bapak. Darmin Nasution, atas nama presiden RI, "
"ASN mempunyai tugas dan tanggung jawab, hari ini saya sampaikan bahwa tahun 2016 akan berakhir diharapkan seluruh kita melaksanan kewajiban kita sebagai ASN, siapkanlah laporan keuangan selaku pengunaan anggaran tentu ini tanggung jawab kita sebagai pengguna uang negara, hendaknya minggu ke II tanggal 15 ini telah selesai, karena semua untuk disampaikan tepat waktu pada tingkat selanjutnya" tambahnya lagi.

kemudian Suhatri Bur juga menghimbau bahwa waspada ajaran sesat dilingkungan kita, waspada keamananan, bahkan kapolda sumbar pernah mengungkakan bahwa narkoba dan kasus seksual di padang pariaman termasuk paling tinggi disumbar untuk itu mari sama-sama kita perhatikan dan memberantas.

"kemaren kapolda sumbar menyampaikan bahwa padang pariaman termasuk rawan terhadap narkoba dan kasus seksual, kami himbau untuk waspada terhadap lingkungan, keluarga  kita, terakhir saya ingatkan kepada ASN bahwa segala kegiatan akan diawasi oleh saber pungli walaupun hanya menerima 10 ribu jika tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan akan ada resikonya, sekarang ini dipadang pariaman telah terbentuk saber pungli yang diketua oleh wakapolres tapi belum kita lantik"ungkap mantan ketua Basnas itu. (tim) 
Share:

Dewan Pengawas PDAM Tingkatkan Fungsi Dan Peran

PESSEL - Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni ingatkan Dewan Pengawas PDAM Tirta Langkisau Kabupaten Pesisir Selatan untuk ikut membesarkan PDAM Pesisir Selatan.

Dewan Pengawas PDAM yang dilantik periode 2016-2019 tersebut, masing-masing Mardison Basir, Ir.Rosdi dan Buslim Sabir,BA, Selasa (13/12) di Gedung PDAM.

Menurut Bupati, Dewan Pengawas dapat mendorong kinerja karyawan kearah yang lebih baik dengan secara bersama memperbaiki kinerja dan meningkatkan pelayanan.

Yang perlu diingat, kata Bupati PDAM adalah perusahaan daerah yang harus berorientasi pada pelayanan masyarakat. Bila layanan baik maka masyarakat puas dan otomatis pendapatan daerah akan meningkat.

"Tak ada yang tak mungkin dilakukan bila niat kita baik untuk membangun negeri ini. Kebersamaan adalah kunci untuk meraih keberhasilan", tutur Bupati Hendrajoni.

Bupati juga mengkritik Kantor PDAM Pesisir Selatan yang cukup bagus namun halamannya tidak tertata dengan baik.

"Ini kan kantor pelayanan yang cukup sering dikunjungi masyarakat. Cobalah tata halamannya secantik mungkin sehingga masyarakat senang dan nyaman berurusan ke kantor ini", ingat Bupati. (01)
Share:

Anugerah Peduli Wisata, Bukittinggi Raih The Best Performance

Kota Bukittinggi meraih peringkat pertama pada penilaian Anugerah Peduli Pariwisata 2016 yang digelar dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DIsparekraf) Provinsi Sumatera Barat. Bukittinggi menempati renking pertama The Best Performance kategori Kaswasan Pariwisata Utama Sumbar, disusul Kota Padang sebagai peringkat kedua dan Sawahlunto posisi ketiga.

Penghargaan tersebut telah diserahkan oleh Wagub Nasrul Abit pada malam penganugerahan Peduli Wisata Award 2016 di UPI Convention Center, Padang dan diterima Wakil Walikota H. Irwandi, S.H. Pada kesempatan itu, Irwandi didampingi Kadisbudpar Drs. Melfi Abra, M.Si, Kabid Kepariwisataan Suziyanti, Kabid Kebudayaan Almisri, kabag humas Yulman, SIP, M.M. dan Kasubag Media dan  Dokumentasi Bagian humas, Joharnis, S.E.

