Inspektur Kabupaten Dharmasraya Tutup Usia


Inspektur Kabupaten Dharmasraya Tutup Usia

DHARMASRAYA - Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Dharmasraya kembali berduka, atas meninggalnya Inspektur kabupaten, Syaharudin, Selasa (10/04) sore.
Almarhum Syaharudin yang akrab disapa Pak Oyong ini meninggal dunia pada usia 56 tahun, di Rumah Sakit Umum Sungai Dareh, karena sakit yang dideritanya.
Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Asisten II, Adlisman dan sejumlah jajaran Pemkab Dharmasraya turut hadir dalam prosesi pemakaman almarhum di kediamannya di Jorong Padang Bungur Nagari Abai Siat Kecamatan Koto Besar, Rabu (11/04).
Dalam kesempatan itu, bupati atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan belasungkawa dan turut berduka atas meninggalnya Pak Oyong.
"Semoga dedikasi dan pengabdian almarhum selama menjadi ASN beroleh pahala dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Diterima setiap amalnya, diampuni segala dosanya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah," ujar bupati mendo'akan.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, sambung bupati, semoga senantiasa sabar dan diberikan ketabahan. (***)

DPPRD Padang Paripurna Bahas Belanja Pemko Tahun 2017


PARIWARA DPRD KOTA PADANG

Suara Parlemen-Realisasi Belanja Pemko Padang  Tahun 2017 terealisasi Rp 1.9 Triliun dari target Rp 2,3 Triliun tepatnya mencapai 84,91 persen.Hasil ini merupakan gambaran kinerja penyelenggaran Pemko Padang.


Demikian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ ) Walikota Padang tahun 2017 yang disampaikan  Pjs Walikota Padang Drs. Alwis Yang dibacakan Sekda Padang Ir.Asnel pada Rapat paripurna DPRD Padang,Senin(2/4) di gedung DPRD Padang.

“LKPJ bertujuan untuk memenuhi ketentuan formal dengan maksud untuk menyampaikan berbagai hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan pemerintah kota Padang selama tahun 2017,”jelas Alwis.Laporan ini merupakan wujud nyata bentuk akuntabilitas publik,dari penyelenggaraan pemerintah oleh kepala deaerah kepada DPRD sebagai institusi resmi yang mewakili masyarakat.


“Disamping itu  Nota penyampaian LKPJ Walikota ini juga dapat menjadi evaluasi atas kelemahan yang ada,sehingga otonomi daerah yang telah dilakukan dapat berjalan sebagaimana mestinya,khususnya dalam peneraqpan prinsip-prinsip Transparansi dan akuntabilitas dal;am pengelolaan keuangan dan sumber daya yang ada di kota Padang,tambah Asnel.


Dalam Rapat Paripurna tersebut juga dinyatakan bahwa Belanja daerah kota padang terdiri dari belanja lansung sebesar Rp 1.279.574.216.109 namun yang terealisasi  RP. 1.016.665.022.841. sementara Belanja  Tidak lansung targetnya RP 1.059.948.371.654,21 dan yang terealisasi RP.969.763.614.128.


Dilain pihak Pemko Padang selama tahun 2017 telah berhasil meraih 45 penghargaan dari pemerintah pusat sebagai apresiasi dari keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Penghargaan itu berasal dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumbar.Salah satu dari penghargaan ituadalah Piala Adipura tahun 2017 dari kementrian Lingkungan Hidup.
“Penghargaan yang diraih merupakan refleksi dari partisipasi dan kepedulian warga terhadap berbagai program dan kebijakan pemerintah di berbagai bidang pembangunan,kata Asnel.


ParlemenDPRD Agam Gelar Rapat Pansus LKPJ tentang Pendapatan Daerah

Agam , ParlemenDPRD Agam Gelar Rapat Pansus LKPJ tentang Pendapatan Daerah .DPRD Kabupaten Agam menggelar rapat Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Daerah guna untuk menyikapi Nota penjelasan Bupati Agam tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Agam tahun 2017. 

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Masrizal didampingi Wakil Ketua Pansus Helmon Dt Hitam dan Sekretaris Pansus Aderia. Juga turut hadir pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Agam Lazuardi Erman, Suharman dan Taslim.​

Ketua pansus, Masrizal, mengatakan rapat ini dilakukan guna menyusun jadwal untuk pembahasan tentang pendapatan daerah yang terkait dengan LKPJ Bupati Agam tahun 2017 tersebut.

"Kita juga akan melakukan rapat bersama OPD untuk mencari informasi terkait dengan LKPJ bupati ini. Pembahasan LKPJ ini akan kita laksanakan selama satu bulan, setelah itu akan dilakukan rapat paripurna untuk penyampaian laporan pansus terhadap LKPJ Bupati Agam tahun 2017," kata Masrizal.(*)

Arman J.Piliang, sebagai wujud perhatian dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab

Agam — Komisi III DPRD Agam apresiasi kinerja BPBD Agam yang dinilai bereaksi cepat dalam menangani dampak pasca bencana yang terjadi di berbagai wilayah kecamatan kabupaten Agam beberapa waktu belakangan.

Bahkan, dengan personil dan sarana terbatas, tim BPBD Agam mampu menjalankan strategi pengurangan risiko bencana dengan turun langsung ke lapangan, melakukan penanganan awal, bahkan sukses menjalin kerjasama dengan berbagai stake holder dalam menangani bencana di lapangan.
Aspresiasi itu disebutkan Arman J.Piliang, anggota komisi III DPRD Agam kepada kaba12.com, menyikapi reaksi cepat yang dilakukan jajaran BPBD Agam dalam penanganan serangkaian bencana yang terjadi di kabupaten Agam pekan lalu.
Hal itu disebutkan Arman J.Piliang, sebagai wujud perhatian dan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diemban,bahkan sukses menjawab tuntutan masyarakat di kawasan terdampak bencana.
Ketua fraksi golkar DPRD Agam itu, menaruh perhatian khusus akan gerak cepat dan langkah penanganan yang dilakukan jajaran BPBD Agam, terutama dalam sistim penanganan awal, setiap bencana yang terjadi, apalagi wilayah kabupaten Agam dikenal rawan bencana, “ hal itu patut diapresiasi dan diberi dukungan, kami memberi salut dan berterimakasih atas nama masyarakat, “ sebut Arman J.Piliang lagi.
Ketua harian DPD Golkar Agam itu meyakinkan, pihaknya terus memantau aktivitas OPD terkait dalam lintas koordinasi dengan komisi III DPRD Agam, termasuk mendorong supaya pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap OPD yang membutuhkan dukungan, tambahan personil dan sarana operasional lapangan untuk membantu dan memberi pelayanan terhadap masyarakat.