Peduli Wisata Award merupakan ajang penilaian yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Sumbar terhadap pembangunan kepariwisataan yang dilakukan seluruh kabupaten dan kota sejak 2013 hingga 2016. Ada tiga kriteria dalam penilaian, masing-masing the Best Performance yang diperoleh Bukittinggi, The Best Achievemen dan the Most Improved. Melfi Abra yang didampingi Kasi Promosi Aprilia Astuti menyebutkan, untuk The Best Performance, aspek penilaiannya meliputi tata pamong, lingkungan pariwisata, ekonomi kreatif, pemasaran pariwisata, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif. Selain itu, indikator penilaian juga meliuti jumlah kunjungan yang ditandai dengan grafik naik, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, pengembangan infrastruktur serta multiflier effect terhadap perekonomian masyarakat.


“Alhamdulillah, kita meraih terbaik pada pemberian penghargaan peduli pariwisata tahun ini,” kata Wakil Walikota H. Irwandi di sela-sela penyerahan piala dan plakat di UPI Convention Centre, Padang. Keberhasilan itu, menurutnya, bukanlah sesuatu yang instan, atau bisa diperoleh serta-merta saja, melainkan melalui kerja keras dan menuntut kepedulian dari Pemerintah Kota sendiri. Artinya, Pemko selama ini telah memberikan perhatian dan kesungguhan dalam pengembangan pariwisata sebagai sektor andalan dalam ekonomi masyarakat dan pemasukan daerah.

Diraihnya penghargaan Best Performance kategori Kawasan Utama Pariwisata Sumbar  itu, menurut Irwandi, hendaklah menjadi penyemangat guna meningkatkan hasil-hasil yang dicapai dalam pembenahan dan pengembangan pariwisata Bukittinggi ke depan. Fasilitas kepariwisataan yang sudah dibenahi, hendaklah dipelihara dan dikembangkan terus. Citra positif yang sudah terbangun melalui penataan, seperti parkir, diharapkan terus bersinar, sehingga kian membuat pengunjung dan wisatawan betah dan nyaman berada di Kota Jam Gadang. “Semua yang terkait dengan wisatawan, mesti memberikan pelayanan yang baik,” ujarnya. Pedagang di toko, kaki lima, rumah makan, restoran, nasi ampera, supir angkot, taksi, kusir bendi haruslah berorientasi pelayanan yang baik. Hindari penawaran harga seenak perut. Pengunjung mesti tahu daftar harga makanan, sehingga merasa tidak tertipu saat memanjakan selera dengan aneka kuliner dan masakan khas. (wnd/Aprilia/Kominfo)
Share:

Bupati Tanah Datar Terima Penghargaan Pembina Terbaik Karang Taruna

TANAH DATAR-Bupati Tanah Datar H. Irdinansyah Tarmizi terima lencana Aditya Karya Mahatva Yodha Award 2016 dari Ketua Pengurus Karang Taruna Pusat Didik Mukrianto, Jum'at malam, (9/12) di Hotel Horison Ultima Palembang Sumatera Selatan.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Bupati Tanah Datar sebagai pembina terbaik wadah organisasi pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Tingkat Kabupaten/Kota, selain itu Bupati Tanah Datar selama ini juga dinilai aktif sebagai pengurus dan anggota Karang Taruna.

Keberhasilan Bupati Tanah Datar memperoleh penghargaan ini juga tidak terlepas dari penilaian DPD Karang Taruna Propinsi Sumbar yang melihat kiprah Bupati Tanah Datar membina Karang Taruna dan kemudian ditindaklanjuti pimpinan pusat Karang Taruna dan Kementerian Sosial RI dan dari penilaian dinilai layak menerima penghargaan prestisius ini..

"Penghargaan ini merupakan momentum penting bagi insan karang taruna dalam mengabdi kepada masyarakat, selain itu juga sebagai komitmen penting karang taruna sehingga mampu menjadi pelopor kesejahteraan bangsa serta menjaga konsistensi karang taruna dalam mencapai tujuan kinerja," hal ini disampaikan Bupati Irdinansyah sesaat setelah menerima penghargaan yang juga didampingi Plt. Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Khairul,S.Sos.

Dia juga mengatakan penghargaan ini merupakan keberhasilan kita bersama, terutama karang taruna yang mampu menjaga konsistensi pada tujuan utamanya dalam mendedikasikan diri untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat.

Ke depan kita juga akan terus memberdayakan organisasi pemuda yang tergabung dalam wadah karang taruna ini dalam setiap kegiatan ditengah-tengah masyarakat. Kegiatan ini akan banyak membawa manfaat terutama bagi pemuda itu sendiri, karena dengan berbagai kegiatan yang positif bisa menjaga dan menghindarkan mereka dari ancaman bahaya narkoba dan penyakit masyarakat lainnya.

Di samping itu pemuda merupakan pelopor masa depan bangsa yang nantinya akan menjadi pemimpin di masa depan, apabila pemudanya baik maka bangsa ini akan maju, begitu juga sebaliknya, pungkas bupati.(Humas)
Share:

Telkom Siap Dukung Smart Government Di Solok Selatan

SOLOK SELATAN-PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) siap mendukung Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menjalankan smart government untuk memberikan pelayanan publik yang maksimal bagi masyarakatnya.

“Dalam kunjungan Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria, M. Eng ke Living Lab Smart City Nusantara belum lama ini beliau memberikan testimoni Solok Selatan Menuju Smart Government. Kami siap merealisasikan niat dari Pak Bupati itu,” ungkap Koordinator Living Lab. Smart City Telkom Indonesia Imanuddin, di Jakarta, Kamis (8/12).
 
Diungkapkannya, Pemkab Solok Selatan telah melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan Telkom Regional I untuk menjalankan smart city. “Fokus pertama untuk Solok Selatan adalah di sisi konektifitas. Kita akan instalasi infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam rangka mendukung connectivity implementasi Smart City di Solok Selatan,” katanya.

Sedangkan kedepannya, akan disiapkan solusi smart city nusantara (SCN) yang mengedepankan kepada kearifan lokal sesuai dengan Zona Smart Government, Smart Industry dan Smart Citizen.
“Ini semua sesuai dengan konsep SCN yang selalu beradaptasi dengan kearifan lokal. Satu smart city, satukan nusantara,” tutupnya.
 
Asal tahu saja, Telkom Smart City Nusantara sendiri terdiri dari Digital Broadband Infrastruktur sebagai platform dasar dan 7 Vertical Solution yang terdiri dari : Smart Government, Smart Education, Smart healthcare, Smart Security, Smart Transportation, Smart Environment dan Smart Citizen. (Baca: Smart City Nusantara).

Adanya 7 solusi vertikal tersebut maka ciri khas dan keragaman daerah tetap dapat dilakukan dan implementasikan dengan baik. Kelebihan lain dari konsep smart city nusantara adalah mengadopsi platform dan berbagai aplikasi smart city dari pengembang aplikasi lokal yang paham dan spesifik dengan kebutuhan masyarakat di Indonesia.

Smart City Nusantara milik Telkom banyak diadopsi oleh pemerintah daerah di Sumatera Barat, salah satunya Kota Pariaman.
Fokus untuk Pemerintah Kota Pariaman akan menerapkan enam solusi smartcity yaitu Hi City yang berisikan Informasi nama kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan, info restoran. Mall. Rumah Sakit, Puskesmas Mall, termasuk info tempat wisata dan yang menarik lainnya.

Solusi e-kelurahan/desa, e-puskesmas, dan e- pelaporan. Sosial media analytic untuk memantau isu yang berkembang di masyarakat/bisa digunakan sebagai media survei untuk melihat respon masyarakat terhadap kebijakan yang dibuat Pemerintah Kota dan sentiment masyarakat.

Terakhir, Command center untuk monitor kondisi kota dengan memakai sensor di kota Pariaman pada beberapa titik penting.(web)


Share:

Bonus Atlet Porprov Kota Pariaman Naik 10 Persen

PARIAMAN-Wakil Ketua Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV 2016 Kota Pariaman, Kanderi, menyatakan tidak akan ada pemotongan uang bonus atlit peraih medali, baik emas, perak maupun perunggu, serta bonus bagi pelatih.

"Tidak ada bentuk pemotongan apapun bagi penerima bonus, kecuali dipotong pajak yang memang sudah merupakan ketetapan," ungkapnya di Pariaman, Senin (5/12).

Sedangkan untuk jumlah nominal bonus yang akan diberikan kepada masing atlit peraih medali, naik 10 persen dari bonus yang diberikan pada Porprov XIII lalu, begitu juga dengan bonus pelatih.

"Porprov lalu bonus atlit peraih medali emas Rp12,5 juta, sekarang sebagaimana anjuran Pak Walikota, bonus wajib dinaikan paling tidak sekitar 10 persen," ujar Kanderi yang juga menjabat Kepala Disdikpora Kota Pariaman itu.

Ia menerangkan, saat ini jumlah pasti nominal yang akan diterima atlet dan pelatih, sedang dalam pembahasan di DPPKA Kota Pariaman. Rincian nominal bonus peraih medali perak setengah dari nominal penerima bonus medali emas, sedangkan bonus perunggu setengah dari jumlah nominal yang diterima peraih medali perak.

"Kita sudah ajukan catatan garis besar nominal bonus yang akan diterima atlit dan pelatih, namun kewenangan penetapan jumlahnya berada di DPPKA yang tentunya sesuai dengan keuangan daerah dan anjuran walikota," pungkasnya.

Sementara itu DPRD Kota Pariaman telah mengesahkan anggaran untuk pemberian bonus kepada atlit dan pelatih peraih medali sekitar Rp2 miliar yang disahkan bersamaan dengan APBD Tahun 2017 Kota Pariaman, 30 November lalu.

"DPRD menyarankan Rp25 juta untuk emas, Rp12,5 juta untuk perak dan Rp6,25 untuk perunggu. Sedangkan untuk bonus pelatih, sekitar 10 sampai 15 persen dari nominal yang diberikan kepada atlit peraih medali," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Syafinal Akbar, Senin (5/12).

Menurutnya, bonus 10 hingga 15 persen bagi pelatih tidak diambil dari bonus atlit, melainkan dari anggaran yang sudah disediakan Rp2 miliar tersebut.

Terkait pencairan bonus atlit, kata Syafinal, DPRD meminta pihak eksekutif melakukan secepatnya, sesuai dengan aturan pencairan keuangan daerah.

Porprov XIV Sumbar di Padang berakhir pada 29 November lalu. Kota Pariaman meraih ranking 11 dengan perolehan 19 medali emas, 30 perak dan 57 perunggu. Kota Pariaman juara umum pada cabang olahraga tarung derajat dan sepatu roda.(Olp)

Share:

18 Dubes Negara Asean Kunjungi Tanah Datar

TANAH DATAR-Pemerintah Tanah Datar bersama Keluarga Kerajaan Pagaruyung Darul Qoror sambut 18 duta besar (Dubes) yang tergabung dalam East Asia Summit (EAS) secara adat saat berkunjung ke Istano Silinduang Bulan, Sabtu (3/12). Penyambutan Dubes untuk negara-negara Asean tersebut diawali dengan penampilan Silek Galombang, kesenian Tari Piring, dan atraksi pencak silat.

Sebelum menaiki rumah gadang Istano Silinduang Bulan Darul Qoror, para Dubes juga mendengarkan Kato Pasabahan Adat. Di dalam rumah gadang, masing-masing Dubes diberikan tanda Bintang Kehormatan dari Kerajaan Pagaruyung  yang diserahkan langsung oleh Sultan Muhamad Taufiq Thaib Tuanku Maharajo Sakti dan acara diakhiri dengan Makan Bajamba secara adat.

Daulat Yang Dipertuan Rajo Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qoror Sultan Muhamad Taufiq Thaib Tuanku Maharajo Sakti menyampaikan kunjungan para Dubes ini merupakan suatu kehormatan dan sangat bersejarah bagi keluarga besar Kerajaan Pagaruyung.

"Kami berharap para duta besar dapat memperkenalkan tradisi kesenian, adat, dan budaya Minangkabau di negara masing-masing sehingga akan timbul interaksi antar masyarakatnya di bidang kebudayaan," harap Sultan Taufiq.

Pemberian tanda Bintang Kehormatan ini hendaknya mampu menjalin kekerabatan antar negara dan hubungan persahabatan keluarga Kerajaan Pagaruyung dengan negara tersebut, pungkas Sultan Taufiq .

Sementara itu, Bupati Irdinansyah menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Tanah Datar dan menaiki rumah gadang Istano Silinduang Bulan Darul Qoror.

Bupati juga menjelaskan sekilas tentang daerah Tanah Datar yang merupakan satu dari 12 kabupaten di Sumatera Barat, terdiri dari 14 kecamatan, 75 nagari, dan sebagian besarnya penduduknya hidup sebagai petani, serta dikaruniai cukup banyak objek wisata alam, budaya, dan keseneian.

"Bahkan satu nagari di Tanah Datar dinobatkan sebagai daerah terindah dari lima daerah terindah lainnya di dunia yakni Nagari Pariangan dan  salah satu objek wisata sudah menjadi destinasi wisata di Indonesia yang selalu menjadi kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik yakni Istano Basa Pagaruyung”, ungkap Bupati. 

Dubes Indonesia untuk Asean Rahmad Pramono mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Kerajaan Pagaruyung Darul Qoror dan Pemkab Tanah Datar atas penyambutan yang meriah dan telah mengenalkan budaya, adat, dan kesenian orang Minangkabau.

Kunjungan para Dubes ke Sumbar selama dua hari (3 s/d 4 Desember 2016) dengan tujuan para Dubes Asean ini datang ke Tanah Datar adalah untuk meningkatkan interaksi masyarakat lokal dan mengenalkan budaya lokal kepada negara Asean, serta mengembangkan potensi budaya Minangkabau dalam mempromosikan kepada negara-negara Asean.

“Kunjungan kami ke Sumbar dengan tujuan mengenalkan kebudayaan, pertemuan para duta besar dan Focus Group Discussion (FGD) dengan perguruan tinggi dengan membawa 18 Dubes mewakili negera Brunai Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Vietnam, Amerika Serikat, Australia, India, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Selandia Baru, Tiongkok dan Indonesia,” kata Rahmad.

Pada akhir sambutannya berharap mudah-mudahan, hasil kunjungan para duta besar negara tersebut mendapat kesan positif, sehingga bisa menceritakan atau mempromosikan potensi budaya dan wisata Tanah Datar di negara masing-masing,” pungkas Rahmad. humas/eri/adi
Share:

Solok Selatan Bentuk KPA Cegah Penyebaran HIV/AIDS

SOLSEL-Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat akan membentuk Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) guna mencegah penyebaran penyakit berbahaya tersebut.


"KPA ini akan melibatkan lintas sektor dan kita akan mengusulkan anggarannya di 2017," kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, Novirman di Padang Aro, Senin.

Ia mengatakan pihaknya pada tahun ini baru memberikan rekomendasi untuk pengobatan gratis kepada penderita HIV/AIDS.

Tetapi tahun depan, imbuhnya akan diupayakan membentuk KPA agar tidak ada lagi penularan baru atau kasus baru yang berkembang.

Ia mengatakan dari 26 orang yang tercatat menderita penyakit berbahaya tersebut 16 orang didapat karena seks, enam orang tertular dari orang tua atau suami maupun istri serta dua orang disebabkan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan dua lagi terlibat narkoba.

"Seks bebas mendominasi penyebaran virus HIV bagi penderita di Solok Selatan dan sekarang mereka harus meminum obat setiap hari untuk tetap bertahan hidup," sebutnya.

Dari 26 orang yang menderita HIV/AIDS tersebut, imbuhnya delapan orang sudah meninggal dunia dan 16 orang diberikan Anti Retro Viral (ARV) untuk mencegah berkembangnya virus HIV.

Penderita penyakit berbahaya tersebut, imbuhnya ada yang hanya terkena HIV saja atau HIV/AIDS serta Tubercolosis/HIV.

Ia menyebutkan penderita HIV/AIDS di Solok Selatan didominasi usia yang masih tergolong produktif yaitu antara 17-43 tahun.

"Sekarang ini juga ada balita berusia 4,5 tahun yang tertular dari orang tuanya yang positif HIV/AIDS," katanya.

Ia menambahkan penderita HIV/AIDS juga ada yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang usianya masih muda serta satu orang mahasiswa yang baru berusia 20 tahun.

Sementara itu anggota DPRD Solok Selatan Raimon mendukung rencana pemerintah ini supaya penyebaran HIV/AIDS bisa dicegah.

"Pemerintah harus sungguh-sungguh melaksanakan programnya supaya alokasi anggaran yang akan digunakan tidak mubazir," katanya.

Selain itu, imbuh pemerintah daerah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap lokasi atau tempat yang dianggap sebagai ajang seks bebas untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS.

"Orang tua dan guru juga harus dilibatkan dalam pengawasan anak-anak mereka supaya tidak terlibat seks bebas serta penyalahgunaan narkoba yang menjadi penyebab utama penyebaran HIV/AIDS," terangnya.

Menurutnya melakukan upaya pencegahan jauh lebih baik daripada memberikan obat terhadap penderita HIV/AIDS, oleh sebab itu harus serius melaksanakannya.(web)
Share:

Pegawai Yang Berbazis Elektronik

AROSUKA-Menyelegarakan sosialisasi pedoman tata naskah .di ruang pelangi
berlangsung 1 hari 5/12/2016 kegiatan ini merupakan mengimformasikan
kepada PNS tentang aplikasi E-Takah dilingkungan pemerintah kabupaten
solok

Sosilisasi ini di sampaikan oleh  Regional XII BKN pekan baru Abdul
wahib . untuk menwujudkan kepegawaian berbasis eletronik yang efektif
dan efisienserta terinterasi secara nasional di lingkup pemerintah
sesuai dengan peraturan kepala badan kepegawai an negara NO 18 th 2011
tentang pedoman pegelolaan tata naskah kepegawaian negri sipil di
lingkup pemerintahan

Dan menjadi dasr undang-undang NO 5 thn 2014tentang apratur negara ,
materi sosilisasi cara pengisian aplikasi eletronik tata naskah dan
mekanisme pemamfaatan eletronok naskah

Pada kali ini bupati kabupaten solok  Gusmal SE MM, Dengan adanya
pengelolaan naskah kepegawaian melalui e-takah ini, maka seluruh
dokumen kepegawaian Bapak-bapak dan ibuk-ibuk lebih terjamin
keamanannya dan dapat dicetak kapan saja sesuai kebutuhan

Data-data kepegawaian juga diharuskan senantiasa up to date (akurat)
bagi penentuan manajemen pegawai Negri sipil yang baik, baik di
tingkat pusat maupun daearah

Informasi yang berkualitas akan sangat mendukung dalam proses
perencanaan dan pengambilan keputusan di bidang kepegawaian serta
implementasinya di lapangan dan untuk itu data-data kepegawaian pada
setiap naskah kepegawaian, sebagai embiro informasi haruslah berupa
data –data yang berkualitas pula

Pelakasanaan e-takah ini salah satunya bertujuan menunjang
pelaksanaan kenaikan pangkat otomatis.kedepannya untuk kenaikan
pangkat dan pension,bapak-bapak dan ibu-ibu tidak perlu lagi
mengirimkan berkas,cukup BKD yang mencetak berkas kepegawaian
bapak-bapak dan ibu-ibu dari aplikasi e-takah ini.

  Bagi SKPD yang belum menyampaikan data elektronik
kepegawaiannya,agar segera menyerahkan ke BKD, karena untuk kenaikan
pangkat pada bulan april mendatang, berkas persyaratanya di cetak oleh
BKD, artinya PNS yang akan naik pangkat tersebut tidak ada lagi
mengumpulkan berkas.

Di akhir kata bupati  mengucapkan  Semangat telah  mengikuti
sosialisasi pelaksanaan elektronik tata naskah e-takah  di lingkungan
pemerintah kabupaten solok, dan terimakasih kepada narasumber dari
kantor regional XII badan kepegawaian Negara pecan baru yang telah
berkenan memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait pelaksanaan
elektronik tata naskah kepada kita, semoga acara sosialisasi ini
membawa manfaat bagi kita bersama.(Yon)
Share:

Pilwana Punggasan Timur Berjalan Sukses. Safrijal kembali Terpilih

PESSEL-Pemilihan wali nagari punggasan timur kecamatan linggo sari baganti kabupaten pesisir berjalan sukses.   Tiga kandidat  Calon wali nagari yang ikut kompetisi pilwana damai empat desember tahun ini kembali dimenangkan calon petahana. syafrijal dengan nomor urut tiga yang akrab disapa pije menang telak mengalahkan dua kandidat lainnya yul hendri  bernomor urut dua dan samsul bahri bernomor urut satu.

Dari informasi yang di himpun dilapangan. Azari ketua pilwana punggasan timur mengatakan allahdulillah pemilihan wali nagari kali ini berjalan sukses dengan tertib dan lancar. Dimana masyarakat kita sudah punya kesadaran berdemokrasi untuk memilih wali nagari baru ini terlihat dari bukti kehadiran masarakat yang datang memilih sudah melebihi angka tujuh puluh parsen. Walaupun sekarang dalam kondisi turun kesawah.

Lebih lanjut dikatakan azari  daftar pemilih tetap wajib pilih masarakat ada sebanyak dua ribu sembilan ratus dua puluh enam.  Sementara masarakat yang datang memilih berjumlah seribu delapan ratus dua puluh orang. Dimana syafrijal mengantongi suara sembilan ratus dua puluh satu suara. Yul hendri memperoleh tiga ratus dua puluh delapan suara dan samsul bahri memperoleh lima ratus tujuh puluh satu suara.

Di tempat terpisah dirumah kidiaman petahana terpilih. Dikatakan Safrijal  di hadapan tim pemenanganya mengatakan  kemenangan ini bukanlah kemenangan saya tetapi adalah kemenangan  kita masarakat punggasan timur. Untuk itu kedepannya  mari kita bangun nagari ini lebih baik lagi bersama sama. (O.s)
Share:

Bersama Hendri Arnis Dan Mawardi, Kota Padang Panjang Bertabur Prestasi

PARIWARA KOTA PADANG PANJANG


PASCA dilantik 1 Oktober 2013 oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, di Gedung DPRD Padang Panjang, pasangan Walikota Hendri Arnis dan Wakil Walikota Mawardi langsung membawa perubahan untuk Kota Serambi Mekah itu.
Sejak awal Hendri mengusung satu komitmen awal sebagai pasangan kepala daerah terpilih, yakni menyelesaikan program pemimpin sebelumnya, meningkatkan  kinerja aparat dan membawa Padang Panjang sebagai kota yang aman dan sejahtera.

Meski ketika mengawali tugas sebagai kepala daerah, walikota termuda yang dikenal sangat energik itu mengaku kikuk, karena struktural hampir di setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang ada belum menyatu dengan visi kepemimpinannya, namun akhirnya semua bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Kini pada usianya ke 226 , Kota Padang Panjang terus berbenah, dengan visi dan misi yang terangkum untuk mewujudkan Padang Panjang yang aman dan sejahtera, kota yang berjuluk Kota Serambi Mekkah ini mensejajarkan diri dengan daerah lainnya.

Salah satu program besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, adalah dimulainya  pembangunan pasar. Pasar Padang Panjang ini direncanakan  rampung akhir 2017 nanti. Selain itu Hendri Arnis juga membangun Islamic Center di atas tanah lebih dari 4 Ha. Nanti selain bangunan masjid yang megah juga ada beberapa gedung dan lapangan yang bias dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan. Bangunan yang terletak di Kelurahan Koto Katiak,  ini direncanakan rampung akhir 2017.

Kota Padang Panjang yang berpenduduk sekitar 50.000 jiwa, yang tersebar di dua kecamatan di bawah  kepemimpinan Hendri Arnis dan Mawardi, membuktikanya dengan berbagai raihan prestasi tingkat daerah maupun tingkat nasional. “Prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh stakeholder dalam mewujudkan Padang Panjang yang aman dan sejahtera," ujar Walikota Hendri Arnis  suatu ketika beberapa waktu lalu. 

Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Padang Panjang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh daerah lain, bagaimana tidak pada tahun ini saja setidaknya puluhan prestasi diraih Padang Panjang untuk tingkat nasional. Sepanjang tahun 2016 tercatat berbagai prestasi yang diraih dan penghargaan yang diperoleh berkat kerja keras dari komitmen Hendri Arnis membangun Padang Panjang. Seperti bidang pendidikan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, administrasi pembangunan, kesehatan lingkungan hidup, administrasi kependudukan, lalulintas dan transportasi dan sosial kemasyarakatan lainnya.
Di bidang pendidikan, Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menerima penghargaan sebagai Pengelolaan Pendidikan Terbaik  II tingkat Sumatera Barat, Anugrah Kawastara Pawitra dari Kementerian Pendidikan serta  Inaugurasi Sampoerna Academy dari Perusahaan Sampoerna Group atas kepedulianya terhadap dunia pendidikan.

Pada bidang lingkungan hidup, Adiwiyata tingkat Provinsi Sumbar diraih dua sekolah sekaligus,  peringkat II Kelurahan Bersih,  serta Harapan 2 penyusun Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Sumbar dan memperoleh anugrah Adipura Buana dari pemerintah pusat sebagai kota terbersih 2016 untuk kategori kota kecil.

Sedangkan dibidang pelayanan kependudukan, kota Padang Panjang menjadi salah satu kota di Indonesia yang dipercaya sebagai pilot project Kartu Identitas Anak ( KIA ), meraih penghargaan pencapaian target penerbitan akte kelahiran anak, dan menerima sertifikat  pelayanan publik  dengan standar ISO 9001: 2015 dari PT. BSI Perwakilan Indonesia yang diserahkan pada Tgl 1 Desember 2016.

Dalam memberdayakan perempuan dan keluarga berencana,  meraih juara 3 kategori madya tingkat nasional, dan juara 1 KB Lestari 10 tahun dan 20 tahun tingkat Propinsi Sumatera Barat, Ayah Genre  Award disandangkan kepada Walikota Hendri Arnis  karena dinilai sebagai kepala daerah yang memiliki komitmen tinggi terhadap program generasi berencana.
Pemerintah kota Padang Panjang juga memperhatikan kesehatan masyarakatnya, didukung dengan keberadaan sarana dan prasarana kesehatan, dan penghargaan Kota Sehat dengan predikat Swastisaba Wistara menjadi milik kota Padang Panjang.( Pulkani )



Share:

IKLAN

IKLAN

Author

Total Pengunjung

BERITA TERBARU

IKLAN

IKLAN

Comments

Archive

Text Widget

Gadgets

Find us on Facebook

LIPUTAN KHUSUS

liputan khusus

DHARMASRAYA

dharmasraya

Blog Archive

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.